Fiqih Aborsi dan Eutanasia: Perspektif Hukum Islam

Authors

  • Leni Sumarni STAI Ibnu Sina Batam
  • Muhamad Juni Bedu STAI Ibnu Sina Batam
  • Nur kamilah STAI Ibnu Sina Batam
  • Ade Yuanda STAI Ibnu Sina Batam
  • Rizki Saepul Millah STAI Ibnu Sina Batam
  • Mujitahid STAI Ibnu Sina Batam
  • Putri Anggriani STAI Ibnu Sina Batam
  • Ayu Diana Sari STAI Ibnu Sina Batam

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4493

Keywords:

Fiqih, Aborsi, Eutanasia, Hukum Islam, Etika Medis, Mazhab Fiqih

Abstract

Kajian tentang fiqih aborsi dan eutanasia menjadi semakin relevan dalam konteks perkembangan teknologi medis modern yang menghadirkan dilema etis, hukum, dan teologis dalam menjaga kesucian dan keberlangsungan hidup manusia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pandangan hukum Islam terhadap praktik aborsi dan eutanasia melalui telaah dalil syar’i, pandangan ulama dari berbagai mazhab, serta implikasi etis dan sosial dalam konteks kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan menelaah sumber primer berupa Al-Qur’an, Hadis, kitab fiqih klasik, fatwa ulama modern, serta literatur akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam menempatkan kehidupan manusia sebagai amanah ilahi yang harus dijaga sejak fase awal penciptaan hingga kematian alami, sehingga aborsi hanya diperkenankan dalam kondisi darurat yang mengancam keselamatan ibu, sementara eutanasia dilarang secara mutlak karena dianggap sebagai intervensi terhadap ketentuan ajal yang ditetapkan oleh Allah SWT. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan etika medis berbasis nilai-nilai Islam, pengambilan keputusan klinis yang melibatkan pertimbangan syariah, serta peran lembaga keagamaan dalam memberikan panduan normatif bagi tenaga kesehatan dan masyarakat dalam menghadapi persoalan biomedis modern

References

Al-Qur’an al-Karim. Terjemahan Departemen Agama Republik Indonesia. Jakarta: Kementerian Agama RI.

Abdul Fatah, A. (2010). Fiqih kesehatan: Etika kedokteran dalam Islam. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Al-Azhar University. (2010). Fatwa tentang aborsi dan eutanasia. Kairo: Universitas Al-Azhar.

Al-Ghazali, A. H. Ihya’ ulumuddin. Beirut: Dar Al-Ma‘rifah.

Al-Razi, M. I. Al-hawi fi al-tibb (The comprehensive book on medicine). Beirut: Dar Al-Kutub Al-‘Ilmiyyah.

Al-Qaradawi, Y. (2000). Fiqh al-zakat: A comparative study. London: Dar Al-Taqwa.

Ghaly, M. (2012). Islamic perspectives on abortion and euthanasia. Journal of Islamic Studies, 23(2), 123–145.

Majelis Ulama Indonesia (MUI). (2004). Fatwa tentang eutanasia. Jakarta: MUI.

Majelis Ulama Indonesia (MUI). (2005). Fatwa tentang aborsi. Jakarta: MUI.

Ramadan Al-Buti, M. S. (1995). Fiqh as-sirah an-nabawiyah. Damaskus: Dar Al-Fikr.

Rispler-Chaim, V. (2007). Islamic medical ethics in the twentieth century. Journal of Medical Ethics, 33(4), 201–205.

Sachedina, A. (2009). Islamic biomedical ethics: Principles and application. Oxford: Oxford University Press.

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Leni Sumarni, Muhamad Juni Bedu, Nur kamilah, Ade Yuanda, Rizki Saepul Millah, Mujitahid, Putri Anggriani, & Ayu Diana Sari. (2026). Fiqih Aborsi dan Eutanasia: Perspektif Hukum Islam. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 6567–6573. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4493

Issue

Section

Articles