Kasus Persaingan Antar Saudara Pada Remaja Latar Layanan Kesehatan Di Puskesmas S

Authors

  • Stevia Vebianti Nuryono Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Tatik Meiyuntariningsih Universitas 17 Agustus Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4668

Keywords:

Remaja Awal, Regulasi Emosi, Sibling Rivalry, Sistem Keluarga, Asesmen Psikologis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika psikologis remaja awal yang mengalami ketidaknyamanan emosional dalam konteks relasi keluarga serta mengevaluasi efektivitas intervensi regulasi emosi berbasis sistem keluarga. Subjek penelitian adalah seorang remaja perempuan berusia 13 tahun yang menunjukkan sensitivitas emosional, kecenderungan membandingkan diri dengan saudara kandung, serta persepsi ketidaksetaraan afeksi orang tua. Metode yang digunakan adalah asesmen psikologis deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara klinis, wawancara significant other, Forer Sentence Completion Test (FSCT), dan skrining sibling rivalry. Intervensi dilakukan dalam tiga sesi konseling individual yang berfokus pada peningkatan kesadaran emosi, regulasi emosi, restrukturisasi kognitif sederhana, dan penguatan relasi keluarga, serta dilengkapi dengan psikoedukasi kepada orang tua. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan kesadaran emosi, pemahaman hubungan pikiran–emosi–perilaku, serta kemampuan awal klien dalam mengelola emosi secara lebih adaptif. Secara keseluruhan, intervensi memberikan dampak positif awal dan mendukung prognosis dubia ad bonam.

References

Aldao, A., Nolen-Hoeksema, S., & Schweizer, S. (2010). Emotion-regulation strategies across psychopathology: A meta-analytic review. Clinical Psychology Review, 30(2), 217–237. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2009.11.004

Beck, J. S. (2011). Cognitive behavior therapy: Basics and beyond. Clinical Psychology Review, 31(1), 1–12.

Compas, B. E., Jaser, S. S., Bettis, A. H., Watson, K. H., Gruhn, M. A., Dunbar, J. P., Williams, E., & Thigpen, J. C. (2017). Coping, emotion regulation, and psychopathology in childhood and adolescence. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 58(2), 144–167.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. New York: Norton & Company.

McHale, S. M., Updegraff, K. A., & Whiteman, S. D. (2012). Sibling relationships and influences in childhood and adolescence. Journal of Marriage and Family, 74(5), 913–930. https://doi.org/10.1111/j.1741-3737.2012.01011.x

Morris, A. S., Silk, J. S., Steinberg, L., Myers, S. S., & Robinson, L. R. (2007). The role of family context in the development of emotion regulation. Social Development, 16(2), 361–388.

Putri, R. M., & Hastuti, D. (2020). Hubungan persepsi keadilan orang tua dan sibling rivalry pada remaja. Jurnal Psikologi Indonesia, 9(2), 85–96.

Santrock, J. W. (2016). Adolescence and emotional development. Journal of Youth and Adolescence, 45(2), 231–243.

Downloads

Published

2026-03-05

How to Cite

Stevia Vebianti Nuryono, & Tatik Meiyuntariningsih. (2026). Kasus Persaingan Antar Saudara Pada Remaja Latar Layanan Kesehatan Di Puskesmas S. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 4067–4078. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4668

Issue

Section

Articles