Peran Gaya Komunikasi Guru Dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa Pada Pembelajaran: Sebuah Studi Pustaka
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4898Keywords:
Gaya Komunikasi Guru, Partisipasi Siswa, Pembelajaran, Studi PustakaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gaya komunikasi guru dalam meningkatkan partisipasi siswa pada proses pembelajaran melalui pendekatan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah berkitan dengan gaya komunikasi dan partisipasi siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi, serta interpretasi secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi guru yang dialogis, partisipatif, empatik, dan terbuka mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan interaktif. Gaya komunikasi yang suportif mendorong siswa untuk bertanya, mengemukakan pendapat, serta terlibat aktif dalam diskusi. Sebaliknya, gaya komunikasi yang otoriter dan satu arah cenderung menghambat partisipasi siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa gaya komunikasi guru memiliki peran signifikan dalam meningkatkan partisipasi siswa, baik secara kognitif, afektif, maupun sosial. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pengembangan kompetensi komunikasi guru sebagai bagian dari peningkatan profesionalisme pendidik guna menciptakan pembelajaran yang aktif, partisipatif, dan berpusat pada siswa.
References
Brown, H. D. (2001). Teaching by principles: An interactive approach to language pedagogy (2nd ed.). New York: Longman.
Bourdieu, P. (1990). The logic of practice. Stanford, CA: Stanford University Press.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Darniyanti, Y., & Saputra, A. (2021). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa Sdn 04 Sitiung. Consilium: Education And Counseling Journal, 1(2), 193-205.
Djamarah, S. B. (2004). Pola komunikasi orang tua dan anak dalam keluarga. Jakarta: Rineka Cipta.
Freire, P. (1970). Pedagogy of the oppressed. New York: Continuum.
Habermas, J. (1984). The theory of communicative action, volume 1: Reason and the rationalization of society. (T. McCarthy, Trans.). Beacon Press.
Hamalik, O. (2013). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Korompot, S., Rahim, M., & Pakaya, R. (2020). Persepsi siswa tentang faktor yang mempengaruhi minat belajar. JAMBURA Guidance and Counseling Journal, 1(1), 40-48.
Mulyasa, E. (2013). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Parwati, N. N., Suryawan, I. P. P., & Apsari, R. A. (2023). Belajar dan pembelajaran. PT. RajaGrafindo Persada-Rajawali Pers.
Sudjana, N. (2010). Dasar-dasar proses belajar mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan (Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Winkel, W. S.. (2009). Psikologi pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iskandar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a