Dampak Kebiasaan Cashless Berbasis Qris Terhadap Kesehatan Keuangan Pribadi Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4518Keywords:
QRIS, Cashless Society, Kesehatan Keuangan Pribadi, Perilaku Konsumtif, Mahasiswa.Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola transaksi mahasiswa menjadi cashless, terutama melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebiasaan transaksi cashless berbasis QRIS terhadap kesehatan keuangan pribadi mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan. Fenomena menunjukkan bahwa kemudahan transaksi QRIS dapat memberikan dampak ganda: meningkatkan efisiensi pencatatan keuangan atau memicu perilaku konsumtif (impulsif). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada mahasiswa aktif pengguna QRIS. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan regresi linear. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perilaku keuangan mahasiswa di era digital serta menjadi dasar edukasi literasi keuangan.
References
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. (Referensi utama untuk Bab 3/Olah Data)
Gitman, L. J., & Joehnk, M. D. (2012). Personal Financial Planning (13th ed.). Mason, OH: South-Western Cengage Learning. (Teori utama Kesehatan Keuangan Pribadi)
Kapoor, J. R., Dlabay, L. R., & Hughes, R. J. (2012). Personal Finance (10th ed.). New York: McGraw-Hill/Irwin.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). London: Pearson Education. (Teori Perilaku Konsumen)
Nofsinger, J. R. (2017). The Psychology of Investing. New York: Routledge. (Teori Behavioral Finance)
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. (Referensi wajib untuk Bab 3)
Agustin, S., & Yuliana, I. (2025). Pengaruh Penggunaan Mobile Banking dan QRIS Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 12(1), 45-58.
Azzahraa, F., & Effendy, F. (2024). Analisis Intensi dan Dampak Penggunaan QRIS pada Mahasiswa: Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Jurnal Manajemen dan Bisnis, 21(1), 101-115.
Chappel, B., et al. (2021). Financial Health and Cashless Payments: A Behavioral Perspective. Journal of Economic Psychology, 45, 112-128.
Nurlianda, D., dkk. (2023). Persepsi Penggunaan QRIS dan Perilaku Transaksi Mahasiswa di Era Digital. Jurnal Riset Ekonomi Regional, 8(2), 200-215.
Putri, A., & Handayani, S. (2023). Pengaruh Penggunaan QRIS Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 15(3), 33-49.
Rahmawati, A., & Santoso, B. (2022). Dampak Financial Technology Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa: Studi Kasus Penggunaan E-Wallet. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 18(2), 150-165.
Sina, P. G. (2014). Tipe Kepribadian Dalam Personal Finance. Jurnal JIBEKA, 8(1), 54-59.
Bank Indonesia. (2019). Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/18/PADG/2019 tentang Implementasi Standar Nasional Quick Response Code untuk Pembayaran. Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2020). Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025: Menavigasi Sistem Pembayaran Nasional di Era Digital. Jakarta: Bank Indonesia.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2021). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021-2025. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desrina Simamora, Enzel Hikma Sari Saragih, Enjelika Natasia Nainggolan, Elinsya Sitompul, Marrety Katrin Hutabarat, Raya Panjaitan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a