Analisis Spasial Kerawanan Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis (Sig) Di Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng

Authors

  • Putu Ryan Wira Atmaja Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Wayan Krisna Eka Putra Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Gede Yudi Wisnawa Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5566

Keywords:

Kerawanan longsor, Sistem Informasi Geografis (SIG), Analisis spasial

Abstract

Penelitian ini mengkaji tingkat kerawanan longsor di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, menggunakan pendekatan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Wilayah ini memiliki kondisi topografi perbukitan dengan curah hujan tinggi yang berpotensi meningkatkan risiko longsor. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik weighted overlay terhadap parameter kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, penggunaan lahan, dan elevasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerawanan longsor didominasi oleh kategori tinggi sebesar 54,17%, diikuti kategori sedang sebesar 43,83%, sedangkan kategori rendah dan sangat tinggi relatif kecil. Secara spasial, wilayah utara cenderung memiliki kerawanan lebih rendah, sementara wilayah tengah hingga selatan memiliki kerawanan lebih tinggi akibat kondisi lereng curam dan curah hujan tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya faktor topografi dan lingkungan dalam menentukan potensi longsor. Peta zonasi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan tata ruang dan mitigasi bencana.

References

Jurnal

Adfy, D. M., Bumi, L. F., Fisika, J., Matematika, F., Alam, P., Andalas, U., Unand, K., & Manis, L. (2021). Analisis Kerawanan Bencana Longsor dari Karakteristik Hujan , Pergerakan Tanah dan Kemiringan Lereng di Kabupaten Agam. 10(1), 8–14.

Aini, A. (2007). Sistem Informaasi Pengertia Dan Aplikasinya. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 5–24.

Akbar, M. A., Utami, S. R., & Agustina, C. (2022). DAN KETEBALAN SERESAH YANG BERBEDA Landslide Simulation on Different Slope and Litter Thickness. 9(2), 321–327. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2022.009.2.12

Berbasis, L., Informasi, S., Sig, G., Prasetyo, D., Lukman, A., & Hasibuan, M. H. M. (2022). PENGARUH ALIRAN AIR HUJAN TERHADAP DAERAH RAWAN. 1(2).

Coal, P. T. B., & Timur, K. (2023). PENGARUH ELEVASI PERMUKAAN AIR TERHADAP PROBABILITAS KELONGSORAN DAN STABILITAS LERENG TIMBUNAN DI OPEN PIT " X ". 7(3).

Di, L., Bogor, K., Pendekatan, D., Nuraini, A., Saputra, R., & Mataburu, I. B. (2025). Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Kerawanan Tanah. 1–20.

Dua, K. M., Ogan, K., Ulu, K., Selatan, S., & Prihandayani, A. (2024). Jurnal Penelitian Sains. 26(1), 52–64.

Hanifudin, F., Nugraha, A. L., & Firdaus, H. S. (2024). Analisis Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan Terhadap Ancaman Bencana Longsor Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis ( Studi Kasus : Kabupaten Kebumen ). 7(April), 36–46. https://doi.org/10.14710/jgt.7.1.2024.36-46

Jenita, N. K. S., Astiti, N. P. Y., & Adhika, I. N. R. (2023). Pengaruh Job Description, Sistem Kerja Dan PelatihanKerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Dinas Sosial Kabupaten Gianyar. Jurnal Emas, 4(1), 81–93. https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/emas/article/view/6109

Kendal, K. (2022). Geo Image ( Spatial-Ecological-Regional ). 11.

Koko Mukti Wibowo, I. K. J. J. (2015). Sistem Informasi Geografis (Sig) Menentukan Lokasi. Sistem Informasi Geografis (Sig) Menentukan Lokasi Pertambangan Batu Bara Di Provinsi Bengkulu Berbasis Website , 11(1), 51–60.

Krisnandi Reza, Trianda Obrin, Rizqi Al Hussein Flowers, Febby Luziana, & Hanafi Makruf Nur. (2021). Identifikasi Kawasan Rawan Bencana Longsor Metode Skoring Daerah Mojotengah Dan Sekitarnya, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. Identifikasi Kawasan Rawan Bencana Longsor Metode Skoring Daerah Mojotengah Dan Sekitarnya, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, 2021(November), 501–508. https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/2678/1238

KRISTANTO SETIAWAN MALA, B., MONIAGA, I. L., & Karongkong, H. H. (2017). Perubahan Tutupan Lahan Terhadap Potensi Bahaya Longsor DenganPendekatan Sistem Informasi Geografis Di Kolonodale KabupatenMorowali Utara. Ejournal Unstrad, 4(3), 155–166. https://doi.org/10.35793/sp.v4i3.17644

Luntungan, P. B. G., Rachmadhan, H. D., & Tandipajung, J. (2024). Analisis Tingkat Kerawanan Longsor Menggunakan Sig Pada Kecamatan Tomohon Barat Dan Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Journal Geological Processes, Risks and Integrated Spatial Modeling, 02(03), 17–25.

Madani, I., Ekstyarin, I., Maghfiroh, L., Krisnaayu, R., Lestari, D., Karina, H. A., Adityatama, C., Anjarini, D., & Ferdiansyah, R. (2023). Analisis Spasial Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang Melalui Sistem Informasi Geografis. Jurnal Geosaintek, 9(2), 80. https://doi.org/10.12962/j25023659.v9i2.17431.

Marfai, M. A., Cahyadi, A., & Anggraini, D. F. (2008). Kajian kerentanan longsor berbasis SIG. Jurnal Geografi Indonesia, 22(2), 45–57.

Naryanto, H. S. (2017). Analisis kejadian bencana tanah longsor di Indonesia. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia, 19(2), 90–102.

Nuryanti, N., Tanesib, J. L., & Warsito, A. (2018). Pemetaan Daerah Rawan Banjir Dengan Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis Di Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Fisika : Fisika Sains Dan Aplikasinya, 3(1), 73–79. https://doi.org/10.35508/fisa.v3i1.604

Pradhan, B. (2010). Landslide susceptibility mapping using GIS. International Journal of Geomatics and Geosciences, 1(3), 123–145.

Pratama, F. Y., Sinarta, I. N., Made, N., & Pratiwi, W. (2024). Pengaruh Kondisi Eksisting dan Kemiringan Lereng Terhadap Stabilitas Lereng Menggunakan Metode Linear Discriminant Analysis. 3. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.22-2.1679

Renintan, E., Simatupang, B., Briggita, C. A., & Vallerina, K. (2025). Jurnal mudabbir. 5, 2981–2988.

Robbi, R. A., Astutik, S., & Kurnianto, F. A. (2022). Kajian Kerawanan Bencana Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis Sebagai Acuan Mitigasi Bencana di Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Majalah Pembelajaran Geografi, 5(1), 1. https://doi.org/10.19184/pgeo.v5i1.29716

Shatun, M., & Pertiwi, I. (2022). Analisis tingkat kerawanan longsor lahan di kecamatan kemalang kabupaten klaten menggunakan sistem informasi geografis. July, 1–23.

Surono, J., et al. (2012). Karakteristik tanah vulkanik terhadap longsor di Indonesia. Jurnal Geologi Indonesia, 7(3), 201–210.

Swafoto, W., Desa, D. I., & Buleleng, K. (2021). PEMETAAN KERAWANAN TANAH LONGSOR PADA OBJEK. 2, 1–9.

Wibowo, R. C., Rizkiano, A., & Sarkowi, M. (2022). Identifikasi Zona Potensi Longsor Menggunakan Metode Fotogrametri Foto Udara Area Pidada Kota Bandar Lampung. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 3(2), 70–76. https://doi.org/10.23960/jgrs.2022.v3i2.74

Buku

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 2017, 2019, 2020, 2022.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), 2019, 2023.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), 2021.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), 2018.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, 2019.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali 2022

Bappenas. (2012). Kajian risiko bencana longsor untuk perencanaan wilayah. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Hufschmidt, G., Crozier, M. J., & Glade, T. (2005). Landslide susceptibility mapping using GIS and weighted overlay techniques: A case study from New Zealand. Natural Hazards, 35(1), 25–44.

Arsyad, S. (2010). Konservasi tanah dan air. IPB Press.

Das, B. M. (2010). Principles of geotechnical engineering (7th ed.). Cengage Learning.

Hardiyatmo, H. C. (2006). Penanganan tanah longsor dan erosi. Gadjah Mada University Press.

Selby, M. J. (1993). Hillslope materials and processes (2nd ed.). Oxford University Press.

Terzaghi, K. (1943). Theoretical soil mechanics. John Wiley & Sons.

Van Zuidam, R. A. (1985). Aerial photo-interpretation in terrain analysis and geomorphology. ITC.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Ryan Wira Atmaja, P., I Wayan Krisna Eka Putra, & I Gede Yudi Wisnawa. (2026). Analisis Spasial Kerawanan Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis (Sig) Di Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 2069–2087. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5566

Issue

Section

Articles