Legitimasi Kepala Daerah dan Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Hukum Transendental

Authors

  • Sudiar Kokodaka Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4629

Keywords:

Legitimasi, Kepala Daerah, Kedaulatan Rakyat, Hukum, Transendental

Abstract

Penelitian ini membahas legitimasi kepala daerah dan kedaulatan rakyat dalam sistem demokrasi Indonesia dengan menggunakan perspektif hukum transendental. Selama ini, legitimasi kepala daerah cenderung dipahami secara legal prosedural, yaitu diperoleh melalui kemenangan dalam pemilihan kepala daerah sesuai ketentuan konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Namun, realitas politik lokal menunjukkan bahwa kedaulatan rakyat sering kali berhenti pada proses elektoral dan belum sepenuhnya terwujud dalam praktik pemerintahan yang adil, bersih, dan berpihak kepada masyarakat. Fenomena politik uang, oligarki partai, dan dinasti politik memperlihatkan adanya jarak antara legitimasi formal dan legitimasi moral. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan filosofis. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum transendental memperluas makna legitimasi kekuasaan dengan menempatkan jabatan publik sebagai amanah moral dan spiritual. Kepala daerah tidak hanya bertanggung jawab kepada konstitusi dan hukum positif, tetapi juga kepada nilai keadilan, kemaslahatan rakyat, dan pertanggungjawaban etik yang bersifat transendental. Dengan demikian, legitimasi kepala daerah yang utuh harus memadukan legitimasi prosedural dan legitimasi moral-transendental agar kedaulatan rakyat benar-benar terwujud secara substantif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

References

Aspinall, E., & Berenschot, W. (2023a). Democracy for sale: Elections, clientelism, and the state in Indonesia. Cornell University Press.

Aspinall, E., & Berenschot, W. (2023b). Democracy for sale: Elections, clientelism, and the state in Indonesia. Cornell University Press.

Asshiddiqie, J. (2022). Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Rajawali Pers.

Breiner, P. (2022a). Max Weber and Democratic Legitimacy. Constellations, 29(3), 381–395.

Breiner, P. (2022b). Max Weber and democratic legitimacy. Constellations, 29(3), 381–395.

Dalton, R. J. (2023). Citizen Politics (8, Ed.). CQ Press.

Eatwell, R., & Goodwin, M. (2022). National Populism: The Revolt Against Liberal Democracy. Penguin.

Epstein, L., & King, G. (2022). The Rules of Inference in Empirical Legal Research. University of Chicago Press.

Fifidiana. (2025). Hukum untuk Manusia? Gugatan Satjipto Rahardjo. AL WASATH Jurnal Ilmu Hukum, 6(2), 137–141. https://doi.org/10.47776/alwasath.v6i2/1805

Habermas, J. (2022). A New Structural Transformation of the Public Sphere. Polity.

Hadiz, V. (2023). Oligarchy and the Persistence of Political Power in Indonesia. Pacific Affairs, 96(2), 201–223.

Jayabaya, O. J. (2025). Relasi antara Moralitas dan Hukum: Perspektif Filsafat Hukum Kontemporer. LEX LAGUENS.

Kuntowijoyo. (2025). Ilmu sosial profetik: Paradigma integrasi humanisasi, liberasi.

Kusuma Putri, Z. L. (2025). Etika Administrasi Publik Dalam Upaya Pencegahan Korupsi Birokrasi. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 6(2), 11. https://doi.org/10.47134/villages.v6i2.319

Landemore, H. (2022). Open Democracy. Princeton University Press.

Lazar, S. (2022). Legitimacy, Authority and the Moral Limits of Democracy. Philosophy & Public Affairs, 50(2), 123–158.

Mahmud, M. (2025). Kedaulatan Rakyat dalam Pengangkatan Penjabat Kepala Daerah. Jurnal Hukum Berkeadaban, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.71094/jhb.v1i1.41

Mietzner, M. (2022a). Money Politics and Electoral Competition in Indonesia. Journal of Democracy, 33(4), 150–164.

Mietzner, M. (2022b). Money Politics and Electoral Competition in Indonesia. Journal of Democracy, 33(4), 150–164.

Norris, P. (2022). In Praise of Skepticism: Trust but Verify. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oso/9780197530108.001.0001

Nugroho, S. S. (2025). Pengembangan Epistemologi Ilmu Hukum Berbasis Transendental. PERSPEKTIF, 21(2). https://doi.org/10.30742/perspektif.v21i2.174

Nurcahya, Y. (2025). Rational-Legal Authority and Electoral Legitimacy. Jejak Digital, 1(6), 4251–4258. https://doi.org/10.63822/vjxng929

Pardede, M. (2018). Legitimasi Pemilihan Kepala/Wakil Kepala Daerah dalam Sistem Pemerintahan Otonomi Daerah. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 18(2), 127–148. https://doi.org/10.30641/dejure.2018.V18.127-148

Rodríguez Alba, J., Farfán Pimentel, P., & Ferraro, A. (2024). Ethics as a pillar of democratic governance: Public ethics and the fight against corruption. Journal of Cultural Analysis and Social Change, 11(1).

Rosanvallon, P. (2022a). Democratic Legitimacy: Impartiality, Reflexivity, Proximity. Princeton University Press.

Rosanvallon, P. (2022b). Democratic Legitimacy: Impartiality, Reflexivity, Proximity. Princeton University Press.

Sen, A. (2023a). Justice and the Public Realm. Harvard University Press.

Sen, A. (2023b). Justice and the Public Realm. Harvard University Press.

Sumitro, & Yorman. (2025). Legitimasi Pemerintah dalam Perspektif Demokrasi Modern. SEIKAT, 3(5), 1578. https://doi.org/10.55681/seikat.v3i5.1578

Susila, B. D. A. , Shaliha, S., & Hayat. (2025). Membangun Kepercayaan : Peran Etika Administrasi Publik Terhadap Kepercayaan Publik Pada Instansi Pemerintah. Warunamaya.

Tushnet, M. (2023). Advanced Introduction to Comparative Constitutional Law. Edward Elgar.

Urbinati, N. (2023). Representative democracy and its critics. Harvard University Press.

Warren, M. E. (2023a). Democracy and Trust. Cambridge University Press.

Warren, M. E. (2023b). Democracy and Trust. Cambridge University Press.

Warren, M. E. (2023c). Democracy and Trust. Cambridge University Press.

Wicaksono, T. (2023). Demokratisasi Kedaulatan Rakyat Dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024. JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL, 2(3), 312–327. https://doi.org/10.55606/jhpis.v2i3.3497

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Sudiar Kokodaka. (2026). Legitimasi Kepala Daerah dan Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Hukum Transendental . Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 2215–2229. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4629

Issue

Section

Articles