Resistensi Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Bone: Studi Kritis Implementasi Perda No. 1 Tahun 2020 Perspektif Siyasah Dusturiyah
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4374Keywords:
Resistance from Street Vendors; Implementation of Local Regulation No. 1 of 2020; Bone Regency; Constitutional PoliticsAbstract
Pedagang kaki lima (PKL) merupakan bagian vital dari sektorekonomi informal yang memberikan kontribusi signifikanterhadap penyediaan lapangan kerja dan akses barang murahbagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Namun, keberadaanmereka kerap menimbulkan permasalahan tata ruang kota, seperti kemacetan, gangguan estetika, dan konflik penggunaanruang publik. Di Kabupaten Bone, upaya pemerintah daerahmengatasi dilema ini diwujudkan melalui Peraturan Daerah No. 1 Tahun 2020 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons pedagangkaki lima terhadap implementasi perda tersebut dari perspektifSiyasah Dusturiyah, sebuah konsep dalam tata kelola politikhukum Islam yang menekankan asas keadilan dan kemaslahatanpublik. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif denganteknik pengumpulan data melalui observasi, wawancaramendalam, dan dokumentasi terhadap pedagang, pejabatpemerintah, akademisi, serta masyarakat, penelitian inimenemukan bahwa sebagian besar PKL menunjukkan resistensiterhadap kebijakan tersebut. Ketidakpuasan ini dipicu oleh kurangnya sosialisasi, lokasi relokasi yang tidak strategis, sertaimplementasi program pemberdayaan yang tidak sesuaikebutuhan mereka. Temuan ini menyoroti adanya kesenjanganantara tujuan normatif kebijakan dengan kondisi faktual di lapangan, sekaligus menunjukkan perlunya pendekatankebijakan yang lebih partisipatif dan berbasis keadilansubstantif. Artikel ini memberikan kontribusi teoretis terhadappenguatan integrasi nilai-nilai siyasah dusturiyah dalam praktikkebijakan publik lokal, serta merekomendasikan perumusanregulasi yang lebih kontekstual dan responsif terhadap pelaku ekonomi mikro.
References
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2017). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications. https://www.researchgate.net/publication/324236885_Qualitative_In
quiry_and_Research_Design_Choosing_Among_Five_Approaches_4th
_Edition
Guest, G., Namey, E., Taylor, J., Eley, N., & McKenna, K. (2020). Comparing focus groups and individual interviews: Findings from a randomized study. International Journal of Social Research Methodology, 23(6), 693–708. https://doi.org/10.1080/13645579.2020.1712486
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/1609406915611579
Mohajan, H. K. (2018). Qualitative research methodology in social sciences and related subjects. Journal of Economic Development, Environment and People, 7(1), 23–48. https://mpra.ub.uni- muenchen.de/85654/1/MPRA_paper_85654.pdf
Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2015). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 42(5), 533–544. https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/1049732314563482
Satria, D., Wibowo, R. Y., & Cahyono, E. F. (2022). Street vendor arrangements and public space management in urban areas of Indonesia. Journal of Urban Management, 11(4), 427–439. https://doi.org/10.1016/j.jum.2022.09.002
Suharyo, W. I., & Mardikanto, T. (2023). Government policy on informal economy: A case study of street vendors in Indonesia. International Journal of Public Administration, 46(5), 410–422. https://doi.org/10.1080/01900692.2022.2107753
Tjahjono, H. K., & Rofiq, A. (2021). Integrating siyasah dusturiyah principles in local governance: A conceptual analysis. Jurnal Ilmu Syariah, 23(1), 35–48. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v23i1.19345
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications. https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/1049732318759930
Zahara, M., & Lubis, M. A. (2020). Political legitimacy in local Islamic governance: Examining siyasah dusturiyah in regional regulations.
Jurnal Hukum Islam dan Politik, 18(2), 150–168. https://doi.org/10.30631/jhp.2020.v18i2.1202
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lira Sopi Ema, Budiartirahman, Andi Tenripadang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a