Analisis Perilaku Self-Reward pada Gen-Z: Antara Apresiasi Diri dan Fenomena Tabdzir dalam Perspektif Islam
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5145Keywords:
Penghargaan Diri, tabdzir, GEN ZAbstract
Self-reward merupakan perilaku mengapresiasi diri atas sesuatu yang telah dicapai atau diraih. Self-reward merupakan cara untuk memotivasi diri serta salah satu bentuk menjaga kesehatan mental dan fisik dari kelelahan. Seiring perkembangan zaman, self-rewerd kini bukan hanya sebagai bentuk pengapresiasi diri, namun menjadi tren yang kian mengkhawatirkan terutama di kalangan Generasi Z. Dimana paparan konten digital yang masif dapat memicu budaya tabdzir atau pemborosan yang bertentangan dengan ajaran Islam. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana keseimbangan antara self-reward dan batasan perilaku tabdzir (boros), dimana penelitian ini melibatkan 20 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih mayoritas responden menyadari dan paham mengenai batasan perilaku tabdzir (boros), namun dalam realitanya masih banyak dari mereka yang belum menerapkan batasan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa sebagai seorang muslim harus mampu dalam mengontrol diri dari dorongan emosional dan dari pengaruh eksternal seperti tren media sosial serta mempu mengintegrasikan nilai-nilai syari'at Islam agar tetap sesuai dengan perintah Allah SWT.
References
Afra, A., dkk. (2025). Pengaruh Fenomena Fomo Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Muslim Ditinjau Dari Perspektif Islam. Jurnal Mudabbir, 5(2), 3644-3659.
Al Qodar, N. L., & Makky, M. Y. (2025). Konsep Israf Dan Tabdzir: Panduan Konsumsi Bijak Dalam Islam. Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis, 8(2).
Almakki, H. M. A. (2024). Konsumerisme dan Islam. Waralaba: Journal of Economics and Business, 1(1).
Alviansyah, M. R., dkk. (2025). Konsumsi dalam Ekonomi Islam. Al-A’mal: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, 2(1).
Al-Gharani,I., M. (2018).Buku Pintar Khutbah Jum'at Tematik. Yogyakarta: Laksana.
Anggasta, G., & Puspitasari, D. G. (2024). Implikasi Budaya Self-Reward Terhadap Konsumtivitas: Studi Kasus Gen-Z. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(12).
Andriyani, A. (2025). Peran Emosi dalam Proses Pembelian Generasi Z. PARADE RISET , 3 (1), 43-48.
Anjani, M., & Guspa, A. (2024). Hubungan Antara Gaya Hidup Hedonis Dengan Perilaku Konsumtif Pada Mahasiswa UNP. Causalita: Journal of Psychology, 2(2).
Arifin, S., & Susamto, B. (2025). Fenomena Doom Shopping di Kalangan Generasi Z: Tinjauan Sosiologi Hukum Islam dan Maqasid Syariah Jasser Auda tentang Ketahanan Ekonomi Keluarga. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam , 14 (3), 306-315.
Azizah, F. N., & Indrawati, E. S. (2015). Kontrol Diri dan Gaya Hidup Hedonis Pada Mahasiswa FEB UNDIP. Jurnal Empati, 4(4).
Dewi, I. Z. T., dkk. (2025). Kajian Islam Tentang Sifat Boros. Kaunia: Integration and Interconnection of Islam and Science Journal, 20(2).
Fatimah, S., & Putri, O. M. P. (2023). Flexing: Fenomena Perilaku Konsumen dalam Perspektif Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(1).
Husni, D. A., & Hardianti, D. (2021). Self Reward Yes! Boros No! Dalam Perspektif Islam. Bandung.
Kamalia, E. R. (2025). Hedonisme Dalam Sudut Pandang Agama Islam dan Kesejahteraan Ekonomi. Macrovia: Jurnal Ekonomi Syariah, 1(1).
Lazuardy, D., Loo, P., Sinaga, H. D. E., & Maryati, D. E. (2024). Hedonisme dan Perilaku Pembelian di Kafe. Malang: CV. Seribu Bintang.
Mauluddin, M., & Habibah, N. (2022). Pola Hidup Sederhana Dalam Kajian Tafsir Maudhu'i. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 5(2).
Muchtar, E. H. (2025). Analisis Fenomena Inner Child Dan Self-Reward dalam Perspektif Ekonomi Syariah. Al-Hisbah (Jurnal Ekonomi Islam), 4(1).
Nafilah, J., dkk. (2025). Fenomena Self-Reward dalam Budaya Konsumerisme Digital. JICN, 2(3).
Nisa, N. H., & Ramanda, P. (2025). Urgensi Self Reward Terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa BKPI. Jurnal Wahana Didaktika, 23(1).
Rahma, A., & Sari, NP (2026). PENGARUH GAYA HIDUP HEDONISME TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA: TINJAUAN PUSTAKA. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik , 3 (1), 265-273.
Rahmadyani, H., & Kusuma, H. E. (2021). Hubungan Perilaku Boros Energi dengan Alasan Berperilaku Boros. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 10(1).
Ritonga, N. A. G., dkk. (2025). Gaya Hidup Hedonis pada Remaja Masa Kini (Pengaruh Media Sosial). Wissen, 3(3).
Safitri, C. N., & Husnaini, M. (2025). Dampak Gaya Hidup Hedonisme Dengan Perilaku Konsumtif Mahasiswa UII. At-Thullab, 7(1).
Sari, A. P. (2025). Doom Spending dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah: Israf dan Tabdzir. Eskalasi Journal, 1(1).
Shafwah, A. N., Siregar, H. L., Nisa, K & Auliya, N. D. D. (2026). Persepsi Mahasiswa UNIMED terhadap Fenomena Gaya Hidup Hedonisme. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3).
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sultoni, A. H. (2023). Sustainable Blue Economy Perspektif Al-Qur'an. Jakarta: Publica Indonesia Utama.
Thamrin, H. T., & Saleh, A. A. (2021). Hubungan Antara Gaya Hidup Hedonis dan Perilaku Konsumtif pada Mahasiswa. Komunida: Media Komunikasi Dan Dakwah, 11(01), 1-12.
Wahyuning Sari, D., dkk. (2022). Maraknya Hedonisme Berkedok Self Reward. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia, 2(1). 7-11.
Yusgiantara, A. (2024). Menghindari Perilaku Berlebihan: Membumikan Gaya Hidup Islami dalam Mengatasi Israf, Tabdzir, dan Bakhil. JMA, 2(10).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ferdiansyah Rigani, Maya Anggelina, Nuraidah Zahra, Pebi Fauziana Br Tarigan, Hapni Laila Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a