Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Akad Gadai Pada Pegadaian Cabang Thehok Jambi

Authors

  • Ria Puspita Sari Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Rasito Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5472

Keywords:

Akad Gadai, Rahn, Ijarah, Hukum Ekonomi Syariah, Pegadaian.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik akad gadai di Cabang Pegadaian Thehok Jambi dan meninjau kepatuhannya terhadap prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Sebagai lembaga keuangan non-bank yang menyediakan jasa gadai, Pegadaian diwajibkan untuk mengoperasikan produknya sesuai dengan ketentuan syariah, khususnya mengenai struktur kontrak, penentuan biaya ujrah, dan mekanisme lelang agunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di Cabang Thehok Jambi. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Akta gadai dilaksanakan melalui kombinasi rahn dan ijarah yang didokumentasikan dalam Surat Bukti Gadai (SBG), dengan ijab-qabul dilakukan secara tertulis dan transparan di hadapan nasabah; (2) Seluruh rukun rahn telah terpenuhi, termasuk rahin, murtahin, marhun, marhun bih, dan sighat; (3) Biaya ujrah dihitung berdasarkan nilai taksiran jaminan, bukan jumlah pinjaman, sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No. 25/DSN-MUI/III/2002; (4) Mekanisme lelang dilakukan secara terbuka dan adil, dengan kelebihan hasil dikembalikan kepada pelanggan. Secara keseluruhan, praktik kontrak gadai di Pegadaian Thehok Jambi sesuai dengan prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah, meskipun beberapa aspek administratif masih berbingkai konvensional dan perlu penyesuaian lebih lanjut.

References

Annas, M., & Inayah, N. (2026). AKAD IJARAH DALAM Pembiayaan PEGADAIAN SYARIAH : ANALISIS TERHADAP FATWA DSN-MUI NO . 6(1), 128–139.

Asia, N., Zulfahmi, Z., & Intan Cahyani, A. (2020). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Klausula Baku Dalam Praktik Jual Beli Di Kabupaten Takalar. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syari’ah, 2, 30–34. https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v3i1.21880

Hermawan, B. (2015). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penggunaan Barang Gadai Di Ikhsan Rent krapyak kulon Panggungharjo, Sewon, Bantul. Az Zarqa’, Vol. 7, No. 2, 7(2), 1–148.

Hidayah, N. (2019). Fatwa-Fatwa Dewan Syariah Nasional. http://puslitpen.uinjkt.ac.id

Karina, Murtila, C. (n.d.). AHN (GADAI) DALAM PERSPEKTIF FIKIH MUAMALAH, KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH (KHES), DAN HUKUM PERDATA. 12.

Karina Putri, J., Harahap, I., & Hermila Hasibuan, R. (2022). Konsep dan Penerapan Akad Rahn pada Pegadaian Syariah Kota Langsa. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 4(1), 1–6. https://doi.org/10.47467/elmal.v4i1.1235

Kelibia, M. U. (2021). DI KOMPARASI KONSEP BIAYA PEMELIHARAAN BARANG JAMINAN DAN KONSEP BUNGA DALAM PRESPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (PEGADAIAN SYARIAH DAN PEGADAIAN CONVENSIONAL. Jurnal Ekonomi Syariah, 03(01), 48–75.

Latifah, F. N., Ardiani, N., & Yuliani, M. (2024). Buku Ajar Pegadaian Syariah.

Maulani Salsabila, Adi Rosadi, & Ending Solehudin. (2025). Struktur Hukum Al-Rahn (Gadai Syariah) Dalam Regulasi Pojk Dan Fatwa Mui. JSE: Jurnal Sharia Economica, 4(4), 16–32. https://doi.org/10.46773/jse.v4i4.2321

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Qualitative Data Analysis.

Nurlelasari, I., Bisri, H., & Athoillah, M. (2025). Tafsir Ahkam QS Al-Baqarah 283: Analisis Asbabun Nuzul, Mufrodat, dan Hukum Rahn dalam Muamalah Safar. Indonesian Journal of Islamic …, 3846–3854. https://shariajournal.com/index.php/IJIJEL/article/view/1557%0Ahttps://shariajournal.com/index.php/IJIJEL/article/download/1557/1022

Nurma, D. (2018). INJAUAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH TERHADAP PELAKSANAAN PENJUALAN BARANG GADAI DI PEGADAIAN SYARIAH KOTA METRO. In Institut Agama Islam Negeri Metro.

Nurzafira Adhayanti, Sohrah, M. A. (2025). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penerapan Akad Rahn Pada Pegadaian Syariah Cabang Hasanudin Gowa. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurusan HUkum Ekonomi Syariah, 6, 327–328.

Prilla, N. K. (2021). Fiqh Muamalah.

Putra, J. A. (2019). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penerapan Akad Ijarah Pada Pembiayaan Gadai Emas (Studi Kasus Di Bank Mandiri Syariah Cabang Karangayu Kota Semarang). Hukum Ekonomi Islam, 3(4), 23–48.

Rahmawati, A. (2018). Analisis Biaya Penitipan (Ujrah) Dan Denda Keterlambatan Pelunasan Produk Gadai Emas Dalam Meningkatkan Loyalitas Nasabah Di Pegadaian Syariah Kantor Cabang Sidoarjo. UIN Sunan Ampel.

Rajib, M. (2016). Terbentuknya Akad (Kontrak):Rukun dan Syarat Akad. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, 6(3), 648.

Robin, Nilhakim, & Miswinda. (2024). Tentang Rahn Terhadap Praktik Pegadaian Sepeda Motor. 4(2), 140–157.

Saprida, S., Umari, Z. F., & Umari, Z. F. (2023). Sosialisasi Ijarah dalam Hukum Islam. AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 3(2), 283–290. https://doi.org/10.36908/akm.v3i2.647

Setiawan, I. (2016). Penerapan Gadai Emas Pada Bank Syariah Perspektif Hukum Ekonomi Islam. Al-Daulah: Jurnal Hukum Dan Perundangan Islam, 6(105), 213.

Sugiyono. (2022). KUALITATIF Imam Gunawan. Pendidikan, 143. http://fip.um.ac.id/wp-content/uploads/2015/12/3_Metpen-Kualitatif.pdf

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Puspita Sari, R., & Rasito. (2026). Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Akad Gadai Pada Pegadaian Cabang Thehok Jambi. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 1555–1566. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5472

Issue

Section

Articles