Studi Perbandingan Reformasi Hukum Perceraian Di Negara Muslim: Mesir, Pakistan, Malaysia, Dan Indonesia

Authors

  • Jumita Riska Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Dea Nurul Ela Puteri Br Bangun Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Ibnu Radwan Siddik Turnip Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rahmat Efendi Rangkuti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4492

Keywords:

Reformasi, Hukum Perkawinan, Perceraian, Mesir, Pakistan, Malaysia, Indonesia

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melakukan studi perbandingan ketentuan hukum perceraian di beberapa Negara muslim meliputi Mesir, Pakistan, Malaysia dan Indonesia, yang dianalisa dengan menggunakan metode kualitatif, dan menganalisanya dengan kajian kepustakaan, lalu artikel ini dilihat dengan metode pendekatan penelitian komparatif, yaitu dilihat dengan berdasarkan perbandingan reformasi hukum dari masing-masing Negara. Dalam penelitian ini menampilkan hukum atau undang-undang hukum keluarga yang mengalami reformasi dari ke empat Negara ini; Mesir memperkenalkan pembaharuan dalam hukum keluarga pertamakali dengan mengesahkan Undang-Undang No.25 tahun 1920 dan 1929. Pakistan, lewat Muslim Familiy Law Ordinance tahun 1961 mengatur persoalan perceraian dan menjamin hak perempuan di dalamnya. Malaysia, ada beberapa aturan yang dipegang pada masing-masing wilayah sekutu dalam Negara tersebut. Indonesia, Sedangkan di Indonesia aturan mengenai perceraian tertuang dalam Undang-Undang Perkawinan tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam. 

References

Abdul Monir Yaacob. Kehakiman Islam dan mahkamah Syariah. Selangor, Malaysia: Universiti Islam Malaysia 2015.

A Rahman, (2005), Islamic Law of Marriage Jakarta: Prenada Media.

El-Sherbini, Mohamed. (2015), Egyptian Family Law: Historical Evolution and Contemporary Reforms. Cairo: Al-Azhar University Press.

Government of Pakistan, Muslim Family Laws Ordinance 1961

Hatem, Mervat F. (2003), Women and Family Law in Egypt: Reforming the Hanafi Tradition. Cairo: American University in Cairo Press.

John L. Esposito, (2001), Ensiklopedi Oxford Dunia Islam Modern Bandung: Mizan

Jimly Asshiddiqi, (2010), Perihal Undang-Undang Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kompilasi Hukum Islam, disusun oleh Departemen Agama RI, Jakarta: 1991, Bab III

Lilis Hidayati Yuli Astutik dan Muhammad Ngizzul Muttaqin, (2020), “Positifikasi Hukum Keluarga di Dunia Muslim melalui Pembaharuan Hukum Keluarga” 20 (1)

Mahkamah Agung Republik Indonesia, (2023), Pedoman e-Court dan e-Litigation, Jakarta: Mahkamah Agung RI.

Nasir, Shahid. (2008), Family Law in Pakistan: Historical and Contemporary Perspectives. Lahore: Sang-e-Meel Publications.

Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Pasal 1, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974

Sadari, (2015) “Hak Perempuan Pasca Perceraian: Analisis Perbandingan Hukum Keluarga di Indonesia dan Dunia”, Istinbath: Jurnal Hukum, 12 (2) 22-23.

Tahir Mahmood, (1987), Personal Law in Islamic Countries: History, Teks And Comparative Analysis. New Delhi: Time Press, 1987

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Jumita Riska, Dea Nurul Ela Puteri Br Bangun, Ibnu Radwan Siddik Turnip, & Rahmat Efendi Rangkuti. (2026). Studi Perbandingan Reformasi Hukum Perceraian Di Negara Muslim: Mesir, Pakistan, Malaysia, Dan Indonesia. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 1424–1436. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4492

Issue

Section

Articles