Implementasi Pembinaan Ibadah oleh Musyrif pada Santri Pondok Pesantren Muharrikun Najaah
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5058Keywords:
Pembinaan Ibadah, Musyrif, Santri, Pondok Pesantren.Abstract
Urgensi penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pembinaan ibadah di pesantren sering kali masih berorientasi pada kepatuhan formal terhadap aturan, sehingga praktik ibadah berisiko dimaknai sebatas rutinitas normatif dan belum sepenuhnya terinternalisasi sebagai kesadaran spiritual yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, musyrif memiliki posisi strategis sebagai figur pendamping yang berinteraksi langsung dengan santri dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai pengawas kedisiplinan, tetapi juga sebagai pembimbing yang menjembatani nilai-nilai normatif pesantren dengan kebutuhan psikologis dan perkembangan religius santri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran musyrif dalam pembinaan ibadah santri secara humanis dan kontekstual, termasuk strategi, pendekatan, serta tantangan yang dihadapi, sekaligus mengidentifikasi bagaimana proses pembinaan tersebut mendorong transformasi motivasi santri dari kepatuhan eksternal menuju kesadaran dan pemaknaan ibadah yang lebih mendalam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas musyrif dan santri yang terlibat langsung dalam proses pembinaan ibadah. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri yang didukung oleh pedoman wawancara semi-terstruktur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam untuk menggali pengalaman, strategi, serta tantangan pembinaan ibadah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan ibadah oleh musyrif dilaksanakan melalui pembiasaan, keteladanan, dan pendampingan berkelanjutan, sehingga mendorong pergeseran motivasi santri menuju kesadaran spiritual yang lebih reflektif dan bermakna.
References
Alim, A., Mufid, M., & Indra, H. (2025). Pengembangan program keagamaan di Madrasah Aliyah oleh musyrif. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(01). https://doi.org/10.30868/ei.v12i01.4019
Almusthafa, M. F., Arrohim, M. W., & Hidayat, A. N. (2025). Upaya musyrif halaqoh dalam meningkatkan motivasi menghafal Al-Qur’an di PPIQ-368. IQRO: Journal of Islamic Education, 8(2). https://doi.org/10.24256/iqro.v8i2.7651
Faozan, F. A., Maya, R., & Sarifudin, S. (2019). Peran pembimbing asrama (musyrif) dalam meningkatkan disiplin beribadah santri di Ma’had Huda Islami (MHI) Tamansari Kabupaten Bogor. Prosodi PAI: Prosiding Al Hidayah Pendidikan Agama Islam, 2(1), 78–88. https://doi.org/10.30868/ppai.v2i1.529
Istanto, F., Basyari, A. M., & Rohaeni, A. (2025). Upaya pondok pesantren dalam membentuk kepribadian berakhlakul karimah (Studi kasus). Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, …(…). https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v5i5.894
Mahfudi, A. Q., & Rifa’i, M. (2025). Implementation of school culture in improving religious character in Islamic boarding schools. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 14(2), 493–509. https://doi.org/10.54437/urwatulwutsqo.v14i2.2206
Maskur, M. (2025). Internalisasi nilai budaya pada pembelajaran santri di pondok pesantren tradisional. Journal of Education and Instruction, 3(2). https://doi.org/10.31539/joeai.v3i2.1387
Mustain, M., & Bakar, M. Y. A. (2025). The role of Islamic boarding school education in shaping students’ religious character amid globalization. Hikmah, 22(1), 83–100. https://doi.org/10.53802/hikmah.v22i1.455
Nugraha, I., & Nugraha, M. S. (2025). Peran musyrif dalam pembinaan karakter di Pondok Pesantren Al-Musyarrofah. Tanzhimuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, …(…). https://doi.org/10.54213/5tpsm213
Nurlaelah, N. (2025). Program bimbingan musyrif dan musyrifah di pondok pesantren. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 15(2). https://doi.org/10.32832/tawazun.v15i2.7621
Putra, A. A., Sholeh, A., Jannah, M., & Muliadi, M. (2025). Peran guru musyrif asrama dalam penguatan hafalan santri program tahfidzul Qur’an. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 22(2), 21891. https://doi.org/10.25299/ajaip.2025.vol22(2).21891
Rahma, F. N., & Sutarman, S. (2023). Peran pendampingan musyrifah terhadap pembiasaan ibadah shalat tahajud santriwati pondok pesantren. Jurnal Basicedu, 7(3), 1398–1409. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5249
Ritonga, M., Indra, H., & Handrianto, B. (2025). Program penguatan karakter musyrif di pondok pesantren modern. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(01). https://doi.org/10.30868/im.v4i01.605
Safitri, R. A. (2023). Model pembiasaan ibadah sunnah dan etika sosial pada santri di pondok pesantren. Nasir: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1). https://doi.org/10.59698/nasir.v1i1.16
Santoso, J., & Subando, J. (2026). Peran musyrif dalam mendisiplinkan santri di pondok pesantren tahfidzul Qur’an. TSAQOFAH, 6(2), 1909–1926. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v6i2.8705
Shafwan, M. H., & Asrori, A. (2026). Implementation of the Al-Salaf al-Ṣāliḥ curriculum and santri religious attitudes in pesantren. At-Ta’dib, 20(2), 53–66. https://doi.org/10.21111/attadib.v20i2.14909
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fiki Alfian Nursyahbani, Imas Masripah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a