Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Ibu Mengenai Pencegahan Ruam Popok Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe

Authors

  • Juwita Sahputri Departemen Ilmu Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Malikussaleh
  • Mohamad Mimbar Topik Departemen Ilmu Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Malikussaleh
  • Syifa Adina Putri Mahasiswa Progam Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh, Aceh

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4433

Keywords:

Bayi, pengetahuan, perilaku ibu, ruam popok

Abstract

Ruam popok menjadi salah satu masalah yang sering terjadi pada kulit bayi. Munculnya ruam popok pada bayi bisa dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang apa itu ruam popok dan kurangnya pengetahuan ibu tentang perilaku dalam menjaga dan merawat daerah yang tertutup popok. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku ibu mengenai pencegahan ruam popok pada bayi usia 0-12 bulan. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang terdiri dari dua bagian yaitu kuesioner pengetahuan dan perilaku. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Banda Sakti yang memenuhi kriteria. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 226 orang. Hasil analisis univariat didapatkan gambaran tingkat pengetahuan ibu terhadap ruam popok adalah baik sebanyak 161 orang (71,2%), cukup sebanyak 35 orang (15,5)% dan kurang sebanyak 30 responden (13,3%) dan gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang perilaku pencegahan ruam popok baik sebanyak 164 responden (72,6%), cukup sebanyak 22 responden (9,7%) dan kurang sebanyak 40 responden (72,6%). Maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu yang mempunyai bayi usia 0-12 bulan tentang ruam popok dan perilaku pencegahannya baik. 

 

References

IDAI. (2020). Pedoman perawatan kulit bayi dan anak. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jtv.2025.100905

Irfanti, I., Handayani, S., & Sari, M. (2020). Hubungan perawatan kulit dengan kejadian diaper rash pada bayi. Jurnal Keperawatan, 12(2), 85–92. https://doi.org/10.1111/pde.13495

Meiranny, A., Ghina, R., & Susilowati, E. (2021). Literature Review Penatalaksanaan Diaper Rash pada Bayi: Literature Review Management of Diaper Rash in Infants. Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11, 225–230. https://doi.org/10.56338/pjkm.v11i2.2056

Notoatmojo, S., & Rineka Cipta. (2020). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan.

Nurbaeti, I. (2016). Hubungan praktik perawatan popok dengan kejadian ruam popok pada bayi. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 10(1), 45–52.

Rahmawati, D., Lestari, T., & Handoyo, E. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku perawatan bayi. Jurnal Ilmu Keperawatan, 9(1), 55–63.

Rifiza, R., & Saragih, R. (2019). Hubungan frekuensi penggantian popok dengan kejadian diaper rash pada bayi. Jurnal Keperawatan Klinis, 6(2), 101–108.

Stamatas, G. N., Nikolovski, J., Luedtke, M. A., Kollias, N., & Wiegand, B. C. (2010). Infant skin microstructure assessed in vivo differs from adult skin in organization and at the cellular level. Pediatric Dermatology, 27(2), 125–131. https://doi.org/10.1111/j.1525-1470.2009.00973.x

Susanti, E. (2020). Pengaruh perawatan kulit terhadap tingkat keparahan ruam popok pada bayi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(3), 210–216.

World Health Organization. (2020). Infant skin care and prevention of diaper dermatitis.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Sahputri, J., Mohamad Mimbar Topik, & Syifa Adina Putri. (2026). Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Ibu Mengenai Pencegahan Ruam Popok Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 6951–6963. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4433

Issue

Section

Articles