Gabungan Politik Indonesia Masa Pergerakan Nasional 1939-1942 (Dinamika, Strategi, dan Pengaruhnya terhadap Perjuangan Kemerdekaan)

Authors

  • Ingriet Mahgrita Olfia Mumekh Fakultas Ilmu Sosial & Hukum, Universitas Negeri Manado
  • Aksilas Dasfordate Fakultas Ilmu Sosial & Hukum, Universitas Negeri Manado
  • Darmawan Edi Winoto Fakultas Ilmu Sosial & Hukum, Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5156

Keywords:

Pergerakan Nasional, 1939-1942.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika politik pada akhir masa kolonial Hindia Belanda yang ditandai dengan meningkatnya tuntutan nasionalisme dan stagnasi kebijakan kolonial. Gabungan Politik Indonesia (GAPI) muncul sebagai respons terhadap kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dinamika GAPI pada periode 1939–1942 dalam konteks perubahan politik menjelang pendudukan Jepang. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dengan menelaah perkembangan masa lampau secara sistematis, serta menerapkan metode sejarah melalui tahapan pengumpulan sumber, kritik ekstern dan intern, kategorisasi data, dan analisis sebab-akibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GAPI berperan penting dalam mengonsolidasikan kekuatan politik nasional melalui kampanye “Indonesia Berparlemen” yang mendorong reformasi politik kolonial. Organisasi ini juga berhasil memperkuat persatuan antarpartai nasionalis dan menciptakan strategi perjuangan yang lebih terkoordinasi. Namun, gerakan GAPI menghadapi berbagai hambatan, termasuk kebijakan represif pemerintah kolonial dan dampak Perang Dunia II. Pembubaran GAPI pada tahun 1942 tidak hanya disebabkan oleh pendudukan Jepang, tetapi juga oleh terbatasnya ruang politik yang telah lama dibentuk oleh pemerintah kolonial. Kesimpulannya, GAPI memiliki peran signifikan dalam memperkuat kesadaran politik nasional dan menjadi fondasi penting bagi perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

References

Abdulah, A. (2018). Nationalism, nation awareness and past imagination (A reflections of 65 year history of independent Indonesia). Historia, 12(1), 22–39. https://doi.org/10.17509/HISTORIA.V12I1.12115

Anisa, A. N. (2023). Ki Hajar Dewantara dan revolusi pendidikan pada masa pergerakan nasional di Indonesia.

Claudia, A., Azaria, A. P., Nurshaliha, G. A., & Hakim, I. A. (2024). Pengaruh budaya VOC menumbuhkan korupsi di kalangan penguasa Indonesia di era kolonial. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Bahasa dan Budaya.

Lubis, S., Sormin, S. A. P., & Pane, S. M. (2022). Peran organisasi Budi Utomo dalam menumbuhkan sikap nasionalisme: Suatu kajian historis terhadap awal kebangkitan nasional Indonesia. MIND: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Budaya, 2(2), 80–86.

Muhtarom, H., & Marta, N. (2024). Filosofi pergerakan organisasi Budi Utomo dalam membentuk identitas kebangsaan masyarakat di era globalisasi. Pahlawan: Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya.

Pasaribu, R. M., Barus, S. Y., & Fauzi, M. (2024). Mengobarkan api nasionalisme: Perlawanan rakyat Indramayu terhadap pemerintahan Jepang dan pengaruhnya pada gerakan kemerdekaan Indonesia. Ilmu Holistik.

Pelealu, A. E., Dasfordate, A., & Winoto, D. E. (2021). Tolerance in history national movement. ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah, 17(2). https://jurnal.uny.ac.id/index.php/istoria/article/view/41346/17127

Purba, M. B., Arifuddin, A., & Ronauli, A. (2024). Dampak dari sistem tanam paksa dalam perekonomian dan kehidupan masyarakat Indonesia. Ar Rumman.

Putra, J. S. (2023). Dinamika gerakan nasional menuju kemerdekaan Indonesia abad 20. Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam.

Rasyid, S., & Tamara, A. (2020). Sarekat Islam penggagas nasionalisme di Indonesia.

Situngkir, C., Silitonga, D. A. B., & Lubis, N. A. P. (2024). Radical and moderate currents of the Indonesian national movement. Holistic Science, 4(1), 124–132. https://doi.org/10.56495/hs.v4i1.557

Tahir, I., Hamzah, R. A., Suryani, L., & Nitanto, F. S. (2025). Sejarah perkembangan dan kedudukan bahasa Indonesia. Jurnal Yudistira.

Tampubolon, M. H. R. (2017). Analisis sosio-legal tentang fungsi kontrol parlemen dalam implementasi regulasi. Jurnal Hukum, Kebijakan dan Globalisasi.

Tarigan, A. H., Syakira, D., Simanjuntak, M., & Sukasa, M. A. (2025). Perlawanan bangsa Indonesia sebagai fondasi terbentuknya kesadaran nasional dan kemerdekaan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 310–326.

Taufik, M. (2021). Dinamika dalam penerapan sistem pemerintahan presidensial dan parlementer di Indonesia.

Yuniyati, W. A., Agung, L., & Warto, W. (2018). Boedi Oetomo: Organisasi multietnis dan perintis semangat nasionalisme. Jurnal Internasional Pemahaman Multikultural dan Multiagama.

Yusuf, I. P., & Pratama, R. A. (2022). Sejarah pergerakan Indonesia. Klaten: Lakeisha.

Downloads

Published

2026-04-24

How to Cite

Mumekh, I. M. O., Dasfordate, A., & Winoto, D. E. (2026). Gabungan Politik Indonesia Masa Pergerakan Nasional 1939-1942 (Dinamika, Strategi, dan Pengaruhnya terhadap Perjuangan Kemerdekaan). Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 7466–7478. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5156

Issue

Section

Articles