Evaluasi Program Bantuan Pangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Di Desa Citali Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5047Keywords:
Evaluasi program, bantuan sosial pangan, beras 10 kg, KPM, model CIPP.Abstract
Program Bantuan Sosial Pangan berupa beras 10 kg merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada dalam kondisi sosial-ekonomi rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Bantuan Sosial Pangan beras 10 kg bagi KPM di Desa Citali, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, guna mengetahui sejauh mana program tersebut telah berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan serta mengidentifikasi berbagai permasalahan yang muncul dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan kepala desa, aparatur desa, serta masyarakat penerima dan nonpenerima bantuan, observasi langsung di lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Evaluasi program dianalisis menggunakan model CIPP yang meliputi aspek konteks, input, proses, dan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konteks, program bantuan pangan relevan dengan kebutuhan masyarakat Desa Citali. Pada aspek input, masih ditemukan permasalahan terkait akurasi data KPM dan kualitas bantuan yang tidak selalu konsisten. Dari aspek proses, mekanisme penyaluran bantuan pada umumnya telah berjalan tertib dan tepat waktu, namun masih menghadapi kendala dalam koordinasi dan pendataan. Sementara itu, dari aspek produk, bantuan beras 10 kg dirasakan membantu meringankan beban ekonomi KPM, meskipun manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Bantuan Sosial Pangan di Desa Citali telah memberikan manfaat nyata, namun masih memerlukan perbaikan terutama dalam pemutakhiran data penerima, kualitas bantuan, dan penguatan koordinasi antar pihak agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
References
Abdul Hafidz, dkk. (2024). Efektivitas Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang. Program Studi Administrasi Negara, Universitas Sebelas April.
Alkin, M. C., & Christie, C. A. (2004). An evaluation theory tree. In M. C. Alkin (Ed.), Evaluation roots: Tracing theorists' views and influences (pp. 12-65). Sage Publications.
Anderson, J. E. (2014). Public policymaking (8th ed.). Cengage Learning.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi). Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2016). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Dunn, W. N. (2003). Pengantar analisis kebijakan publik (Edisi Kedua). Gadjah Mada University Press.
Dye, T. R. (2013). Understanding public policy (14th ed.). Pearson Education.
Gie, T. L. (2009). Administrasi perkantoran modern. Liberty.
Hakim, L., & Rahayu, S. (2019). Evaluasi berkelanjutan program pemberdayaan masyarakat di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 10(2), 78-92.
Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2016 tentang Bantuan Pengembangan Sarana Usaha Melalui Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 9. Kementerian Sosial.
Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Sosial Nomor 25 Tahun 2016 tentang Bantuan Pengembangan Sarana Usaha Melalui Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 901. Kementerian Sosial.
Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 54.
Kementerian Sosial.
Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2019 tentang Penyaluran Bantuan Pangan Nontunai. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1347. Kementerian Sosial.
Kharisma, dkk. (2025). Pengaruh program BPNT terhadap ketahanan pangan rumah tangga miskin. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 15(1), 1-15.
Kiswanto. (2021). Kepuasan penerima bantuan pangan non tunai (BPNT): Studi di wilayah pedesaan. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 101-118.
Mabruk, & Prasojo. (2023). Hambatan program BPNT dalam distribusi bantuan pangan. Jurnal Kebijakan Sosial, 5(1), 1-15.
Mardhotillah, dkk. (2024). Efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Desa Citali, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Jurnal Administrasi Negara, 12(1), 45-67.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Nauval, & Suparti. (2023). Pelaksanaan BPNT di Desa Halong: Tantangan koordinasi dan sumber daya lokal. Jurnal Studi Pemerintahan Daerah, 7(2), 88-104.
Nazir, M. (2014). Metode penelitian. Ghalia Indonesia.
Ndraha, T. (2005). Teori budaya organisasi. Rineka Cipta.
Patton, M. Q. (2002). Qualitative research and evaluation methods (3rd ed.). Sage Publications.
Patton, M. Q. (2008). Utilization-focused evaluation (4th ed.). Sage Publications.
Pemerintah Kabupaten Sumedang. (2023). Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2023. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumedang.
Pertiwi, Qonita, & Sutrisno. (2024). Akurasi pendataan penerima bantuan beras untuk masyarakat miskin. Jurnal Kebijakan Sosial dan Kemiskinan, 9(1), 22-38.
Praratya. (2023). Strategi komunikasi pendamping PKH di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 11(1), 56-73.
Putro, E. (2012). Evaluasi program pembelajaran. Pustaka Pelajar.
Rahman. (2015). Kearifan lokal petani dan ketahanan pangan di Sumedang. Jurnal Antropologi Indonesia, 6(3), 201-218.
Ramdan, & Suryadi. (2020). Evaluasi program bantuan sosial: Pendekatan sistematis. Jurnal Administrasi Publik, 15(2), 121-135.
Republik Indonesia. (2017). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 156. Sekretariat Negara.
Rossi, P. H., Lipsey, M. W., & Freeman, H. E. (2004). Evaluation: A systematic approach (7th ed.). Sage Publications.
Ruhyana, & Hadi. (2020). Kebijakan penyaluran bantuan sosial di Kabupaten
Sumedang: Koordinasi lintas lembaga. Jurnal Kebijakan Daerah, 14(3), 178-195.
Sari, & Nurhadi. (2021). Hambatan implementasi program bantuan sosial di Indonesia. Jurnal Evaluasi Kebijakan, 8(1), 55-70.
Scriven, M. (1991). Evaluation thesaurus (4th ed.). Sage Publications.
Siagian, S. P. (2014). Filsafat administrasi (Edisi Revisi). Bumi Aksara.
Stufflebeam, D. L. (2003). The CIPP model for evaluation. In T. Kellaghan & D.
L. Stufflebeam (Eds.), International handbook of educational evaluation (pp. 31-62). Kluwer Academic Publishers.
Stufflebeam, D. L., & Shinkfield, A. J. (2007). Evaluation theory, models, and applications. Jossey-Bass.
Subarsono, A. G. (2011). Analisis kebijakan publik: Konsep, teori dan aplikasi. Pustaka Pelajar.
Subarsono, A. G. (2012). Kebijakan publik. Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi 2). Alfabeta.
Suharto, E. (2010). Kebijakan sosial sebagai kebijakan publik. Alfabeta.
Suwanda, & Rahmawati. (2022). Efektivitas model CIPP dalam evaluasi program pemberdayaan. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 13(2), 104-118.
Tayibnapis, F. Y. (2000). Evaluasi program. Rineka Cipta.
Umar, H. (2002). Evaluasi kinerja perusahaan. Gramedia Pustaka Utama.
Waldo, D. (1984). The administrative state: A study of the political theory of American public administration (2nd ed.). Holmes & Meier Publishers.
Wiyono. (2020). Model CIPP dalam evaluasi program pendidikan. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 11(1), 45-62.
Zhang, G., Zeller, N., Griffith, R., Metcalf, D., Williams, J., Shea, C., & Misulis, K. (2011). Using the Context, Input, Process, and Product evaluation model (CIPP) as a comprehensive framework to guide the planning, implementation, and assessment of service-learning programs. Journal of Higher Education Outreach and Engagement, 15(4), 57-84.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nailul Hidayat, Dina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a