Peran Admin Media Sosial Dalam Upaya Meningkatkan Engagement Publik Terhadap Kegiatan Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4749Keywords:
Media Sosial, Admin Media Sosial, Engagement Publik, PesantrenAbstract
Perkembangan media sosial di era digital telah mendorong lembaga pendidikan, termasuk pesantren, untuk mengadopsi strategi komunikasi yang lebih adaptif dan interaktif. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai media untuk membangun keterlibatan publik terhadap berbagai kegiatan pesantren. Dalam konteks ini, peran admin media sosial menjadi sangat penting sebagai pengelola komunikasi digital, pembentuk citra lembaga, serta penghubung antara pesantren dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran admin media sosial dalam upaya meningkatkan engagement publik terhadap kegiatan pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel-artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan media sosial yang dilakukan secara konsisten, kreatif, dan berlandaskan etika digital mampu meningkatkan interaksi dan partisipasi publik, baik dalam bentuk keterlibatan digital maupun partisipasi nyata dalam kegiatan pesantren. Selain itu, penerapan nilai-nilai keislaman dalam pengelolaan konten media sosial turut memperkuat kepercayaan dan citra positif pesantren di mata masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi peran admin media sosial melalui peningkatan kompetensi dan perencanaan strategi komunikasi digital menjadi langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan pesantren di era digital.
References
Aini, M. N., & Harahap, S. R. (2021). Penggunaan Media Sosial Sebagai Media Promosi Pendidikan di Pondok Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 134-149.
Setyaningsih, D., Vusvitha, V., & Harahap , N. L. S. (2025). Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan di Era Digital. Jurnal Inovasi Dan Manajemen Pendidikan, 5(1), 1–10
Pratiwi, L., & Nugroho, T. (2019). Efektivitas Penggunaan Instagram Dalam Meningkatkan Minat Calon Siswa di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(3), 223-239.
Rahman, A. (2019). Media Sosial dan Pendidikan: Pemanfaatan Instagram untuk Promosi Sekolah. Jurnal Komunikasi dan Media, 10(1), 45-59.
Setiawan, I. (2020). Media Sosial Sebagai Alat Komunikasi dan Promosi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Syahputra, M. (2020). Pengaruh Media Sosial Terhadap Peningkatan Pendaftaran SiswaBaru di Sekolah Menengah. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12(1), 77-88.
Yuningsih, L.,Raspati, S. (2022). Penggunaan Instagram Sebagai Media Informasi dan Promosi di Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(2), 301-316.
Sari, D. (2021). Peningkatan Partisipasi Santri Melalui Media Sosial di PondokPesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 110-125.
Carpenter, J. P., & Krutka, D. G. (2014). How and why educators use Twitter: A surveyof the field. Journal of Research on Technology in Education, 46(4), 414-434.
Chugh, R., & Ruhi, U. (2018). Social media in higher education: A literature review ofFacebook. Education and Information Technologies, 23(2), 605-616.
Gikas, J., & Grant, M. M. (2013). Mobile computing devices in higher education: Student perspectives on learning with cellphones, smartphones & social media.The Internet and Higher Education, 19, 18-26.
Harrison, C. (2016). Digital Media Ethics. Journal of Moral Education, 45(4), 463-474.
Manca, S., & Ranieri, M. (2016). Facebook and the others. Potentials and obstaclesof social media for teaching in higher education. Computers & Education,95, 216-230.
Roblyer, M. D., McDaniel, M., Webb, M., Herman, J., & Witty, J. V. (2010).Findings on Facebook in higher education: A comparison of college faculty and student uses and perceptions of social networking sites. The Internet and Higher Education, 13(3), 134-140.
Yuningsih, E., & Raspati, R. (2022). Pemanfaatan Instagram sebagai media promosi di pondok pesantren. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 145-160. https://doi.org/10.1080/10810730902873927
Anbarningtiyas, Nabila Dewi, Manajemen Pemasaran, Administrasi Niaga, dan Politeknik Negeri Malang. 2024. “Issn : 3025-9495.” 8(5).
Azzi, Alkutara putri Gifa, dan Ni Gusti Ayu Ketut Kurniasari. 2024. “Upaya Hicolleagues Dalam Mempertahankan Brand Engagement Melalui Media Sosial Tiktok.” Samvada 95–109.
Dam, Sao Mai, dan Tri Cuong Dam. 2021. “Relationships between Service Quality, Brand Image, Customer Satisfaction, and Customer Loyalty.” Journal of Asian Finance, Economics and Business 8(3):585–93. doi: 10.13106/jafeb.2021.vol8.no3.0585.
Fahrezi, Irgi Ahmad, Muh Syahrul Ramadhan, Sitti Alfiyana Bahar, Tri Dhevi, Afiani Nggego, Universitas Islam, Negeri Alauddin, dan Media Dakwah. 2024. “Pemanfaatan Platform Instagram Sebagai Media Dakwah Di.” 4(3). doi: 10.47945/al- hikmah.v1i2.722.2.
Fanani, Muhammad Rizal, dan Tri Cahyo Kusumandyoko. 2024. “Pengembangan Konten Instagram Sebagai Media Promosi Pondok Pesantren Sabilillah Surabaya.” Jurnal Barik6(2):79–89.Hindu, Universitas, Negeri I.
Gusti, dan Bagus Sugriwa. 2023. “Strategi komunikasi pemasaran kopi dengan pemanfaatan media sosial.” 2:13–21.
Kurniasari, Ni Gusti Ayu Ketut. 2022. “the Meaning of Politician Balinese Hindu WomensAs Symbol of Srikandi Politic in Bali Province.” Samvada : Jurnal Riset Komunikasi,Media, dan Public Relation 1(1):71–79. doi: 10.53977/jsv.v1i1.610.
Luttrell, Johanna C. 2020. “Women’s Work and Assets: Considering Property Ownershipfrom a Transnational Feminist Perspective.” Feminist Philosophy Quarterly 6(1). doi:10.5206/fpq/2020.1.6308.
Toni, Ahmad. 2022. “Analisis Naratif Pada Konten Filosofi Hindu Pada Tiga Relief Candi Kidal Di Akun Youtube Asisi Channel.” Samvada : Jurnal Riset Komunikasi, Media, dan Public Relation 1(1):60–70. doi: 10.53977/jsv.v1i1.609.
Trismia Indriyani, Ni Putu, I. Wayan Wirata, Made Sudarma, dan I. Wayan Sutama. 2022. “Komunikasi Anggota Komunitas Lombok Influencer Dalam Meningkatkan Brand Awareness Umkm Hindu Di Kota Mataram.” Samvada : Jurnal Riset Komunikasi, Media, dan Public Relation 1(1):14–25. doi: 10.53977/jsv.v1i1.521.
Creswell, J. W. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moher, D., Liberati, A., Tetzlaff, J., Altman, D. G., & The PRISMA Group. (2011). Preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses (PRISMA). PLoS Medicine, 8(7), e1000097. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1000097
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Cutlip, S. M., Center, A. H., & Broom, G. M. (2013). Effective public relations (11th ed.). Boston, MA: Pearson Education.
Luttrell, R. (2018). Social media: How to engage, share, and connect. Lanham, MD: Rowman & Littlefield.
Manca, S., & Ranieri, M. (2016). Facebook and the others: Potentials and obstacles of social media for teaching in higher education. Computers & Education, 95, 216–230.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Herlina, Maimunah, Agung Setiabudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a