Kodifikasi Mushaf Utsmani dan Dinamika Kontroversinya dalam Sejarah Islam

Authors

  • Mashfiyatus Shidqiyyah Universitas Kiai Abdulah Faqih
  • Muhammad Shohib Universitas Kiai Abdulah Faqih

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4684

Keywords:

Kodifikasi Al-Qur’an, Mushaf Utsmani, Qirā’āt, Sejarah Islam, Ulama Klasik

Abstract

Kodifikasi Al-Qur’an pada masa Khalifah Utsman ibn ‘Affan merupakan salah satu momen paling penting dalam sejarah Islam, namun sepanjang sejarahnya hal ini juga menjadi objek berbagai kontroversi. Penelitian ini mengkaji konteks historis mushaf Utsmani, perdebatan yang melibatkan sahabat-sahabat terkemuka seperti Abdullah ibn Mas‘ud, serta respons intelektual dari kalangan ulama klasik dan sarjana kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-historis dengan menganalisis sumber-sumber primer, literatur klasik Islam, serta kajian akademik modern guna memahami motivasi, proses, dan implikasi kodifikasi Al-Qur’an tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontroversi yang muncul terutama disebabkan oleh kesalahpahaman terhadap mushaf pribadi, perbedaan qirā’āt, serta perbedaan penafsiran historiografis, bukan karena adanya perubahan atau manipulasi terhadap teks Al-Qur’an. Para ulama klasik menegaskan bahwa kebijakan Utsman bertujuan untuk menjaga keutuhan teks dan persatuan umat Islam, sementara para sejarawan kontemporer menyoroti aspek kebutuhan administratif dan sosial yang melatarbelakangi keputusan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Mushaf Utsmani merupakan pencapaian fundamental dalam menjaga keotentikan Al-Qur’an, serta bahwa diskursus intelektual seputar kodifikasi tersebut memperkaya pemahaman kita tentang sejarah Islam awal, transmisi teks, dan dinamika penafsiran keilmuan.

References

Al-faruq, U., Turmudzi, K., Maulida, K., & Abdullah, S. (2024). Tafsir Kontemporer dan Hermeneutika Al-Qur’an: Memahami Teks Suci Al-Quran Dalam Konteks Kontemporer. Jurnal Kajian Islam Dan Sosial Keagamaan, 1(4), 231–240.

Amin, F. (2020). Kaidah Rasm Utsmani Dalam Mushaf Al-Qur’an Indonesia Sebagai Sumber Belajar Baca Tulis Al-Qur’an. Tadris : Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Pendidikan Islam, 14(1), 72–91.

Blachère, R., & Nubowo, A. (2017). Afkaruna 96 Teori Kodifikasi Mushaf Usmani : Telaah Kritis Atas Karya. November, 96–125. https://doi.org/10.18196/AIIJIS.2014.

Hs, D. E. R. (2025). Kontroversi Mushaf Usmani. Al Qorni, 1(0), 90–103.

Mudin, M. I. (2017). Sejarah Kodifikasi Mushaf Utsmani: Kritik atas Orientalis & Liberal. Tasfiyah, 1(2), 305. https://doi.org/10.21111/tasfiyah.v1i2.1855

Noupal, M. (2016). Kritik Sayyid Utsman bin Yahya terhadap Pemikiran Pembaharuan Islam: Studi Sejarah Sosial Intelektual Islam di Indonesia. Intizar, 20(1), 17–42.

Pokhrel, S. (2024). Strategi Pemeliharaan Mushaf Al-Qur‘an (Studi Komparasi Percetakan Mushaf Al-Qur‘an Di Indonesia Dan Arab Saudi). Αγαη, 15(1), 37–48.

Prangesti, W. I. (2021). Analisis Strategi Komunikasi Utsman Bin Affan Dalam Menyebarkan Agama Islam Skripsi. Pharmacognosy Magazine, 75(17), 399–405.

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Mashfiyatus Shidqiyyah, & Muhammad Shohib. (2026). Kodifikasi Mushaf Utsmani dan Dinamika Kontroversinya dalam Sejarah Islam. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 2586–2594. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4684

Issue

Section

Articles