Tinjauan Maslahat dan Illat Hukum pada Praktik Penyewaan Lahan untuk Peternakan Babi di Kecamatan Sidamanik dalam Analisis Kaidah Hukum Asal Kebolehan Bermuamalah

Authors

  • Muhammad Sya’ban Siregar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Mhd. Syahnan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Fauziah Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Dhiauddin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nisful Khoiri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.4692

Keywords:

Penyewaan Lahan, Peternakan Babi, Hukum Asal Kebolehan Bermuamalah

Abstract

Sewa menyewa merupakan suatu akad yang diperbolehkan dalam Islam. Namun, bila tujuan dari transaksi sewa menyewa ini menimbulkan dinamika yang besar bagi Islam maka perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan jawaban hukumnya di dalam Islam. Riset ini dilakukan di Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, di mana seorang muslim yang karena telah lama tidak menemukan penyewa tanahnya, ia langsung saja menyewakan tanah itu kepada orang yang bertujuan membuat peternakan babi di tanah yang disewakan walaupun dengan harga sewa yang sangat tinggi, hingga warga sekitar merasakan dampak pencemaran lingkungan yang mengakibatkan gangguan kesehatan. Dilakukannya peneltian ini untuk mengetahui apa yang harus dilakukan pemilik tanah yang beragama muslim dianalisis dari kaidah Lafadz dalam bermuamalah., khususnya pada praktik penyewaan lahan untuk peternakan babi. Dalam konteks hukum Islam, prinsip dasar kebolehan muamalah (transaksi ekonomi) mengalami pengecualian ketika berkaitan dengan aktivitas yang melibatkan benda haram, seperti babi. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif hukum Islam mengenai penyewaan lahan untuk tujuan peternakan babi dan implikasinya terhadap pelaku usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap sumber-sumber hukum Islam, termasuk Al-Qur'an, Hadis, dan pendapat para ulama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penyewaan lahan untuk peternakan babi menimbulkan perbedaan pandangan di kalangan ulama, dengan sebagian besar mengharamkannya berdasarkan alasan keharaman babi dalam Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pemahaman yang lebih mendalam mengenai hukum muamalah dan aplikasinya dalam konteks kontemporer, serta memberikan panduan bagi umat Muslim dalam menjalankan aktivitas ekonomi yang sesuai dengan syariat Islam.

References

Al-Ghadban, M. M. (1992). al-Manhaj al-Haraki lis-Sirati al-Nabawiyah. Robbani Press.

Azhari, F. (2015). Qawaid Fiqhiyyah Muamalah. Lembaga Pemberdayaan Kualitas Ummaat (LKPU.

Azzam, A. A. M. (2010). Fiqh Muamalat Sistem Transaksi Dalam Islam. Amzah.

Bahiroh, M., & Aibak, K. (n.d.). Fikih Muamalah Kontemporer. Akademia Pustaka.

Baihaqi, M. (2016). Fiqh Muamalah Kontemporer. Institut Agama Islam Negeri Mataram.

Bukhari, M. I. I. A. B. (1422). Al Jami’ Al Shahih.

Haitami, I. H. Al. (1983). Tuhfatu al Muhtaj Fi Syarhi Al Minhaj. Al Maktabah Al Tijariyah Al Kubra.

Husain Al-jizani, M. (1427). Ma’alim Ushul Fikih inda ahli sunnah wa al-jamaah.

Maleong, L. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaj Rosda Karya.

Mubarok, J., & Hasanudin. (2017). Fikih Muamalah Maliyyah: Akad Ijarah dan Ju’alah. Simbiosa Rekatama Media.

Muhit, M., Royani, R., & Hasan, M. (2022). Analisis Penerapan Al-Qawā‘Id Al-Fiqhiyah Dan Al-Qawā‘Id Al-Uṣuliyyah Pada Muamalah. Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 6(001), 131–148.

Musthofa, I. (2016). Fiqih Muamalah Kontemporer. RajaGrafindo Persada.

Mz, L. (2006). Etika Bisnis Islam. Bintang Usaha Jaya.

Naisaburi, H. M. I. A. Al. (1990). Al Mustadrak ala Al Shahihain. Dar Al Kutub Al ilmiyah.

Naisabury, M. I. A. H. Al. (n.d.). Al Musnad Al Shahih. Dar Ihya’ Al Turats Al Arabiy.

Nawawi, M. Y. I. S. A. (1991). Raudhatu al Thalibin Wa Umdatu Al Muftin.

Rusdan, R. (2022). Prinsip-Prinsip Dasar Fiqh Muamalah dan Penerapannya pada Kegiatan Perekonomian. Jurnal El-Hikam, 15(2), 207–237.

Sabiq, S. (2009). Fiqh Sunnah. PT. Pena Pundi Aksara.

Umairoh, A. Q. (1995). Hasyiyata Al Qaliyubi wa Umairoh. Dar Al Fikr.

Yaqub, H. (2006). Kode Etik Dagang Menurut Islam. CV. Diponegoro.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Muhammad Sya’ban Siregar, Mhd. Syahnan, Fauziah Lubis, Dhiauddin, & Nisful Khoiri. (2025). Tinjauan Maslahat dan Illat Hukum pada Praktik Penyewaan Lahan untuk Peternakan Babi di Kecamatan Sidamanik dalam Analisis Kaidah Hukum Asal Kebolehan Bermuamalah. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 11820–11837. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.4692

Issue

Section

Articles