Respon Mahasiswa Muslim terhadap Ujaran Kebencian di Media Sosial melalui Implementasi Materi Toleransi dalam Pendidikan Agama Islam

Authors

  • Nur Isra' Ahmad Universitas Negeri Makassar https://orcid.org/0009-0004-5917-5603
  • Selfa Afia Universitas Negeri Makassar
  • Ayu Janianti Yusuf Universitas Negeri Makassar
  • Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5548

Keywords:

Ujaran kebencian, Media sosial, Toleransi

Abstract

Ujaran kebencian merupakan fenomena global yang semakin marak di era digital, terutama di ruang media sosial yang menjadi wadah interaksi lintas batas sekaligus sarana penyebaran konten negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon mahasiswa muslim terhadap ujaran kebencian di media sosial serta menganalisis peran implementasi materi toleransi dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap respon tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang melibatkan 158 responden melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa muslim memiliki sensitivitas tinggi terhadap ujaran kebencian, mayoritas di antara mereka merasa terganggu dan mendorong untuk mengambil sikap dengan cara melaporkan atau menegur secara sopan sebagai bentuk internalisasi nilai toleransi dari PAI. Adapun implementasi materi toleransi terbukti relevan dalam membentuk karakter moderat mahasiswa, dengan tasamuh sebagai nilai dominan, serta diperkuat oleh ukhuwah, amanah, dan tawasuth. Mahasiswa juga menilai bahwa sikap moderat dapat dibentuk melalui pembinaan karakter di kampus, kajian etika komunikasi, dan integrasi nilai Islam dalam kurikulum digital yang saling melengkapi. Implikasinya, perguruan tinggi perlu memperkuat kurikulum PAI, metode pembelajaran interaktif, kajian etika komunikasi, serta pembinaan karakter agar mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang menjaga etika komunikasi dan mencegah konflik sosial.

References

Ahmad, N. I. (n.d.). Pemahaman Nilai-nilai Etika Konsumsi Islam terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Perbankan Syariah. https://doi.org/DOI:https://doi.org/10.26618/j-hes.v4i01.3376

Arianto, D., Rindiani, A., & Yuliana, S. (2026). Analisis Penegakan Hukum Pidana dalam Menangani Ujaran Kebencian Berbasis Sara di Platform Media Sosial. Legal Standing: Jurnal Ilmu Hukum, 10(1), 1–20. https://doi.org/https://doi.org/10.24269/ls.v10i1.12589

Bagenda, C., Kholiq, A., Setiawati, S., & Handayani, B. (2024). Implikasi Hukum Pidana pada Kasus Hoaks dan Ujaran Kebencian di Media Sosial. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4130–4135.

Banoet, S. A., Kale, R. A., Solukh, R. A., Leobisa, S. S., & Pelondou, Y. A. (2025). UJARAN KEBENCIAN ONLINE DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP PERILAKU SOSIAL DAN SIKAP BERPRASANGKA PADA SISWA: STUDI LITERATUR. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 1(3), 1147–1163. https://doi.org/https://doi.org/10.62567/ijosse.v1i3.1867

Evaretta, A. R., Sutriono, T., & Suparmi, S. (2026). PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KESADARAN HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA GENERASI Z DI LINGKUNGAN KAMPUS. JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH, 4(1), 425–435.

Fadillah, N., Reza, M., & Ardi, U. S. (2024). Sustainable Challenges: Community Response to the Policy Restricting the Use of Plastic Shopping Bags in Jambi City: Tantangan Berkelanjutan: Respons Masyarakat terhadap Kebijakan Pembatasan Penggunaan Kantong Belanja Plastik di Kota Jambi. JKMP (Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik), 12(1), 11–23. https://doi.org/https://doi.org/10.21070/jkmp.v12i1.1766

Fadlilah, A., & Amrulloh, M. B. (2020). Pengembangan Budaya Toleransi dalam Pembelajaran PAI di SMA Semen Gresik. Akademika, 14(02).

Fahmi, T. (2024). Masa Depan Kebijakan Pengendalian Sosial Kejahatan Di Indonesia (Refleksi Atas Kasus Ujaran Kebencian di Era Digital). Seminar Nasional Hukum Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 1, 498–507. https://doi.org/https://doi.org/10.33830/semnasip.v1i1.3050

Firdaus, M., & Bakti, I. (2024). Pengenalan Penggunaan Google Form Untuk Survei Kepada Warga Darma Bakti, Cengkareng, Jakarta Barat. PRAXIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 27–35.

Firmansyah, A., Rokhmawati, R. I., & Wicaksono, S. A. (2019). Analisis faktor penempatan dan penentu keberhasilan praktik kerja lapangan (pkl) menggunakan metode kuantitatif deskriptif (studi pada smk pgri 3 malang). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 3(9), 8506–8513.

Isra’Ahmad, N. (2026). Populasi dan Sampel: Konsep dan Prosedur dalam Penelitian Pendidikan. Advances In Education Journal, 2(4), 428–439.

Lubis, Y. M. (2024). Ujaran Kebencian Di Era Digital (Perspektif Etika Komunikasi Al-Qur’an Dan Solusinya). Busyro: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 6(1), 1–17.

Maknolia, Y., & Hidayat, D. (2020). Respon Masyarakat Terhadap Bantuan Pemerintah Selama Covid-19 Di Kota Bandung. Jurnal Mutakallimin: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2).

Muharam, Y., Hadiwijaya, C., & Suryadi, J. (2012). Penentuan Angka Oktana Bahan Bakar Komersial dengan Menggunakan Model Kinetika Oksidasi dan Pembakaran Hidrokarbon Multikomponen. Reaktor, 14(2), 109–117.

Mukaromah, M., & Kholidah, L. N. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Mahasiswa untuk Menumbuhkembangkan sikap Moderat Beragama Di Era Digital: Tantangan dan Solusi. SEMINAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 4(1), 25–30.

Mustamin, M. T., Hilmiyah, M., & Nurdyansa, N. (2024). Perilaku Penyebaran Berita Hoax Dan Hate Speech Di Kalangan Mahasiswa Di Media Sosial Instagram. CORE: Journal of Communication Research, 8–22.

Nasution, A. L., Fitri, A. N., & Yasmin, F. A. (2025). Implementasi Nilai Toleransi Bagi Mahasiswa Guna Mencapai Perdamaian dalam Bermasyarakat. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 4(3), 397–407.

Nida, F., & Aulia, R. (2025). Hubungan Identity Development masa Emerging Adulthood dengan Digital Maturity pada Mahasiswa Aktif Organisasi. Jurnal Riset Psikologi, 8(2), 18–30. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/dv0hqw76

Prasetyo, R. A., Sidarta, D. D., Borman, M. S., & Subekti, S. (2024). Karakteristik Tindak Ujaran Kebencian Melalui Media Sosial. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 9013–9025.

Putra, F. M., & Fauzi, M. (2024). Integrasi nilai-nilai moderasi dan toleransi dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. FIKRAH, 8(2), 204–218.

Rahmania, A. N. (2022). Menumbuhkan sikap toleransi antar agama di lingkungan multikultural kepada anak sesuai ajaran agama Islam. Jurnal Pendidikan Guru.

Rahmat, A. (2022). Internalisasi moderasi beragama dalam pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 55–66.

Ramadhani, N. R., & Rustina, R. (2025). Islam sebagai Pilar Etika Sosial: Telaah Normatif dan Empiris di Era Digital. Prosiding Kajian Islam Dan Integrasi Ilmu Di Era Society (KIIIES) 5.0, 4(1), 583–587.

Ramdhan, T. W., & Arifin, Z. (2025). Pendidikan agama multikultural: Membangun toleransi dan harmoni dalam keberagaman. Press STAI Darul Hikmah Bangkalan, 1(1), 1–216.

Ridha, N. A. N., Andriyani, W., Kurniawan, E., Afriyanti, L., Maipauw, M. M., Amri, S. R., Wijayati, I. W., Arsyad, A. A. J., Nugroho, F. A., & Nugrahani, A. G. (2025). Masyarakat Digital Dan Kebebasan Berpendapat: Integrasi Perspektif Hukum, Etika, Dan Literasi Teknologi. Penerbit Widina.

Rosyadi, Z., Nu’man, M., Zamroji, N., Rouf, A., & Pratama, M. P. (2024). Internalisasi Sikap Moderat Dalam Perkuliahan pada mahasiswa di Era Milenial. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 4(3), 198–206.

Salsabila, N., Istiqomah, A., Muji, A., & Khotimah, N. (2024). SIKAP MAHASISWA DALAM MENYIKAPI HATE SPEECH DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (STUDI KASUS PADA MAHASISWA UIN PROF. KH SAIFUDDIN ZUHRI PURWOKERTO). Merdeka Indonesia Jurnal International, 4(1), 7–21.

Sembiring, F., Simbolon, N., Tarigan, R. B., & Sinuraya, A. B. (2024). Gambaran Pemahaman Mahasiswa MIK STIKes Santa Elisabeth Medan Mengenai Penyajian Data dalam Bentuk Diagram, Tabular dan Grafikal. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 3(4), 481–487.

Sembiring, I. M., Ilham, I., Sukmawati, E., Maisuhetni, M., & Arifudin, O. (2024). Pendidikan Agama Islam Berwawasan Global Sebagai Dasar Paradigma Dan Solusi Dalam Menghadapi Era Society 5. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 305–314.

Sheikh, M. (2026). Social media demographics to inform your 2026 strategy. Https://Sproutsocial.Com/Insights/New-Social-Media-Demographics/#:~:Text=What%20is%20the%20most%20used,Years%20ago%20is%20already%20outdated.

Sholikhah, A. (2016). Statistik deskriptif dalam penelitian kualitatif. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 10(2), 342–362.

Sikumbang, K., Ramadhina, W., Yani, E. R., Arika, D., Hayati, N., Hasibuan, N. A., & Permana, B. G. (2024). Peranan media sosial Instagram terhadap interaksi sosial dan etika pada generasi Z. Journal on Education, 6(2), 11029–11037.

Simanjuntak, C. I., Khotimah, K., Afza, F. F., Rafiansyah, N. A., & Radianto, D. O. (2024). Analisis hubungan penggunaan sosial media dengan peran mahasiswa di masyarakat. Journal Sains Student Research, 2(3), 29–36.

Subekti, R., Anismaditya, P., & Mumpuni, S. D. (2020). Dampak Ujaran Kebencian di Media Sosial Pada Penggunaan Bahasa Indonesia Pada Warga Kepunduhan. Jurnal Semantika, 2(1), 44–51.

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Ahmad, N. I., Selfa Afia, Ayu Janianti Yusuf, & Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando. (2026). Respon Mahasiswa Muslim terhadap Ujaran Kebencian di Media Sosial melalui Implementasi Materi Toleransi dalam Pendidikan Agama Islam. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 1953–1965. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5548

Issue

Section

Articles