Analisis Ketersediaan serta Aksesibilitas jalur pejalan kaki di Kota Palembang

Authors

  • Angga Aji Saputra Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Afifa Humaira Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Napinurul Azizah Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Meza Herlianti Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Fatimah Azzahra Surga Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Rudy Kurniawan Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Suci Wahyu Fajriani Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Lisya Septiana Putri Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5244

Keywords:

Aksesibilitas, Pejalan kaki, Perkotaan

Abstract

Aksesibilitas adalah suatu alat sarana prasarana yang dapat memberikan kemudahan bagi seseorang yang akan melakukan perjalanan, pelayanan, dan juga lingkungan. Ini juga mencakup kemudahan bagi pengguna dengan kebutuhan khusus (difabel) dan lansia untuk mewujudkan kesamaan setiap warga, sedangkan pejalan kaki adalah istilah yang digunakan dalam transportasi untuk menggambarkan orang yang berjalan dijalan trotoar. Penelitian ini bertujuan menganalisis aksesibilitas pejalan kaki di kota Palembang dengan melihat ketersediaan dan kualitas dari infrastruktur, pola pemanfaatan ruang trotoar, serta implikasinya terhadap mobilitas masyarakat perkotaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui observasi dan wawancara, serta melalui penelitian terdahulu. Pengumpulan data dilakukan dengan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa adanya guiding block yang berlubang dan tanjakan yang curam sehingga dapat menyulitkan pengguna kursi roda dan tunanetra saat melintas, hal ini menunjukkan bahwa fasilitas seperti trotoar, guiding block, dan jembatan penyeberangan telah tersedia di Kota Palembang. Namun, kualitas dan pemanfaatannya belum optimal. Masih ditemukan trotoar rusak, genangan air, serta alih fungsi trotoar yang digunakan pedagang kaki lima. Terlebih lagi, kondisi ini lebih berdampak pada penyandang disabilitas yang belum dapat mengakses fasilitas secara mandiri. Dengan demikian, permasalahan aksesibilitas tidak hanya terletak pada ketersediaan fasilitas, tetapi juga pada kualitas, pemerataan, dan pengelolaannya di kota palembang. Implikasinya, pemerintah kota diharuskan lebih memperhatikan kebutuhan seluruh masyarakatnya baik itu non-disabilitas dan penyandang disabilitas.

References

Airlambang, S., & Puspitasari, P. (2021). Pedestrian paths utilization: Safety and attractiveness aspects (Case Study: Ir. H Juanda Raya Sidewalk, Depok, Indonesia). 06(2), 69–74. https://doi.org/10.25105/livas.v6i2.10029

Boediono, Mayuni, S., & Said. (2025). Kajian fasilitas pejalan kaki di jalan diponegoro kota singkawang. HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia), 11(2), 103–112.

Dwi, R. (2019). Studi aspek dan kenyamanan jalur pedestrian (Studi kasus area Aloon-Aloon Kota Blitar). 4, 142–150.

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S. R. I., Honesti, L., Wahyuni, S. R. I., Mouw, E., Mashudi, I., Hasanah, N. U. R., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., & Waris, L. (2022). Metodologi penelitian kualitatif (Y. Novita (ed.); 1st ed.). PT. GLOBAL EKSEKUTIF TEKNOLOGI.

Hartawan, T., & Ruwaidah, E. (2025). Kajian aksesibilitas lingkungan pada ruang publik di Kota Mataram. 12(1).

Ingrid, L., Lefrandt, R., Dumbela, H., Waani, J. E., Ingrid, L., Lefrandt, R., Dumbela, H., & Waani, J. E. (2025). Analisis Tingkat Walkability Index Pada Jalur Pejalan Kaki di Kota Bitung. 5(1).

Lubis, R. A., Lubis, M., & Batubara, H. (2023). Evaluasi Tingkat Kenyamanan Jalur Pedestrian Sebagai Fasilitas Pejalan Kaki Di Kota Medan. 4(2), 242–253.

Maxim, D., Mamuaja, A., Rompis, S. J. R., & Timboeleng, J. A. (2018). Analisa Tingkat Kenyamanan Pejalan Kaki Di Kota Tomohon. 8(2), 1132–1143.

Muttaqin, M. Z., & Elfian, A. J. (2023). Pergerakan Pejalan kaki pada fasilitas trotoar pada kawasan kantor pemerintahan di kota pekanbaru. 15(2), 114–121.

Nuraviva, L. (2017). Aksesibilitas penyandang disabilitas terhadap fasilitas publik di Kota Surakarta.

Prattyni, V. P., Atma, U., & Makassar, J. (2024). Analisis tingkat keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki dalam penggunaan fasilitas penyeberangan jalan di kota makassar. 768–777.

Rizkiya, P., Nadhifa, Z., Caisarina, I., & Nurdin, I. (2023). Pemenuhan aksesibilitas jalur pejalan kaki bagi penyandang disabilitas di kawasan pusat Kota Banda Aceh. 9(September), 149–163.

Sagala, A. S. J., Tanjung, A. S., & Rahmah, C. (2025). Arahan penataan jalur pedestrian pada koridor jalan Yos Sudarso-Gatot Subroto berdasarkan konsep walkability. 2(1), 33–44. https://doi.org/10.33019/zoning.v2i1.23

Silaban, P., Silalahi, A., Octoyuda, E., & Sinaga, D. (2020). Pengaruh aksesibilitas dan daya tarik terhadap loyalitas wisata dengan amenitas sebagai variabel intervening pada destinasi wisata tuk-tuk Siadong Kabupaten Samosir. 20(September), 241–246.

Suminar, L., & Kusumaningrum, L. (2022). Application of Walkability Principles of Pedestrian Path in Supporting the Green City Concept. 18(02), 2–11.

Downloads

Published

2026-04-03

How to Cite

Aji Saputra, A., Humaira, A., Azizah, N., Herlianti, M., Azzahra Surga, F., Kurniawan, R., Wahyu Fajriani, S., & Septiana Putri, L. (2026). Analisis Ketersediaan serta Aksesibilitas jalur pejalan kaki di Kota Palembang . Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 6839–6849. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5244

Issue

Section

Articles