Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Islam Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

Authors

  • Sakrani Universitas Islam Indragiri
  • Agung Setiabudi Universitas Islam Indragiri
  • Nurkomariah Universitas Islam Indragiri

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5301

Keywords:

Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Islam dalam Meningkatkan Motivasi belajar Siswa

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, moral, dan emosional. Salah satu upaya penting dalam pendidikan Islam adalah internalisasi nilai-nilai Islam guna menumbuhkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi internalisasi nilai-nilai Islam dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelusuran dan analisis berbagai sumber pustaka berupa Al-Qur’an, hadis, buku-buku klasik dan kontemporer, serta jurnal ilmiah yang relevan dengan pendidikan Islam, internalisasi nilai, dan motivasi belajar. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dengan cara mereduksi, mengkategorisasi, menginterpretasi, dan mensintesis konsep-konsep yang ditemukan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi internalisasi nilai-nilai Islam dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, antara lain keteladanan (modelling), pembiasaan, ibrah dan amtsal, pemberian nasihat (mau‘izhah), targhib dan tarhib, kedisiplinan, serta pembudayaan nilai-nilai agama di lingkungan sekolah. Internalisasi nilai-nilai Islam yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan mampu menumbuhkan motivasi belajar intrinsik siswa, di mana belajar dipahami sebagai bentuk ibadah dan tanggung jawab kepada Allah SWT. Dengan demikian, strategi internalisasi nilai-nilai Islam memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta membentuk karakter religius yang kuat dalam proses pendidikan.

References

Al-Abrasyi, M. Athiyah. (1990). Dasar-Dasar Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Al-Abrasyi, M. Athiyah. (2003). Dasar-Dasar Pokok Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. (1994). Konsep Pendidikan dalam Islam. Bandung: Mizan.

Al-Ghazali, Imam. (t.t.). Ihya’ ‘Ulum al-Din (Jilid I). Beirut: Dar al-Fikr.

Alim, Muhammad Hanif. (2006). Pendidikan Agama Islam: Upaya Pembentukan Pemikiran dan Kepribadian Muslim. Bandung: Remaja Rosdakarya.

An-Nahlawi, Abd. Rahman. (1992). Prinsip-Prinsip dan Metode Pendidikan Islam dalam Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat (terj. Dahlan & Sulaiman). Bandung: Diponegoro.

Burhanudin. (2001). Akhlak Pesantren: Solusi bagi Kerusakan Akhlak. Yogyakarta: ITTAQA Press.

Burhanudin. (2001). Manajemen Dakwah Islam. Jakarta.

Burhanudin. (2001). Paradigma Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Daradjat, Zakiah. Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang, 2012.

Daradjat, Zakiah. (2016). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Daradjat, Zakiah. (2021). Pendekatan Pembelajaran Afektif. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Deci, Edward L., dan Richard M. Ryan. "The 'What' and 'Why' of Goal Pursuits: Human Needs and the Self-Determination of Behavior." Psychological Inquiry 11, no. 4 (2000): 227-268.

Dimyati & Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Hasan, M. Tholhah. (2014). Pendidikan Agama. Malang: UIN Maliki Press.

Manizar, Elly. (2017). Optimalisasi Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Tadrib, 3(2), 251–278. https://doi.org/10.19109/TADRIB.V3I2.1796

Ma’arif, Ahmad Syafi’i. (1991). Peta Bumi Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Muhaimin. (2006). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Muhaimin, dkk. (2012). Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2015.

Moleong, Lexy J. 2021. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, Manajemen Pendidikan Karakter, Jakarta: Bumi Aksara, 2014, hlm. 112.

Mulyasa. Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.

Nata, Abuddin. Pendidikan dalam Perspektif Islam. Jakarta: Kencana, 2016.

Qaradawi, Yusuf al-. Pengantar Studi Islam. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2014.

Ramayulis. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia, 2015.

Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sardiman, A.M. 2018. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Slameto, Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta: Rineka Cipta, 2015, hlm. 60.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta..

Tafsir, Ahmad. Ilmu Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2014.

Tatapangarsa. (1990). Mendidik dengan Latihan dan Pembiasaan. Jakarta.

Uno, Hamzah B. 2011. Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Uno, Hamzah B. (2021). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Zed, Mestika. 2018. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Zubaedi. Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana, 2012.

Downloads

Published

2026-05-09

How to Cite

Sakrani, Agung Setiabudi, & Nurkomariah. (2026). Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Islam Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 5070–5087. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5301

Issue

Section

Articles