Peran Bimbingan Guru dalam Perkembangan Moral Anak di RA Maarif Al-Istiqamah Waitawar

Authors

  • Ani Sri Mulyani STIT Muhammad Mardiyana
  • Syukrani Najamuddin STIT Muhammad Mardiyana

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5496

Keywords:

bimbingan guru, perkembangan moral, pendidikan anak usia dini, karakter anak, RA.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bimbingan guru dalam perkembangan moral anak di RA Ma’arif Al-Istiqamah Waitawar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pendidikan usia dini sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter dan moral anak. Guru memiliki posisi strategis sebagai pendidik sekaligus pembimbing yang berperan dalam menanamkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan sikap sopan santun sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru, kepala sekolah, serta peserta didik di RA Ma’arif Al-Istiqamah Waitawar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan guru memiliki peran yang sangat signifikan dalam membentuk perkembangan moral anak. Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan, pembimbing, dan pengarah dalam kegiatan pembelajaran seharihari. Strategi yang digunakan meliputi pembiasaan perilaku positif, pemberian nasihat, keteladanan, serta penguatan melalui kegiatan keagamaan dan sosial. Faktor pendukung keberhasilan bimbingan moral meliputi lingkungan sekolah yang kondusif, keterlibatan orang tua, serta konsistensi guru dalam menerapkan nilai-nilai moral. Sementara itu, faktor penghambatnya antara lain perbedaan latar belakang keluarga dan tingkat pemahaman anak yang beragam. Kesimpulannya, bimbingan guru memiliki kontribusi penting dalam pembentukan karakter moral anak usia dini di RA Ma’arif AlIstiqamah Waitawar. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara guru, sekolah, dan orang tua untuk mengoptimalkan perkembangan moral anak secara berkelanjutan

References

Creswell, J. W. (2021). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Sage Publications.

Halimina, (2026) Hasil Wawancara

Harahap, R., & Savitri, D. (2022). Peran guru dalam pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 115–123.

Hidayah, N. (2022). Peran guru dalam menanamkan nilai moral pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 45–54.

Irmayanti, & Yakin, A. (2023). Keteladanan guru dalam pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 98–107.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2021). Manajemen PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Musliha, (2026) Hasil Wawancara

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Mulyani, A. S., & Najamuddin, S. (2026). Peran Bimbingan Guru dalam Perkembangan Moral Anak di RA Maarif Al-Istiqamah Waitawar. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 1478–1487. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5496

Issue

Section

Articles