Perbedaan Tingkat Self-compassion Pada Fujoshi Yang Terbuka Dan Yang Menyembunyikan Identitas Di Indonesia

Authors

  • Maulina Fitri Akmaliah Fakultas Humaniora dan Ilmu Sosial, Universitas Bali Dwipa
  • Ida Ayu Karina Adityanti Manuaba Fakultas Humaniora dan Ilmu Sosial, Universitas Bali Dwipa
  • Wayan Sukartiasih Fakultas Humaniora dan Ilmu Sosial, Universitas Bali Dwipa
  • I Gusti Agung Ayu Yunita Utami Fakultas Humaniora dan Ilmu Sosial, Universitas Bali Dwipa

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5233

Keywords:

Fujoshi, Keterbukaan Identitas, Kesejahteraan Psikologis, Penyembunyian Identitas, Self-Compassion

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan tingkat self-compassion pada fujoshi yang terbuka dan yang menyembunyikan identitas di Indonesia. Fenomena pengelolaan identitas dalam subkultur ini menjadi menarik karena keterbukaan identitas tidak selalu berkorelasi langsung dengan kesejahteraan psikologis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan melibatkan 455 partisipan yang diperoleh melalui teknik snowball sampling. Instrumen yang digunakan adalah Skala Self-compassion yang telah melalui uji validitas isi dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat self-compassion antara fujoshi yang terbuka dan yang menyembunyikan identitas (p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa keterbukaan identitas bukan merupakan faktor determinan dalam pembentukan self-compassion, serta menunjukkan kemungkinan adanya peran faktor lain seperti regulasi emosi dan dukungan sosial. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa self-compassion dapat berfungsi sebagai sumber daya psikologis internal yang relatif stabil, terlepas dari strategi pengelolaan identitas yang digunakan individu dalam konteks sosial budaya tertentu.

References

Anthes, L. S., & Dreisoner, A. (2024). Self-Compassion and Mental Health: A Systematic Review and Transactional Model on Mechanisms of Change. 1–81. https://doi.org/10.31234/osf.io/aucrz

Asselmann, E., Bendau, A., Hoffmann, C., & Ewert, C. (2024). Self-Compassion Predicts Higher Affective Well-Being and Lower Stress Symptoms Through Less Dysfunctional Coping. Journal of Happiness Studies, 25, 1–14. https://doi.org/10.1007/s10902-024-00755-6

Egan, S. J., Rees, C. S., Delalande, J., Greene, D., Fitzallen, G., Brown, S., & Finlay-Jones, A. (2022). Self-Compassion in Prevention and Treatment of Anxiety and Depression. Mental Health Services Research, 49, 285–403. https://doi.org/10.1007/s10488-021-01170-2

Fransisca, L., Rahman, B., & Hidayati. (2025). Identitas Sosial Fujoshi pada Gen Z. Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 11(4).

Frost, D. M., & Meyer, I. H. (2023). Minority Stress Theory. ScienceDirect, 1–6.

Gusri, L., Arif, E., & Dewi, R. S. (2021). Konstruksi Identitas Gender Fujoshi. Mediakita, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.30762/mediakita.v5i1.3584

Hariyanto, E. W., Satiadarma, M. P., & Wati, L. (2025). Hubungan Kecemasan Sosial dan Perasaan Tidak Adekuat (Inadequacy) dalam Penggunaan Instagram pada Mahasiswa Generasi Z di Jabodetabek. Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 15(2).

Kim, S., Lee, H., & Konlan, K. D. (2025). The Recent Trends in Discrimination and Health Among Ethnic Minority Adolescents: An Integrative Review. BMC Public Health, 1–13. https://doi.org/10.1186/s12889-025-21729-0

Muris, P., & Otgaar, H. (2023). Self-Esteem and Self-Compassion: A Narrative Review and Meta-Analysis on Their Links to Psychological Problems and Well-Being. Psychology Research and Behavior Management, 2961–2975.

Neff, K. D. (2023). Self-Compassion: Theory, Method, Research, and Intervention. Annual Review of Psychology, 74, 193–218. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-032420-031047

Pachankis, J. E., Jackson, S. D., Fetzner, B. K., Mahon, C. P., & Branstrom, R. (2020). Sexual Orientation Concealment and Mental Health. Psychological Bulletin, 146(10), 831–871. https://doi.org/10.1037/bul0000271

Shepherd, B. F., & Brochu, P. M. (2024). Let’s Get Real: Identity Concealment, Burnout, and Therapeutic Relationship Quality Among Psychology Trainees With Concealable Stigmatized Identities. Psychotherapy, 125–136. https://doi.org/10.1037/pst0000522

Sugianto, D., Suwartono, C., & Sutanto, S. (2020). Reliabilitas dan Validitas Self-Compassion Scale Versi Bahasa Indonesia. Jurnal Psikologi Ulayat, 1–15. https://doi.org/10.24854/jpu02020-337

Sugiyono. (2017). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syafrina, M., & Farida, I. A. (2023). Self-Compassion sebagai Prediktor Psychological Well-Being Mahasiswa di Tiga Perguran Tinggi Negeri Kota Malang. Jurnal Flourishing, 3(9), 366–379. https://doi.org/10.17977/um070v3i92023p366-379

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Akmaliah, M. F., Manuaba, I. A. K. A., Sukartiasih, W., & Utami, I. G. A. A. Y. (2026). Perbedaan Tingkat Self-compassion Pada Fujoshi Yang Terbuka Dan Yang Menyembunyikan Identitas Di Indonesia. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 176–190. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5233

Issue

Section

Articles