STRUKTUR SOSIAL EKONOMI PEKERJA SEKTOR INFORMAL DI KAWASAN SEBERANG ULU KOTA PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5343Keywords:
sektor informal, struktur sosial ekonomi, pekerja informal, PalembangAbstract
Sektor informal merupakan salah satu sektor ekonomi yang memiliki peran penting dalam menyerap tenaga kerja dan menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur sosial ekonomi pekerja sektor informal di kawasan Seberang Ulu Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap empat informan yang bekerja di sektor informal, yaitu pedagang warung, pedagang ikan di pasar, pengrajin tenun songket, serta pelaku usaha kecil rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja sektor informal menjadikan aktivitas tersebut sebagai sumber pendapatan utama bagi keluarga. Namun demikian, pendapatan yang diperoleh bersifat tidak tetap dan sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar, jumlah pembeli, serta faktor eksternal seperti cuaca. Selain itu, sebagian besar pekerja sektor informal menjalankan usaha secara mandiri dengan modal pribadi tanpa dukungan organisasi atau kelompok usaha tertentu. Dalam mengelola keuangan rumah tangga, para pekerja sektor informal menerapkan strategi penghematan serta memanfaatkan pendapatan harian untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa hubungan sosial antar pekerja di lingkungan sekitar relatif baik meskipun terdapat persaingan dalam kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, sektor informal tetap menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat, meskipun masih menghadapi berbagai keterbatasan seperti ketidakstabilan pendapatan dan minimnya dukungan modal usaha.
References
Adinda, R., & Akbar, M. (2023). Perlindungan hukum terhadap pekerja sektor informal di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 53(2), 245–260.
Alisjahbana. (2003). Urban Hidden Economy: Peran Tersembunyi Sektor Informal Perkotaan. Surabaya: Lembaga Penelitian ITS.
Becker, G. S. (1991). A Treatise on the Family. Cambridge: Harvard University Press.
Chen, M. A. (2012). The informal economy: Definitions, theories and policies. WIEGO Working Paper.
De Soto, H. (2000). The Mystery of Capital: Why Capitalism Triumphs in the West and Fails Everywhere Else. New York: Basic Books.
Effendi, T. N. (1988). Kesempatan kerja sektor informal di daerah perkotaan Indonesia. Majalah Geografi Indonesia, 1(2), 1–15.
Hart, K. (1973). Informal income opportunities and urban employment in Ghana. Journal of Modern African Studies, 11(1), 61–89.
Khairi, D. A., & Marsoyo, A. (2022). Sektor informal: peninjauan kembali dalam perspektif konseptual. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 17(2), 189–204.
Nasution, A. P. (2015). Pemberdayaan sektor ekonomi informal: suatu tinjauan empiris. Jurnal Dimensi, 4(2), 45–55.
Perseveranda, M. E. (2023). Pekerja sektor informal sebagai determinan jebakan kemiskinan di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 7(3), 120–134.
Pitoyo, A. J. (2012). Dinamika sektor informal di Indonesia: Prospek dan perkembangannya. Populasi, 20(1), 45–60.
Portes, A., & Castells, M. (1989). The Informal Economy: Studies in Advanced and Less Developed Countries. Baltimore: Johns Hopkins University Press.
Pramesti, D. A., & Effendi, A. S. (2023). Peran sektor informal terhadap penyerapan tenaga kerja. Forum Ekonomi, 27(2), 134–145.
Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New York: Simon & Schuster.
Susilo, S. (2012). Peranan sektor informal dalam penyerapan tenaga kerja. Jurnal Pendidikan Geografi, 4(1), 12–20.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic Development (12th ed.). Boston: Pearson Education.
Dewi, S., Listyowati, D., & Napitupulu, B. E. (2020). Sektor informal dan kemajuan teknologi informasi di Indonesia. Jurnal Mitra Manajemen, 11(1), 15–24.
Handayani, G. A., Priyagus, P., & Amalia, S. (2017). Analisis mobilitas tenaga kerja pada sektor informal. Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman, 2(4), 1–10.
International Labour Organization. (2018). Women and Men in the Informal Economy: A Statistical Picture. Geneva: ILO.
World Bank. (2019). Informality and Inclusive Growth. Washington DC: World Bank.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Thita Maharani, Yusela anida , Nindi amirnati, Dwi andreanno Saputra, Rudy Kurniawan, Lisya Septiani Putri, Suci Wahyu Fajriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a