Persepsi Wisatawan Terhadap Penerapan Sapta Pesona Pada Objek Wisata Pantai Batakan Baru Kabupaten Tanah Laut

Authors

  • Annisa Mailani Putri Universitas Lambung Mangkurat
  • Ellyn Normelani Universitas Lambung Mangkurat
  • Rusdiansyah Universitas Lambung Mangkurat
  • Norma Yuni Kartika Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4971

Keywords:

Persepsi Wisatawan, Sapta Pesona, Pantai Batakan Baru

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi wisatawan terhadap implementasi Sapta Pesona di objek wisata Pantai Batakan Baru yang berlokasi di Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini termasuk dalam kategori studi deskriptif yang menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Tashakkori dan Creswell, sebagaimana dikutip dalam Donna M. Martens (2010), mendefinisikan metode campuran (mixed methods) sebagai suatu pendekatan penelitian yang mengintegrasikan pengumpulan dan analisis data, mengombinasikan temuan, serta menarik kesimpulan inferensial dengan memanfaatkan dua pendekatan berbeda, yaitu kuantitatif dan kualitatif, dalam satu kajian penelitian. Penelitian ini dilaksanakan selama satu minggu di lokasi penelitian, yakni pada tanggal 24 Mei hingga 30 Mei 2025, kemudian dilanjutkan kembali pada tanggal 30 Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa teknik, antara lain observasi, penyebaran kuesioner, dan studi pustaka. Sampel penelitian terdiri atas 50 responden yang sedang berkunjung ke Pantai Batakan Baru. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wisatawan terhadap penerapan Sapta Pesona di Pantai Batakan Baru berada dalam kategori baik, berdasarkan tujuh unsur utama, yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan memberikan kenangan. Namun demikian, terdapat satu aspek yang perlu mendapat perhatian khusus dari pengelola destinasi wisata, yakni kebersihan. Hal ini disebabkan masih ditemukannya beberapa area yang kurang terawat, adanya sampah yang berserakan, serta keterbatasan fasilitas tempat sampah yang memadai. Oleh karena itu, pengelola disarankan untuk meningkatkan pengelolaan kebersihan di kawasan wisata guna menciptakan lingkungan yang lebih nyaman serta meningkatkan kepuasan pengunjung

References

Amalia, N., & Sugiharti, L. (2020). Perkembangan Tingkat Pengembalian Investasi Pendidikan Menengah di Indonesia Tahun 2015 dan 2018. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 20(2), 231–252. https://doi.org/10.21002/jepi.2020.14

Andita, R. P., Handayani, E., & Lestari, L. (2023). Penerapan Sapta Pesona Di Desa Kreatif Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. 5, 2503–2507.

Arevin, A. T. (2022). Penyuluhan Wisata di Daerah Pondok Wisata (R. Indra (ed.)). Penerbit ANDI.

Arjana, I. G. B. (2015). Geografi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. PT Rajagrafindo Persada.

Arsyalina, F. D. (2025). Tingkat kepuasan pengunjung terhadap kawasan wisata curug sewu kabupaten kendal.

ATMOJO, W. T. (2017). PERSEPSI MAHASISWA SURAKARTA TERHADAP DIALEK JAWA SURABAYA. 11(1), 92–105.

Baiduri, I., Hasanah, N., Maulana, F., & Anshori, M. I. (2023). Gender dan Kepemimpinan : Sebuah Kajian Literatur. Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi Dan Kewirausahaan, 3(2), 179–204. https://doi.org/10.55606/jimek.v3i2.1782

Basri, M. S., Sukri, A. S., Amirudin, A., Betauban, R. J., Sriwati, M., Hasnawi, M., Rachman, R. M., & Ali, A. M. (2008). Hidrologi Terapan. In Beta Offset Yogyakarta (Issue May).

Damanik, A. G. (2023). Analisis Pengembangan Komponen 4a ( Attraction , Amenities , Ancillary Dan Accessibility ) Daya Tarik Wisata Green Bowl Beach Bali. Skripsi Universitas Pradita, 63–64.

Darwati, S. (2019). Pengelolaan Sampah Kawasan Pantai. ARTIKEL PEMAKALAH PARALEL P-ISSN: 2527-533X, 18, 417–426.

Darwis. (2018). Pengelolaan Air Tanah. In Yogyakarta: Universitas Gajah Mada (UGM) (Issue March). https://www.researchgate.net/profile/Darwis-Panguriseng/publication/323616772_PENGELOLAAN_AIR_TANAH/links/5aa06a180f7e9badd9a1cfd2/PENGELOLAAN-AIR-TANAH.pdf%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/323616772_PENGELOLAAN_AIR_TANAH%0Ahttps://www.researchg

Dasopang, A. O. (2024). Skripsi Untuk memenuhi syarat memperoleh Derajat Sarjana Teknik (S. T.).

Desmawan, D., Nuraisah, A., Mumtaz, A., Fadhilah, M. F., Aufa, F. S., & Malihati, L. (2024). Dampak Pengalihan Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Lahan Permukiman dan Industri Di Kawasan Kabupaten Bekasi. Bursa : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 3(3), 115–121. https://doi.org/10.59086/jeb.v3i3.572

Dewi, P. R. dan M. T. F. (2020). Pengaruh Status Sosial Ekonomi terhadap Partisipasi Politik Pemilihan Umum Kepala Daerah pada Masyarakat Kecamatan Langensari Kota Banjar Tahun 2018. Jurnal MODERAT, 6(2), 245. https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/moderat

Diah, S. A. (2022). Analisis Level Kematangan Peserta Didik Dalam Aktivitas Pemecahan Masalah Pada Pembelajaran Biologi. http://repository.radenintan.ac.id/16928/

Eddyono, F. (2021). Pengelolaan Destinasi Wisata. Uwais Insipirasi Indonesia.

Effendi, R. (2020). Geografi Dan Ilmu Sejarah.

Faizah, I. (2013). PEMANFAATAN PENGINDERAAN JAUH UNTUK MENGANALISIS BENTUKAN GEOMORFOLOGI DATARAN BANJIR DI DESA KARANGSARI, KECAMATAN PAKENJENG, KABUPATEN GARUT. 1202832.

Febiani, H. (2022). Potensi dan Upaya Pengembangan Obyek Wisata Watu Cenik Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah (Dalam Kajian Geografi, Sosiologi dan Ekonomi). Repository.Uinjkt.Ac.Id. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/65400

Fitriah, A., Al-Farisi, A., Anida, Wiranata, M. S., Syauqie, M., Maulita, N., & Nurhakiki. (2021). Berbagi Ilmu di Desa Batakan. Muhammadiyah Banjarmasij University Press.

Gunawan, I. (2022). KUALITATIF Imam Gunawan. Pendidikan, 143. http://fip.um.ac.id/wp-content/uploads/2015/12/3_Metpen-Kualitatif.pdf

Hamzah, F., & Utomo, E. T. (2023). PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP SAPTA PESONA PADA OBJEK WISATA PRINCHSTO (PRINGSEWU RANCH AND RESTO) KABUPATEN PRINGSEWU. 13(1), 104–116.

Harofah, C., & Mutaqin, E. Z. (2023). Strategi Pengembangan Wisata Budaya Yang Berkelanjutan Di Destinasi Wisata Djagongan Koena Kejawar Banyumas. Jurnal Industri Pariwisata, 6(1), 14–26. https://doi.org/10.36441/pariwisata.v6i1.1150

Islamiati, T. M. (2021). PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP PENERAPAN SAPTA PESONA DI OBJEK WISATA KETEP PASS MAGELANG.

Joandani, G. K. J., Pribadi, R., & Suryono, C. A. (2019). Kajian Potensi Pengembangan Ekowisata Sebagai Upaya Konservasi Mangrove Di Desa Pasar Banggi, Kabupaten Rembang. Journal of Marine Research, 8(1), 117–126. https://doi.org/10.14710/jmr.v8i1.24337

Kartiwa, & Sugandi, D. (2023). Pengaruh Pemanfaatan Museum Geologi Sebagai Sumber Belajar Terhadap Tingkat Pemahaman Materi Litosfer. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 11(2), 159–167. https://doi.org/10.23887/jjpg.v11i2.61562

Larasati, A. (2023). PENERAPAN SAPTA PESONA UNTUK PENGEMBANGAN WISATA PANTAI SUWUK DESA TAMBAKMULYA KECAMATAN PURING KABUPATEN KEBUMEN.

Lebu, C. F. K., Mandey, S. L., & Wenas, R. S. (2019). Pengaruh Lokasi, Persepsi Harga Dan Daya Tarik Wisata Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Di Objek Wisata Danau Linow. Jurnal EMBA, 7(4), 5505–5513.

Lestari, I. (2024). PENGARUH PROGRAM SAPTA PESONA TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI UMBUL PONGGOK POLANHARJO KLATEN. Table 10, 4–6.

Lihawa, F. (2009). Pendekatan Geomorfologi Dalam Survei Kejadian Erosi. Jurnal [Elangi Llmu, 2(5), 1–18.

Megananda, A. E. W. C. (2022). Penerapan Sapta Pesona Potensi Desa Wisata Petik Jambu di Desa Kebaron Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Journal of Administrative and Social Science, 4(1), 63–74. https://doi.org/10.55606/jass.v4i1.118

Migi Mahendra, D., & Althalets, F. (2022). Pengaruh Pengembangan Destinasi Wisata Terhadap Minat Kunjungan Wisatawan Pada Desa Pela Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara. ETNIK: Jurnal Ekonomi Dan Teknik, 1(4), 306–316. https://doi.org/10.54543/etnik.v1i4.64

MISBAHUDDIN, F. M. (2024). Implementasi Deep Learning Untuk Deteksi Umur Berdasarkan Citra Wajah Suku Moi Menggunakan Metode Yolo. Jurnal, 2(99).

Mukti, A. B., Aulia, W. M., & Anindita, M. (2024). PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP PENERAPAN PROGRAM SAPTA PESONA PADA DAYA TARIK WISATA GRAND MAERAKACA SEMARANG. 3(6), 2085–2106.

Muljadi, A. ., & Warman, A. (2014). Kepariwisataan Dan Perjalanan. Jurnal Administrasi Bisnis, 51(2), 51.

Mulyaningsih, S. (2018). Pengantar Geologi Lingkungan (Vol. 2, Issue 1).

Nasution, L., Anom, S., & Karim, A. (2020). Pengaruh Program Sapta Pesona Dan Fasilitas Terhadaptingkat Kunjungan Objek Wisata T-Gardendi Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Darma Agung, 28(2), 211. https://doi.org/10.46930/ojsuda.v28i2.627

Nitasari, F. N. (2023). Persepsi Jemaah Umrah Terhadap Keputusan Memilih Pt. Kharisma Haramain Indonesia Di Kota Surakarta.

Noor, D. (2012). PENGANTAR GEOLOGI.

Notohadiprawiro, T. (2006). Tanah dan Lingkungan. Repro: Ilmu Tanah Universitas Gadjah Mada, 1–22. http://faperta.ugm.ac.id

Nugraha, R. N., & Emanuel Jerubun. (2024). Peningkatan Kualitas Fasilitas Wisata Di Schmutzer Ragunan Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Kepuasan Pengunjung. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(5), 262–296. https://zenodo.org/records/10525541

Nugraha, R. N., & Nahlony, A. Y. (2023). Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Penanganan Pandemi Covid-19 Di Provinsi Bali. NAWASENA : Jurnal Ilmiah Pariwisata, 2(1), 01–07. https://doi.org/10.56910/nawasena.v2i1.406

Nuriswan. (2019). PEMBAGIAN WARIS ADAT SUKU SAI BATIN LAMPUNG DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN GENDER. In BMC Public Health (Vol. 5, Issue 1).

Nuzulia, A. (2019). Strategi Pengembangan Objek Wisata Linjuang Dalam Meningkatkan Minat Pengunjung Melalui Pendekatan Analisis Swot. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 05(01), 5–24.

Prihanta, W., Syarifuddin, A., & Zainuri, A. M. (2017). Pembentukan kawasan ekonomi melalui pengembangan ekowisata berbasis masyarakat. Jurnal Dedikasi, 14(1), 73–84. http://ejournal.umm.ac.id/index.php/dedikasi/article/view/4304/4662

Rahmat Fajrin, A., Wijayanto, G., & Kornita, S. E. (2021). Pengaruh Fasilitas dan Lokasi terhadap Kepuasan dan Minat Berkunjung Kembali Wisatawan Candi Muara Takus Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar. Jurnal Ekonomi KIAT, 32(1), 40–47. https://doi.org/10.25299/kiat.2021.vol32(1).7406

Riswan, Hartiningsih, Fitriyanti, S., Maulana, A. Z., Putryanda, Y., Puspitasari, T. F., & Pradana, H. A. (2018). Problematika Pengembangan Ekonomi Kreatif dalam Menunjang Sektor Pariwisata di Kalimantan Selatan. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 13(2), 129–139. https://jkpjournal.kalselprov.go.id/index.php/menu/article/view/75

Ruray, T. A., & Pratama, R. (2020). Pengaruh Daya Tarik dan Aksesibilitas Terhadap Keputusan Bekunjung pada Objek Wisata Pantai Akesahu Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Kawasa, 11(2), 29–38. http://www.jurnal.ummu.ac.id/index.php/kawasa/article/view/443

Sari, N. N., Winarno, G. D., Harianto, S. P., & Fitriana, Y. R. (2020). Persepsi Wisatawan Dalam Implementasi Sapta Pesona Di Objek Wisata Belerang Simpur Desa Kecapi. Jurnal Belantara, 3(2), 163–172. https://doi.org/10.29303/jbl.v3i2.503

Setiawan, R., & Aji, P. S. T. (2020). Implementasi Sapta Pesona Sebagai Upaya Dalam Memberikan Pelayanan Prima Pada Wisatawan Di Desa Wisata Pentingsari. Jurnal Administrasi Bisnis Terapan, 2(2). https://doi.org/10.7454/jabt.v2i2.98

Sumarabawa, I. G. A., & Astawa, I. B. M. (2015). Ketersediaan Aksesibilitas Serta Sarana dan Prasarana Pendukung Bagi Wisatawan Di Daerah Wisata Pantai Pasir Putih, Desa Prasi, Kecamatan Karangasem. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 3(3), 1–14. ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPG/article/download/1220/1084, Diakses 03 Juni 2017

Sumardi, Y., & Dirdjosoemarto, S. (2014). Hidrologi untuk Insinyur. 269. http://repository.ut.ac.id/4396/1/PEFI4103-M1.pdf

Sunarta, N. (2021). Pengantar Geografi Pariwisata (H. Kristianto (ed.)). Uwais Insipirasi Indonesia.

Suyyinah, S. (2023). Studi Kuantitatif Keputusan Bekerja Wanita Melalui Latar Belakang Gaya Hidup can Penerimaan Upah ( Gaji ) di Desa Tampojung Tengah Kabupaten Pamekasan ( Studi Kasus di Pt Bawang Mas ). Kabilah: Journal of Social Community, 8(2), 265–269.

Taqwa, M. R., Woesono, H. B., & Hadi, D. S. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Intensitas Kunjungan Wisata pada Tempat Wisata Alam Bukit Klangon Kabupaten Sleman. Agroforetech, 2(2), 933–944. http://repository.untag-sby.ac.id/id/eprint/15260%0Ahttp://repository.untag-sby.ac.id/15260/3/BAB 2.pdf

Tobing, M., & Weya, I. (2022). Analisis Penataan Obyek Wisata Kawah Putih Tinggi Raja Sebagai Sumber Pendapatan Masyarakat Di Kecamatan Silau Kahean Kabupaten Simalungun. Jurnal Ekuilnomi, 4(1), 37–61. https://doi.org/10.36985/ekuilnomi.v4i1.335

Untara, M. G. S., & Supada, W. (2020). Eksistensi Pura Tanah Lot Dalam Perkembangan Pariwisata Budaya Di Kabupaten Tabanan. Cultoure, 1(2), 186–197.

Wahyuni, R. (2024). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pola Pikir Orang Tua Terhadap Pola Pengasuhan Anak. Nabawi: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 1(2), 11. https://ejournal.stitsyambtg.ac.id/index.php/nabawi/article/view/11?utm_source=chatgpt.com

Wijaya, R. (2025). ANALISIS KUALITAS LAYANAN PARIWISATA TERHADAP LOYALITAS DESTINASI–PERAN MEDIASI CITRA DESTINASI (Studi Pada Desa Rahtawu di Kudus).

Wiseza, F. C. (2017). Faktor-faktor yang mendukung pengembangan obyek wisata Bukit Khayangan di Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi. Nur El-Islam, 4(1), 89–106.

Wisnawan, I. M. B., Prayogi, P. A., & Sutapa, I. K. (2019). Manajemen Pemasaran Pariwisata Model Brand Loyality Pengembangan Potensi Wisata Di Kawasan Pedesaan. In Manajemen Pemasaran Pariwisata Model Brand Loyality Pengembangan Potensi Wisata Di Kawasan Pedesaan. https://books.google.co.id

Yasintha, P. N. (2020). Collaborative Governance Dalam Kebijakan Pembangunan Pariwisata Di Kabupaten Gianyar. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 4(1), 1. https://doi.org/10.38043/jids.v4i1.2219

Yoeti, A. O. (1996). Pengantar Ilmu Pariwisata. Penerbit Angkasa. https://doi.org/979-404-491-1

Yunus, H. S. (2010). Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer. Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2026-03-12

How to Cite

Putri, A. M., Normelani, E., Rusdiansyah, & Kartika, N. Y. (2026). Persepsi Wisatawan Terhadap Penerapan Sapta Pesona Pada Objek Wisata Pantai Batakan Baru Kabupaten Tanah Laut. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 4909–4927. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4971

Issue

Section

Articles