Implementasi Kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Untuk Penurunan Stunting

Authors

  • Nur Sukmawati Fakultas Syariah/Ilmu Pemerintahan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Laras Arnelia Pradina Fakultas Syariah/Ilmu Pemerintahan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Yunita Sari Fakultas Syariah/Ilmu Pemerintahan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Adittya Perdana Fakultas Syariah/Ilmu Pemerintahan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Rahmatul Sa'diah Fakultas Syariah/Ilmu Pemerintahan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4682

Keywords:

Kebijakan Desa, Stunting, Implementasi, Program Pemberian Makanan Tambahan, Gizi Balit

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah karena berimplikasi langsung pada pembangunan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam upaya penurunan stunting di tingkat desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tenaga kesehatan, kader posyandu, dan orang tua balita, observasi terhadap pelaksanaan kegiatan posyandu, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan dan laporan pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan telah diimplementasikan secara relatif efektif. Hal ini ditunjukkan oleh keterlibatan aktif tenaga kesehatan dan kader posyandu, adanya dukungan pendanaan dari puskesmas dan pemerintah desa, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemantauan pertumbuhan balita. Program ini juga berkontribusi pada perbaikan status gizi balita yang tercermin dari meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak. Meskipun demikian, pelaksanaan kebijakan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan variasi menu makanan tambahan, rendahnya pemahaman gizi sebagian orang tua, serta perbedaan kapasitas dan kompetensi kader posyandu. Secara keseluruhan, kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan memiliki peran strategis dalam pencegahan dan penurunan stunting, namun memerlukan penguatan edukasi gizi, peningkatan kualitas pelaksanaan program, dan koordinasi yang lebih intensif antar pemangku kepentingan.

References

Abraham, Abraham. “How Sociology Perspective Influence Law with a Social Contexts? A Book Review ‘Pokok-Pokok Sosiologi Hukum’, Prof. Dr. Soerjono Soekanto, S.H., M.A.” Indonesian Journal of Advocacy Legal Services 3, no. 2 (2021): 251–256.

Aminah, Siti, Rini Rahmawati, dan Agus Santoso. 2021. “Partisipasi Ibu Balita dalam Kegiatan Posyandu dan Hubungannya dengan Status Gizi Anak.” Jurnal Kesehatan Masyarakat 16, no. 1: 55–63. https://doi.org/10.15294/kemas.v16i1.24031

Danar, Oscar Radyan. “Teori dan Model Implementasi Kebijakan Publik.” Implementasi Kebijakan Publik 1, no. 4 (2022).

Deasi N. Paji, dan Masrida Sinaga. “Analisis Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Desa Penfui Timur Kabupaten Kupang.” Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 5, no. 1 (2025).

Grindle, Merilee S. Politics and Policy Implementation in the Third World. Edited by Alexandra. 2nd ed. New Jersey, 2020.

Id, Esta Lestari, Adiatma Siregar, Achmad K. Hidayat, dan Arief A. Yusuf. “Stunting and Its Association with Education and Cognitive Outcomes in Adulthood: A Longitudinal Study in Indonesia.” PLOS ONE (2024): 1–18. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0295380.

Jamaluddin, Fitriani. Panduan Lengkap Metode Penelitian Hukum Empiris dan Normatif. Edited by Amaliai Maulan. 1st ed. Kota Padang: Nusantara Press Indonesia, 2025.

Keeley, Brian, Céline Little, Kasper Vrolijk, Samantha Wauchope, et al. Children, Food and Nutrition. Edited by Henrietta H. 4th ed. New York: UNICEF, 2019.

Kristian, Indra. “Kebijakan Publik dan Tantangan Implementasi di Indonesia.” Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial 21, no. 2 (2023): 88–98. http://thejournalish.com/ojs/index.php/thejournalish/article/view/7.

Maryam, Siti, Widya Lusi Arisona, dan Santini Yulce Nyeurmaha. “Evaluation of Supplementary Feeding (PMT).” Journal for Quality in Women’s Health 3, no. 1 (2021): 201–212.

Matildis, Maria, Bei Ngguwa, Yosua Domosan Mere Wea, Yosep Dionisius Lamawuran, Marianus Kleden, dan Karolus Tatu Sius. “Edukasi dan Pendampingan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Menurunkan Prevalensi Stunting di Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur.” Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia 5, no. 4 (2025): 1163–1172.

Mohammad Raffi Faizul Haq, dan Fawziyah Ramadhani. “Pengaruh Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Status Gizi Balita Desa Sumbersuko

Kabupaten Probolinggo.” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara 4, no. 3 (2023): 1964–1970.

Nurjanah, Siti, et al. 2020. “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Ibu Balita dalam Kunjungan Posyandu.” Jurnal Kesehatan Masyarakat 15, no. 2: 123–131. https://doi.org/10.15294/kemas.v15i2.19876

Pontang, Galeh Septiar, Anissa Putri Alia, dan Sri Setiyaningsih. “Perbedaan Status Gizi Sebelum dan Sesudah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal pada Balita Stunting di Desa Kalijambe dan Desa Tanjung Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang.” Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang 6, no. 1 (2024): 53–67.

Purwanto, Yustanti Aprinda Farhana, dan Regina Maulidya Putri. “Implementasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Kegiatan Posyandu sebagai Upaya Penurunan Angka Stunting di Desa Sumberbendo, Kabupaten Probolinggo.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10, no. 14 (2024): 847–856.

Putri, Sintya Marliani. “Indikator Sosial Ekonomi dan Ketahanan Pangan Keluarga dengan Kejadian Stunting pada Balita.” Jurnal Kesehatan Masyarakat 7, no. 1 (2023): 68–78.

Ridho, Muhammad. “Analysis of Indonesia’s Nutritional Status Survey Results 2021–2022: Trend of Stunting Prevalence Rates in the Provinces of South Sumatera and Bengkulu towards a National Target of 14% in 2024.” Journal of Public Health Studies (2024): 1–7.

Rijali, Ahmad. “Analisis Data Kualitatif.” Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah 17, no. 33 (2018): 81–95.

Risnawati. “Analisis Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan terhadap Perkembangan Gizi Anak Usia Dini.” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 9, no. 5 (2025): 1637–1645. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7082.

Saraswati, Lilis Novia. “Implementasi Kebijakan Program Indonesia Pintar (PIP) pada Jenjang Sekolah Dasar di Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda.” eJournal Administrasi Negara 5, no. 4 (2017): 6737–6749.

Siboro, Sutan M., Tionida Siboro, P. Hermawati, Ibnu Jafar, dan Tatin Wahyanto. “Analisis Peran dan Tugas Kader Posyandu dalam Pelaksanaan Program Pencegahan Stunting.” Jurnal Kesehatan Masyarakat (2025).

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Nur Sukmawati, Laras Arnelia Pradina, Yunita Sari, Adittya Perdana, & Rahmatul Sa’diah. (2026). Implementasi Kebijakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Untuk Penurunan Stunting. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 2555–2565. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4682

Issue

Section

Articles