The Influence of Local Languages on English Speech Community Interaction

Authors

  • Lady Maysuri Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Anhar Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Maria Stela Febry Kondoatie Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Andi Hikmayani Makmur Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Saiful Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Nur Qalbi Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4487

Keywords:

Bahasa Daerah, Interaksi Sosial, Komunitas Penutur Bahasa Inggris, Identitas Budaya, Masyarakat Multibahasa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh bahasa daerah terhadap interaksi dalam komunitas penutur bahasa Inggris di Indonesia. Dalam masyarakat multibahasa, bahasa daerah tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai penanda identitas budaya dan sosial. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk mengeksplorasi pengalaman hidup individu dalam menggunakan bahasa daerah berdampingan dengan bahasa Inggris dalam interaksi sehari-hari. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan kuesioner yang melibatkan anggota komunitas penutur bahasa Inggris dari berbagai latar belakang bahasa daerah. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang berulang terkait penggunaan bahasa dan interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi bahasa daerah dalam interaksi berbahasa Inggris dapat meningkatkan saling pengertian, memperkuat hubungan sosial, serta menciptakan lingkungan komunikasi yang lebih inklusif dan nyaman. Selain itu, penggunaan bahasa daerah berkontribusi dalam memperkuat identitas individu dan kelompok serta meningkatkan kepercayaan diri penutur saat berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Temuan ini menegaskan peran bahasa daerah sebagai jembatan budaya dalam komunitas penutur bahasa Inggris yang multibahasa dan memberikan implikasi penting bagi kajian kebahasaan serta praktik pendidikan bahasa yang responsif terhadap budaya.

References

Bhatia, T. K., & Ritchie, W. C. (2021). Language and culture in multilingual contexts. Routledge.

Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. University of California Press.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2011). The SAGE handbook of qualitative research. Sage Publications.

Gee, J. P. (2014). How to do discourse analysis: A toolkit. Routledge.

Gumperz, J. J. (1982). Discourse strategies. Cambridge University Press.

Kecskes, I. (2019). Intercultural pragmatics: A critical perspective. Oxford University Press.

Li, W. (2020). Language and identity in bilingual contexts. Routledge.

Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. Sage Publications.

Smith, J. (2022). Building social connections in multilingual environments: The role of local languages. International Journal of Multilingualism, 19(1), 23–37.

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Maysuri, L., Anhar, Kondoatie, M. S. F., Makmur, A. H., Saiful, & Qalbi, N. (2026). The Influence of Local Languages on English Speech Community Interaction. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 1271–1274. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4487

Issue

Section

Articles