Kondisi Kehidupan Masyarakat Miskin Di Permukiman Bantaran Sungai Musi Kelurahan Seberang Ulu 1 Kecamatan 3-4 Ulu Rt. 4 Kota Palembang
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5104Keywords:
Kemiskinan Perkotaan, Permukiman Bantaran Sungai, Kondisi Sosial Ekonomi, Strategi Bertahan Hidup, Permukiman KumuhAbstract
Pertumbuhan kota yang pesat akibat urbanisasi seringkali menimbulkan berbagai permasalahan sosial, salah satunya meningkatnya jumlah masyarakat miskin yang tinggal di kawasan marginal seperti bantaran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan kondisi kehidupan masyarakat miskin yang tinggal di permukiman bantaran Sungai Musi di Kelurahan Seberang Ulu 1 Kecamatan 3–4 Ulu RT 4 Kota Palembang. Penelitian ini dilakukan karena kawasan tersebut menunjukkan berbagai permasalahan sosial ekonomi seperti rendahnya pendapatan, keterbatasan pendidikan, kondisi hunian yang kurang layak, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat setempat, serta dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat bekerja pada sektor informal dengan pendapatan yang tidak menentu serta memiliki tingkat pendidikan yang relatif rendah. Kondisi hunian masyarakat juga masih tergolong sederhana dan rentan terhadap banjir, dengan keterbatasan akses terhadap sanitasi, air bersih, dan pengelolaan sampah. Meskipun demikian, masyarakat memiliki strategi bertahan hidup melalui usaha rumahan dan solidaritas sosial antarwarga. Temuan ini penting sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merumuskan kebijakan penanggulangan kemiskinan dan penataan permukiman di kawasan bantaran sungai.
References
Alie, M. F., & Putra, R. R. (2024). Digitalisasi Pelaporan Realisasi Penggunaan Anggaran Penanggulangan Kemiskinan Kota Palembang. JUPITER: Jurnal Penelitian Ilmu Dan …, 90, 561–572. https://jurnal.polsri.ac.id/index.php/jupiter/article/view/8670
Damayanti, F. U., Studi, P., Ips, T., Tarbiyah, F., & Ilmu, D. A. N. (2025). Kumuh Di Kelurahan Hadimulyo Barat Kecamatan.
Pratama, F, G,. (2022). Kehidupan Sosial Ekonomi Pengemis Musiman Di Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang
Fikri, A. M. S. K. B. (2016). Fenomena Kemiskinan Perkotaan (Urban Poverty) DI Yogyakarta : Kata Kunci : Kemiskinan Kota , Struktur , Respons Kebijakan. Jurnal UNY, 1–15.
Ilmu, J., Historis, T., Kasus, S., Kumuh, P., Ulu, K., Palembang, K., Maharani, A. R., Wargadalem, F. R., & Safitri, S. (2024). Fajar Historia. 8(1), 30–51.
Marliati A. Harsono. (2005). Kemiskinan perkotaan: penyebab dan upaya penanggulangannya.
Apriliani, D. 2022 Permukiman Faktor-Faktor Kumuh Kecamatan Jakabaring Kota Palembang Skripsi Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU. (n.d.)
Rio Sayang Juliandi, Mardiana, & Tampubolon, D. (2021). Analisis Aspek Ekonomi Dan Sosial Kota Pekanbaru Sebagai Kota Layak Huni. Revenue : Jurnal Ekonomi Pembangunan Dan Ekonomi Islam, 4(02), 1–15. https://doi.org/10.56998/jr.v4i02.36
Sentosa, A., Lestariono, W., & Junaidi, K. (2024). Kemiskinan Di Perkotaan (Studi Peningkatan Ekonomi Masyarakat Miskin Di Kota Palangka Raya). Jurnal Sociopolitico, 6(1), 1–13. https://fisipolupgriplk.ac.id/jurnal/index.php/JSP/article/view/116
Tahir G, M., Tinri, M. D. N., & Anas, F. (2025). Dinamika Kesenjangan Sosial di Perkotaan: Studi Kasus pada Komunitas Miskin di Makassar. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 14(2), 329–336. https://doi.org/10.23887/jish.v14i2.86657
Tumeang, I. M. br, Nasution, A. F., Marpaung, N. Z., & Malik, R. (2023). Permukiman Kumuh Sebagai Bentuk Kesenjangan di Perkotaan (Studi Kasus Kelurahan Glugur Darat Ii Kota Medan). Jurnal Sosiologi, VI(2), 51–65.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 suci maharani, Nurul Kalima, Muhammad Fajri, Adinda Mahesa Ayu, Aulia Salma Novita Hasanah, Rudy Kurniawan, Suci Wahyu Fajriani, Lisya Septiani Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a