Tinjauan Yuridis Penerapan Diversi terhadap Anak Residivis Pencurian Ringan Berdasarkan Kepastian Hukum
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.4920Keywords:
Diversi, Anak Residivis, Kepastian Hukum, Pencurian Ringan, Sistem Peradilan Anak.Abstract
Artikel atau tulisan ini bertujuan untuk menganalisis problematika yuridis penerapan diversi terhadap anak residivis kasus pencurian ringan serta mengkaji urgensi pengaturan batasannya demi mewujudkan kepastian hukum yang berkeadilan. Masalah difokuskan pada adanya disharmoni norma antara syarat diversi dalam Pasal 7 Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak yang melarang diversi bagi pengulangan tindak pidana dengan praktik penyelesaian perkara berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2012 yang lebih berorientasi pada batasan nilai kerugian materiil di bawah standar tindak pidana ringan. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari Gustav Radbruch tentang kepastian hukum untuk membedah kekosongan norma yang terjadi dalam penanganan anak yang berkonflik dengan hukum. Data-data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, dan literatur hukum terkait, kemudian dan dianalisis secara kualitatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa ketiadaan batasan tegas mengenai frekuensi pemberian diversi bagi anak residivis pencurian ringan mengakibatkan ketidakpastian hukum dan hilangnya efek edukasi bagi pelaku, sehingga diperlukan pengaturan teknis yang secara spesifik membatasi pemberian diversi agar tercipta keseimbangan proporsional antara perlindungan kepentingan terbaik anak dan rasa keadilan bagi korban serta masyarakat.
References
Airlangga, R., Ramadhani, K., Ariestanti, Y., & Ramadhan, A. A. (2023). Ius Constituendum Diversi Terhadap Pengulangan Tindak Pidana Yang Dilakukan Oleh Anak. Jurnal Ius Constituendum, 8(2), 292–307. https://doi.org/10.26623/jic.v8i2.7055
Azhari, M. A., Shodiq, M. D., & Basuki, B. (2025). Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Residivis Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum. SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, 2(8), 3979–3992. https://doi.org/10.62335/sinergi.v2i8.1762
Christhopher Theodore Nathanael, Darwis Anatami, Ramon Nofrial, Soerya Respationo, & Erniyanti Erniyanti. (2024). Juridical Analysis Law Enforcement Of The Crime Of Theft By Minors To Realize Legal Certainty. International Journal of Social Science and Humanity, 1(3), 01–13. https://doi.org/10.62951/ijss.v1i3.46
Gultom Rosmaida Feriana, & Evita Isretno Israhadi2. (2025). Legal Uncertainty Due to Differences in Children’s Age Limits in Legislation and Harmonization Efforts to Prevent Child Discrimination. Majelis: Jurnal Hukum Indonesia, 2(3), 126–136. https://doi.org/10.62383/majelis.v2i3.1037
Hidayat, A. A. (2023). Perlindungan dan Penegakan Hukum Terhadap Anak Selaku Pelaku Tindak Pidana dalam Hukum Positif di Indonesia. Verdict: Journal of Law Science, 2(1), 12–25. https://doi.org/10.59011/vjlaws.2.1.2023.12-25
Muhammad Faizin, Fahmi, & Rudi Pardede. (2025). Efektivitas Diversi Berdasarkan UU SPPA: Analisis Yuridis dan Perspektif Keadilan Restoratif di Indonesia. Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, 3(1), 27–38. https://doi.org/10.70292/jpcp.v3i1.130
Nurqalbi, V. (2023). Analysis of Diversion Arrangements in the Beijing Rules and the Juvenile Criminal Justice System in Indonesia. European Journal of Law and Political Science, 2(1), 52–55. https://doi.org/10.24018/ejpolitics.2023.2.1.53
Orlando, M. S., & Farrington, D. P. (2024). Risk Factors for Youth Offending and Recidivism. 7–21. https://doi.org/10.1007/978-3-031-54146-9_2
Parsa, K. (2023). Kebijakan Hukum Pidana Bagi Anak yang Melakukan Pengulangan Tindak Pidana. COMSERVA : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2(10), 2343–2354. https://doi.org/10.59141/comserva.v2i10.644
Pasaribu, M. P. J., & Napitu, P. E. (2022). Penegakan Hukum Melalui Penerapan Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Anak di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi Dan Humaniora, 8(4), 564–571. https://doi.org/10.29303/jseh.v8i4.178
Putri Rahayu Ismail, Moh R U Puluhulawa, & Mohamad Taufiq Zulfikar Sarson. (2024). Bentuk Pengaturan Undang-Undang Sistem Peradilan Anak Khusus Untuk Anak Di Bawah Umur Sebagai Pelaku Residivis Tindak Pidana Curanmor. Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial Dan Humaniora, 1(3), 21–25. https://doi.org/10.62383/humif.v1i3.255
Saraswati, R., E Simandjuntak, M., Soerjowinoto, P., Boputra, E., & M.K. Wijaya, E. (2025). Evaluasi Penerapan Diversi Dan Restoratif Justice 12 Tahun Berlakunya Uu Sppa. Jurnal Jendela Hukum, 12(1), 1–27. https://doi.org/10.24929/jjh.v12i1.4215
Sirait, H. F., & Nasution, C. (2023). Kajian Yuridis Terhadap Diversi Anak Sebagai Pelaku Di Tinjau Dari Aspek Pengadilan Anak. Warta Dharmawangsa, 17(4), 1829–1843. https://doi.org/10.46576/wdw.v17i4.3831
Supardi, Bastianto Nugroho, & Supolo Setyo Wibowo. (2022). Juridical Study on the Criminal Acts of theft by Minors at the Surakarta. YURISDIKSI : Jurnal Wacana Hukum Dan Sains, 18(3), 333–344. https://doi.org/10.55173/yurisdiksi.v18i3.142
Walim, W., Santoso, M. I., Haryono, W. S., & Marbun, R. (2024). The Regulation of Diversion in Indonesia’s Juvenile Criminal Justice System Oriented Toward the Best Interests of the Child And Fairness. Rechtsnormen: Journal of Law, 2(3). https://doi.org/10.70177/rjl.v2i3.1280
Warumboy, C. K., & Mardian Putra Frans. (2024). Penggunaan Teknik Diversi Dalam Proses Peradilan Pidana Anak. The Juris, 8(1), 58–63. https://doi.org/10.56301/juris.v8i1.1172
Wiratny, N. K. (2020). Prinsip Kepentingan Terbaik Bagi Anak Dalam Diversi Pada Sistem Peradilan Pidana Anak. Jurnal Ilmiah Raad Kertha, 1(1), 61–77. https://doi.org/10.47532/jirk.v1i1.147
Eleanora, F. N. dkk. (2021). Buku Ajar Hukum Perlindungan Anak dan Perempuan. Malang: Madza Media.
Nafi’ Mubarok. (2022). Sistem Peradilan Anak. Mojokerto: Insight Mediatama.
Rosidah., N. (2019). Sistem Peradilan Anak. Lampung: LPPM Universitas Lampung.
Widowati. (2024). Hukum Pidana Anak (Melvin Mirsal (ed.)). Jakarta: PT Media Penerbit Indonesia.
Serlika Aprita dan Rio Adhitya. (2020). Filsafat Hukum. Depok: Rajawali Pers
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Audrey Izzyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a