Tradisi Nyakan Diwang di Desa Banjar Tegeha, Buleleng, Bali Menua dan Bertahan dalam Menegakkan Integrasi Sosial

Authors

  • Sri Lusiana Br. Lumban Tobing Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Ganesha
  • Luh Putu Sendratari Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Ganesha
  • Lola Utama Sitompul Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4840

Keywords:

Pemertahanan Tradisi, Nyakan Diwang, AGIL, Integrasi Sosial

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan masyarakat Desa Banjar Tegeha tetap mempertahankan tradisi Nyakan Diwang dan bentuk integrasi sosial dalam tradisi ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggambarkan pelaksanaan tradisi Nyakan Diwang melalui narasi. Alasan masyarakat Desa Banjar Tegeha tetap melaksanakan tradisi Nyakan Diwang dapat dikaji melalui konsep AGIL Talcott Parsons karena adanya adaptasi (adaptation) oleh generasi muda, masyarakat pendatang, dan adaptasi alat yang digunakan. Terdapat tujuan (goal attainment) yang ingin dicapai seperti menyucikan lingkungan, mempererat hubungan kekeluargaan, sebagai simbol awal baru, mewujudkan Tri Hita Karana, dan mengandung nilai kesederhanaan. Integrasi (integration) yang terwujud dalam tradisi ini terlihat dari kerja sama masyarakat tanpa terkecuali untuk memasak dan berbagi makanan mereka. Tradisi ini terus dijaga (latency) karena diajarkan oleh orang tua dan sosialisasi rutin setiap tahunnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Nyakan Diwang terus dipertahankan oleh masyarakat dan dapat dijadikan sebagai media pemersatu masyarakat di tengah perkembangan zaman.

References

Adijaya, S., Koodoh, E. E., Laxmi, Zainal, Danial, & Jalil, A. (2025). Jembatan Kematian: Analisis Faktor Sosial Budaya dalam Fenomena Bunuh Diri dan Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Bahteramas Kendari. JURNAL SAINTIFIK (Multi Science Journal), 23(2), 233–254.

Awanita, M. (2020). Tradisi Nyakan Diwang (Studi Analisis Pembangunan Karakter Generasi Muda Hindu di Desa Banyuatis). Jurnal Pasupati, 7(2), 86–122. https://doi.org/10.37428/pspt.v7i2.190

Budiani, N., Windya, I. M., & Kariarta, I. W. (2023). Makna Teologi Hindu Dalam Tradisi Nyakan Diwang di Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Swara Vidya: Jurnal Prodi Teologi Hindu STAHN Mpu Kuturan Singaraja, 3(1), 82–91.

Efruan, M. M., Pariela, T. D., & Soumokil, T. (2022). Integrasi Antar Lembaga Sosial di Negeri Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon. Komunitas: Jurnal Ilmu Sosiologi, 5(2), 118–127.

Herpamudji, D. H. (2021). Prinsip Berpikir Global Bertindak Lokal Pada Pengembangan Masyarakat Melalui Pendidikan Antarbudaya. In Bunga Rampai: Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi (Issue Juny). Arjuna Wijaya Karya.

Hisyam, C. J., Seruni, M. P., Anas, D. K. N., Faridah, Ginting, N. M. B., Khoiriah, S. U., Augea, S. M., & Purba, V. C. (2025). Analisis Fenomena Tawuran Remaja dalam Perspektif Perilaku Menyimpang: Studi Kasus di Daerah Manggarai, Jakarta Selatan. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(3), 248–264.

Irawansah, O., & Pugu, M. R. (2025). Tradisi Lokal Sebagai Penanda Identitas: Respon Keagamaan Terhadap Tantangan Globalisasi. Prosiding Seminar Nasional Indonesia, 3(2), 169–178.

Mudana, I. W. (2021). Nilai Tradisi Nyepi Di Bali. Jurnal Adat Dan Budaya, 3(2), 74–89.

Raho, B. (2021). Teori Sosiologi Modern. Penerbit Ledalero.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya Dan Tradisi Yang Terancam Punah. AoSSaGCJ: Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 2(2), 76–84.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. ALFABETA CV.

Susanti, K. D. (2021). Kajian Filosofis Tradisi Nyakan Diwang Dalam Pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Desa Banjar Tegeha Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Haridracarya: Jurnal Pendidikan Agama Hindu, 2(1), 65–73.

Tazkiyah, D. (2022). Adaptasi Tradisi Angpao Saat Hari Raya Lebaran di Purwokerto: Perspektif Teori AGIL Talcott Parsons. Jurnal Cakrawala Mandarin, 6(1), 76–85.

Wulandari, A. T., Panggabean, S. A., Mubarok, F., & Antoni, H. (2025). Efektivitas Pendidikan Pancasila Bagi Generasi Z dalam Mencegah Disintegrasi Sosial di Era Digitalisasi. Journal of Student Research, 3(1), 206–216. https://doi.org/10.55606/jsr.v3i1.3585

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Br. Lumban Tobing, S. L., Luh Putu Sendratari, & Sitompul, L. U. (2026). Tradisi Nyakan Diwang di Desa Banjar Tegeha, Buleleng, Bali Menua dan Bertahan dalam Menegakkan Integrasi Sosial. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 3386–3397. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4840

Issue

Section

Articles