Manajemen Stakeholder Dalam Pengembangan Pariwisata Benteng Kuto Besak Palembang

Studi Literatur Berbasis Multi – Stakeholder

Authors

  • Rizki Fahrizi Program Studi Sosiologi, Universitas Sriwijaya
  • M. Randi Yansyah Program Studi Sosiologi, Universitas Sriwijaya
  • Moh Alif Awaluddin Program Studi Sosiologi, Universitas Sriwijaya
  • Adithya Pratama Program Studi Sosiologi, Universitas Sriwijaya
  • Rohmat Program Studi Sosiologi, Universitas Sriwijaya
  • Rudy Kurniawan Program Studi Sosiologi, Universitas Sriwijaya
  • Ilal Ilham Program Studi Sosiologi, Universitas Sriwijaya
  • Kurnia Asni Sari Program Studi Sosiologi, Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5010

Keywords:

Manajemen Stakeholder; Pariwisata Warisan Budaya; Benteng Kuto Besak; Kolaborasi Multi-Stakeholder; Penta Helix

Abstract

Benteng Kuto Besak (BKB) merupakan salah satu destinasi wisata sejarah paling strategis di Kota Palembang yang dibangun pada tahun 1780 oleh Kesultanan Palembang Darussalam. Meskipun memiliki nilai historis, budaya, dan pariwisata yang tinggi, pengembangannya terhambat oleh permasalahan keamanan yang berulang dan koordinasi lintas stakeholder yang belum optimal. Artikel ini bertujuan mengkaji manajemen stakeholder dalam pengembangan pariwisata BKB melalui pendekatan studi literatur kualitatif berbasis 13 artikel jurnal terpilih (2021-2026) yang dapat diakses secara online. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelompok stakeholder utama, yaitu pemerintah, swasta/CSR, dan masyarakat yang masing-masing memiliki peran komplementer. Model kolaborasi ideal mengintegrasikan pendekatan Penta Helix (pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, media) dengan kerangka AGIL (Adaptasi, Pencapaian Tujuan, Integrasi, Pemeliharaan Latensi). Kepercayaan wisatawan terbukti menjadi variabel kunci yang menghubungkan kualitas manajemen keamanan dengan minat kunjungan ulang. Artikel ini merekomendasikan lima strategi prioritas pengembangan BKB yang memerlukan komitmen jangka panjang dari seluruh pemangku kepentingan.

References

Amalia, A. (2025). The Contribution of Destination Image and Tourism Palembang Kontribusi Citra Destinasi dan Pengalaman Wisata terhadap Minat Kunjung Ulang Wisatawan di Benteng Kuto Besak Palembang. 1(2), 76–82.

Badan Pusat Statistik. (2023). Pengembangan Sektor Pariwisata. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/05/23/9bbe16f7f850126353cea5d2/statistik-wisatawan-nusantara-2023.html

Ekky, S., Dewi, P., & Lasso, A. H. (2022). Partisipasi Masyarakat Pada Pembangunan Pariwisata di Desa Ngargogondo , Magelang , Jawa Tengah. 6(1), 25–36.

Herawati, A. R., Setianingsih, E. L., & Hariani, D. (2022). Penta Helix Model Tourism Development in the City of Palembang. Devotion. https://doi.org/https://doi.org/10.36418/dev.v3i12.253

Rahman, M. A., Anwar, H., & Wahyuningsih, E. (2023). PERAN STAKEHOLDER DALAM PENGELOLAAN TWA GUNUNG TUNAK KABUPATEN LOMBOK TENGAH THE ROLE OF STAKEHOLDERS IN THE MANAGEMENT OF MOUNT TUNAK NATURE TOURISM PARK , CENTRAL LOMBOK DISTRICT. 03(02), 83–99. https://doi.org/10.29303/rimbalestari.v3i2.3070

Salsabila, et al. (2024). Peran kepercayaan dalam memediasi keamanan dan minat kunjung kembali ke benteng kuto besak palembang. 225–238.

Sarman., & et al. (2026). Sosialisasi dan Pelatihan Heritage Tourism dalam Meningkatkan Kapasitas Karang Taruna Kelurahan Kandai Kota Kendari. 6(1), 209–218.

Setyara, R. A., Dzaky, A. F., Darmawan, R., Pd, S., & Par, M. M. (2024). Design Pentahelix dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Pulau Pari. 4, 68–77.

Susilo, R. K. D. (2025). DYNAMICS OF ENVIRONMENTAL CONSERVATION MOVEMENT IN RESPOND-ING TO TOURISM POLICY. 29(November), 1–17. https://doi.org/10.22146/jkap.97159

Veriyani, V., Parahita, B. N., & Trinugraha, Y. H. (2023). Kolaborasi stakeholders dalam pengembangan ruang publik. 14(2), 242–250.

Wahyuningtiyas, L., & Iskandar, D. A. (2023). Peran Stakeholder dalam Pengelolaan Kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen The Role of Stakeholders in the Management of the Ijen Crater Nature Park Area. 7(2), 166–178.

Widya, K. S., Budi, E., Departemen, S., Wilayah, P., Teknik, F., & Perencanaan, S. (2024). Strategi Pengembangan Community Based Tourism Berdasarkan Peran Stakeholder Masyarakat ( Studi Kasus : Kawasan Wisata Peneleh Kota Surabaya ). 19(1), 84–95.

Zulkarnain, R. M. A. (2023). Dari Benteng Kuto Gawang Ke Kuto Besak : Analisis Faktor Politik Pada Tahun 1780. 3(2), 150–161.

Downloads

Published

2026-03-16

How to Cite

Fahrizi, R., Yansyah, M. R., Awaluddin, M. A., Pratama, A., Rohmat, Kurniawan, R., Ilham, I., & Asni Sari, K. (2026). Manajemen Stakeholder Dalam Pengembangan Pariwisata Benteng Kuto Besak Palembang: Studi Literatur Berbasis Multi – Stakeholder. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 5255–5263. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5010

Issue

Section

Articles