Penguatan Demokrasi Deliberatif Sebagai Bentuk Civic Disposition
Studi SMK Negeri 2 Karanganyar
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4930Keywords:
Demokrasi Deliberatif, OSIS, Civic DispositionAbstract
Demokrasi deliberatif menekankan partisipasi inklusif, dialog rasional, dan kesetaraan dalam pengambilan keputusan yang relevan dengan tujuan Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi OSIS dalam memperkuat praktik demokrasi deliberatif sebagai bentuk civic disposition serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen dengan melibatkan pembina OSIS, pengurus, dan anggota OSIS. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan demokrasi deliberatif dilakukan melalui tiga strategi, yaitu penetapan tujuan organisasi dengan adanya keterbukaan dalam peninjauan visi dan misi serta seleksi pengurus, penyusunan program kerja yang partisipatif, serta alokasi sumber daya sekolah untuk mendukung keterlibatan siswa. Strategi tersebut berkontribusi pada pembentukan civic disposition siswa, terutama dalam aspek adab berpikir, disiplin diri, keterbukaan berpikir, dan toleransi terhadap keberagaman. Namun demikian, pada pelaksanaannya masih menghadapi kendala pada minat partisipasi berupa rendahnya partisipasi aktif siswa, dominasi kekuasaan berupa adanya pengaruh senioritas dan hierarki persepsi, dan pada komitmen deliberasi berupa lemahnya komitmen terhadap prinsip deliberasi.
References
Alwi, H., & Pratama, M. A. N. (2025). Peran manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kompetensi siswa pada organisasi siswa intra sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(2), 4049–4059.
Cahyono, B., Sudarmanto, R. G., & Sinaga, R. M. (2017). Budaya demokrasi pada organisasi siswa intra sekolah (OSIS). Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 111, 1–10.
Hafizin, & Herman. (2024). Merumuskan visi dan misi lembaga pendidikan. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 5(1), 99–110. https://doi.org/10.30868/im.v5i01.2024
Hidayat, S. (2025). Demokrasi di Indonesia: Tantangan dan solusi. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 3(1), 1–8.
Insani, M. D. N., Nelfa, P. A. R., & Utaman, M. L. (2023). Analisis peran kompetensi sebagai mediator deliberatif melalui kolaborasi multi-stakeholder. Jurnal Manajemen Strategis, 7(2), 46–60.
Murdianto, R. B., Alamsyah, M. N., & Pemuda, T. (2025). Demokrasi deliberatif dalam musyawarah rencana pembangunan desa. Jurnal Demokrasi dan Partisipasi Publik, 1(4), 204–216.
Sholikin, A. (2021). Kajian model demokrasi: Teori dan paradigma. Madani Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan, 13(2), 168–184. https://doi.org/10.52166/madani.v13i02.2693
Toha, L. I. (2024). Kebebasan berpendapat dan berekspresi dalam perspektif demokrasi deliberatif Jurgen Habermas. Dialektika: Jurnal Pemikiran Islam dan Ilmu Sosial, 17(1), 13–23.
Triaswari, F. D., Sutrisno, S., & Asmaroini, A. P. (2024). Implementasi civic disposition peserta didik di kurikulum merdeka. Academy of Education Journal, 15(1), 390–398. https://doi.org/10.47200/aoej.v15i1.2201
Zulaikah, Z., Nurwahidin, M., & Yulianti, D. (2023). Strategi pembelajaran flipped classroom untuk meningkatkan keterampilan civic disposition siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(2), 318–325. https://doi.org/10.33394/jtp.v8i2.6444
Hardiman, F. B. (2019). Demokrasi deliberatif: Menimbang negara hukum dan ruang publik dalam teori diskursus Jurgen Habermas. Yogyakarta: Kanisius.
Rivai, N. I., Akhyari, Basalamah, E., Hadi, R. S., & Armauliza. (2024). Teori organisasi. Bandung: Tahta Media Group.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abdul Bari Fathoni, Muhammad Hendri Nuryadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a