Peran Generasi Z dalam Membangun Modal Sosial Digital: Upaya Menjembatani Kesenjangan Lansia di Era Digital

Authors

  • Azzahra Nurkhurairokh Universitas Pendidikan Indonesia
  • Tiara Angelina Universitas Pendidikan Indonesia
  • Mirna Nur Alia Abdullah Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5166

Keywords:

Lansia, Digital, Generasi Z, Modal Sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesenjangan digital yang dialami oleh lansia serta mengkaji peran Generasi Z dalam membentuk modal sosial baru dalam relasi antar generasi di era transformasi digital. Ruang lingkup kajian difokuskan pada fenomena digital exclusion pada lansia dan bagaimana interaksi lintas generasi berkontribusi dalam menjembatani kesenjangan tersebut. Kebaruan penelitian ini terletak pada upaya melihat kesenjangan digital tidak hanya sebagai persoalan keterbatasan akses teknologi, tetapi juga sebagai proses sosial yang berpotensi membentuk modal sosial melalui interaksi antar generasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh melalui penelusuran literatur ilmiah pada basis data akademik seperti Google Scholar dan portal jurnal nasional menggunakan kata kunci yang relevan dengan topik penelitian. Dari proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi, diperoleh 10 artikel ilmiah yang kemudian dianalisis secara kualitatif melalui proses reduksi data, pengelompokan tema, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesenjangan digital pada lansia bersifat multidimensional, meliputi keterbatasan literasi digital, keterampilan teknis, serta hambatan psikologis dan struktural dalam mengakses layanan berbasis teknologi. Kondisi ini mendorong munculnya ketergantungan lansia terhadap Generasi Z sebagai fasilitator dalam penggunaan teknologi digital. Namun, interaksi tersebut tidak hanya bersifat fungsional, tetapi juga berkembang menjadi relasi sosial yang membentuk pertukaran pengetahuan, kepercayaan, dan kerja sama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital tidak hanya menghasilkan kesenjangan akses teknologi, tetapi juga membuka peluang terbentuknya modal sosial baru melalui interaksi lintas generasi yang dapat memperkuat solidaritas sosial serta mendorong terciptanya masyarakat digital yang lebih inklusif.

References

Akbar, Z. A. (2024). Kesenjangan digital generasi tua: Tantangan dan strategi peningkatan literasi digital lansia. Jurnal Nadhofa, 1(1).

Alfiansyah, R. (2023). Modal sosial sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 10(1), 41–51. https://doi.org/10.24036/scs.v10i1.378

Antasya, V., Putri, N. S., Fathiyah, N. T., Padmarini, M. R., & Damayanti, S. (2025). GAP generasi dalam adaptasi teknologi di sektor publik: Kajian literatur terhadap tantangan dan strategi transformasi digital. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(5), 413–425.

Deviyanti, W. (2023). Generasi muda di era digital: Tantangan dan peluang di tengah perkembangan teknologi. Academia.edu.

PENELITIAN Literasi Digital Lansia Terhadap Isu Kesehatan di Karawaci Kota Tangerang, A., Muljati, R., Iswardani Witarti, D., Magister Ilmu Komunikasi, P., Komunikasi dan Desain Kreatif, F., Budi Luhur, U., & Fakultas Komunikasi dan Desain Kreatif, J. (2024). Digital literacy of the elderly on health issues in Karawaci, Tangerang City (Vol. 22, No. 2).

Poerwanti, S. D., Paramitha, N. A., Kusumaningrum, N. D., & Makmun, S. (2025). Pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kesehatan mental lansia: Tinjauan sistematis. Jurnal Intervensi Sosial (JINS), 4(1).

Susila, S., Suherman, D., & Nurhasanah, N. (2024). Kesenjangan digital dalam adopsi e-government: Analisis pembelajaran dan adaptasi masyarakat terhadap aplikasi SALAMAN di Kota Bandung. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 5(1), 7. https://doi.org/10.17977/um065.v5.i1.2025.7

Tjiptasari, F., & Azizah, R. N. (2025). Transformasi pendidikan literasi digital lansia: Dari akses teknologi menuju pemberdayaan konstekstual. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 9(2), 154–169. https://doi.org/10.21831/diklus.v9i2.94746

Triandini, E., Jayanatha, S., Indrawan, A., Putra, G. W., & Iswara, B. (2019). Metode systematic literature review untuk identifikasi platform dan metode pengembangan sistem informasi di Indonesia. Indonesian Journal of Information Systems (IJIS), 1(2), 63–77.

Umar, N., & Arsyad, A. A. J. (2025). Tahapan dan tantangan pembangunan literasi digital di era transformasi digital. Journal of Digital Literacy and Volunteering, 3(2), 48–53.

Wale, A., Everitt, J., Ayres, T., Okolie, C., Morgan, H. E., Shaw, H., Cooper, A., Edwards, A., & Lewis, R. (2025). Effectiveness of interventions for addressing digital exclusion in older adults in the social care domain: Rapid review. JMIR Aging, 8. https://doi.org/10.2196/70377

Yam, J. H. (2024). Kajian penelitian: Tinjauan literatur sebagai metode penelitian. Jurnal Empire, 4(1), 61–71. https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=jnnJyxEAAAAJ&citation_for_view=jnnJyxEAAAAJ:7PzlFSSx8tAC

Downloads

Published

2026-03-29

How to Cite

Nurkhurairokh, A., Angelina, T., & Mirna Nur Alia Abdullah. (2026). Peran Generasi Z dalam Membangun Modal Sosial Digital: Upaya Menjembatani Kesenjangan Lansia di Era Digital. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 6454–6461. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5166

Issue

Section

Articles