Analisis Remunerasi, Jenjang Karir Dan Produktivitas Terhadap Kinerja Pegawai Pada Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas Makassar

Authors

  • Adriani Mayke Patandean Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Amir Jaya Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Corvis L. Rantererung Universitas Kristen Indonesia Paulus

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4585

Keywords:

Remunerasi, Jenjang Karir, Produktivitas dan Kinerja

Abstract

Tujuan penelitian; (1) untuk menganalisis pengaruh remunerasi terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Makassar; (2) untuk menganalisis pengaruh remunerasi terhadap produktivitas pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Makassar; (3) untuk menganalisis pengaruh jenjang karir terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dsn Produktivitas Makassar; (4) untuk menganalisis pengaruh jenjang karir terhadap produktivitas pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Makassar; (5) untuk menganalisis pengaruh produktivitas terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Makassar. Penelitian ini membahas mengenai analisis penguatan kinerja pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu menggunakan jenisa data kualitatif dan sumber data primer. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pyang disebarkan kepada 30 responden yang dimana respondenya merupakan pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar yang menjadi populasi dalam penelitian ini. Untuk menganalisis data yang dihasilkan dari penyebaran kuesioner dan menjawab hipotesis penelitian ini menggunakan aplikasi SmartPLS 3.0. Dari data yang telah dianalisis menggunkan aplikasi SmartPLS 3.0 dan uji hipotesis yang dilakukan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Remunerasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar (2) Remunerasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas kinerja pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar. (3) Poduktivitas belum sepenuhnya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar. (4) Jenjang Karir memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar. (5) Jenjang Karir belum sepenuhnya memiliki pengaruh positif dan signifiksn terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar

References

Andrew E, S. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Erlangga. Anwar Prabu, Mangkunegara. 2000, Prestasi Kerja, Bumi Cipta:Jakarta.

Anwar Prabu. Mangkungara, 2005. Evaluasi Kinerja SDM,PT. Refika Aditama, bandung.

Bella, J. (2013). Analisis Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan.

Burso. (2018). Teori-Teori Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Prenadameida Group.

Desslar, Gary. (2000). Human Resources Management 8th edition, Pearson Education asia.

Dunggio. (2013). Semangat dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada PT Jasa Rahaja (PERSERO) Cabang Sulawesi Utara. Jurnal EMBA, 1. 523-533.

Elbadiansyah. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Malang: Cetakan Kesatu IRDH

Fayol, Henry. 2010. Manajemen Public Relations. PT. Elex Media, Jakarta Handoko, T. H. 2011. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia, Edisi

Kedua, Cetakan Keseblas. Yogyakarta: BPFE.

Handoko, T. Hani. 2011. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia.

Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.

Hasibua, Malayu., 2012. Manajemen Sumber Daya Manusi. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hasibuan, M. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Cetakan Keenam. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hasibuan. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia.Jakarta: PT Bumi Aksara. Mangkunegara, A.A Anwar Prabu. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia.

Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Marihot Tua Efandi Hariandja, H (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Murwansyah. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Penerbit

Alfabeta.

Nasution. (2016) Effect of Leadership Styles, Organization Climate and Ethos of Work on Employee Productivity (PT. HP Metals Indonesia The Power Coating). International Journal of Businnes and Management, 11.(2)., 1-5

Nawawi, H (2008). Perencanaan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Gaja Mada University Press.

Ramadon. Syahri., Yanti Pasmawati., C. D. K. 2017. Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Produktivitas Kerja. Univeritas Bina Darma, 3(12), 1- 12.

Ravianto. (2014). Produktivitas dan Pengukuran. Binaman Aksara.

Robertl. Matias dan johnh. Jackson, 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia,

edisi 9: Pustaka Bersama: Jakarta Selatan.

Siagian, Sondang P.2014. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta:Bumi Aksara.

Siagian. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Pertama). Jakarta: Binaputra Aksara.

Simamora, H. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusi. Yogyakarta: stie ykpn,200.

Sinambela, Lijan Poltal (2012). Kinerja Pegawai Terori Pengukuran dan Implikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sutrisno. E.2016. Manajemen Sumber Daya Manusia (Cetakan ke-8). Jakarta: Kencana.

Wibowo, F. P. 2018. Pengaruh Komunikasi, Konflik, Sters Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 12(2), 211-228. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415321.004

Yusuf, B. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia di Lembaga Keungan Syariah. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Patandean, A. M., Jaya, A., & Rantererung, C. L. (2026). Analisis Remunerasi, Jenjang Karir Dan Produktivitas Terhadap Kinerja Pegawai Pada Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas Makassar. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 2111–2123. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4585

Issue

Section

Articles