Implementasi Piagam ASEAN : Peluang dan Tantangan bagi Timor Leste sebagai Anggota Baru
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4343Keywords:
Implementasi, Piagam ASEAN, Timor Leste, Integrasi regional, Harmonisasi hukumAbstract
Keanggotaan penuh Timor Leste dalam Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) menandai fase baru dalam integrasi kawasan Asia Tenggara serta memperluas cakupan implementasi Piagam ASEAN sebagai instrumen hukum utama organisasi regional tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan implementasi Piagam ASEAN bagi Timor Leste sebagai anggota baru, khususnya dalam konteks kapasitas institusional, kepatuhan normatif, dan integrasi kebijakan regional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanggotaan ASEAN memberikan peluang strategis bagi Timor Leste dalam integrasi hukum melalui Piagam ASEAN memberikan peluang besar bagi Timor Leste dalam memperkuat kepastian hukum melalui mekanisme regional dan perlindungan kedaulatan di bawah kerangka keamanan kolektif. Namun, tantangan signifikan ditemukan pada aspek kapasitas legislatif untuk meratifikasi instrumen hukum ASEAN yang sangat luas, keterbatasan sumber daya manusia dalam birokrasi hukum, serta beban finansial dari prinsip kontribusi tahunan yang setara. Selain itu, sinkronisasi antara sistem hukum sipil Timor Leste dengan instrumen ekonomi ASEAN menuntut reformasi regulasi domestik yang masif. Kesiapan institusional menjadi penentu utama apakah Timor Leste dapat memanfaatkan integrasi ini sebagai katalisator pembangunan atau justru menjadi beban administratif kawasan. Tantangan serius ini, berupa keterbatasan kapasitas institusional, kesiapan sumber daya manusia, serta kesulitan adaptasi terhadap prinsip-prinsip Piagam ASEAN seperti non-interference dan pengambilan keputusan berbasis konsensus. Selain itu, harmonisasi kebijakan nasional dengan norma hukum ASEAN menjadi tantangan struktural yang berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Piagam ASEAN oleh Timor Leste sangat bergantung pada dukungan kelembagaan ASEAN serta konsistensi reformasi internal di tingkat nasional.
References
1. Journal
Bello, J, & Pereira, A. (2021). Timor-Leste dan keanggotaan ASEAN: Peluang dan tantangan. Journal of Current Southeast Asian Affairs, 40(3), 412–430.
Jetschke, A., & Murray, P. (2019). Menyebarluaskan integrasi regional: Uni Eropa dan ASEAN. West European Politics, 42(4), 939–963.
Jones, L. (2016). ASEAN, kedaulatan, dan intervensi di Asia Tenggara. International Politics, 53(4), 443–460.
Laka, J. B. (2021). Dinamika Diplomasi Timor Leste dalam Mencapai Keanggotaan ASEAN. Jurnal Hubungan Internasional, 10(1), 45-58.
Mangku, D. G. S. (2010). Pelanggaran terhadap Hak Kekebalan Diplomatik (Studi Kasus Penyadapan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon Myanmar berdasarkan Konvensi Wina 1961). Perspektif, 15(3).
Mangku, D. G. S. (2012). Suatu Kajian Umum tentang Penyelesaian Sengketa Internasional Termasuk di Dalam Tubuh ASEAN. Perspektif, 17(3).
Mangku, D. G. S. (2018). Kepemilikan Wilayah Enclave Oecussi Berdasarkan Prinsip Uti Possidetis Juris. Jurnal Advokasi, 8(2), 150-164.
Mangku, D. G. S. (2018). Legal Implementation On Land Border Management Between Indonesia And Papua New Guinea According to Stephen B. Jones Theory. Veteran Law Review, 1(1), 72-86.
Mangku, D. G. S. (2020). Implementation Of Technical Sub Committee Border Demarcation And Regulation (TSC-BDR) Agreement Between Indonesia-Timor Leste In The Resolution Of The Land Border Dispute. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 8(3), 405-419.
Mangku, D. G. S. (2020). Penyelesaian Sengketa Perbatasan Darat di Segmen Bidjael Sunan–Oben antara Indonesia dan Timor Leste. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(2), 252-260.
Mangku, D. G. S. (2021). Pemenuhan Hak Asasi Manusia kepada Etnis Rohingya di Myanmar. Perspektif Hukum, 21(1), 1-15.
Mangku, D. G. S. (2021). Roles and Actions That Should Be Taken by The Parties In The War In Concerning Wound and Sick Or Dead During War or After War Under The Geneva Convention 1949. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 7(1), 170-178.
Mangku, D. G. S., Yuliartini, N. P. R., & Suandita, I. G. E. (2022). Implementation of e-court in settlement of civil cases in Singaraja district court. AIP Conference Proceedings. https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0104105
Mangku, D. G. S., Yuliartini, N. P. R., Dewi, & Arta. (2022). Disclosure of crime cases through CCTV: How does technology help police performance? AIP Conference Proceedings. https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0104107
Mangku, D. G. S., Yuliartini, N. P. R., Ruslan, R., Menteiro, S., & Surat, D. (2022). The Position of Indegenous People in the Culture and Tourism Developments: Comparing Indonesia and East Timor Tourism Law and Policies. Journal of Indonesia Legal Studies, 7(1).
Narine, S. (2016). ASEAN di abad ke-21. Asian Survey, 56(1), 1–24.
Oratmangun, T. (2019). Indonesia dan Keanggotaan Timor Leste di ASEAN: Peluang dan Hambatan. Jurnal Diplomasi, 11(2), 12-25.
Pires, M. (2020). Diversifikasi Ekonomi di Timor-Leste: Tantangan bagi Integrasi ASEAN. South East Asia Research, 28(3), 312-329.
Puspitasari, I. (2022). Analisis Kesiapan Infrastruktur Timor Leste Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN. Jurnal Ekonomi Kawasan, 7(4), 102-115.
Roberts, C. B. (2018). ASEAN and Timor-Leste: Normative Interplay and Regional Integration. Asian Survey, 58(5), 834-855.
Rüland, J. (2017). ASEAN dan batasan institusionalisasi regional. Pacific Review, 30(5), 701–718.
Sancaya, S. (2023). Peran Kepemimpinan Indonesia dalam Mendukung Keanggotaan Timor Leste di ASEAN. Jurnal Ilmu Politik, 14(1), 88-104.
Silva, A. D. (2022). Human Resource Development Challenges in Timor-Leste Post-ASEAN Accession. Journal of Southeast Asian Studies, 33(2), 145-160.
Stubbs, R. (2019). Menelaah kembali keajaiban ekonomi Asia. Palgrave Macmillan.
Wuryandari, G. (2021). Politik Luar Negeri Timor Leste: Antara Kepentingan Nasional dan Integrasi Regional. Jurnal Penelitian Politik, 18(2), 201-218.
Yuliartini, N. P. R. (2016). Eksistensi Pidana Pengganti Denda Untuk Korporasi Dalam Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia. Jurnal IKA, 14(1).
Yuliartini, N. P. R. (2019). Kenakalan Anak dalam Fenomena Balapan Liar di Kota Singaraja Dalam Kajian Kriminologi. Jurnal Advokasi, 9(1), 31-43.
Yuliartini, N. P. R. (2019). Legal Protection For Victims Of Criminal Violations (Case Study Of Violence Against Children In Buleleng District). Veteran Law Review, 2(2), 30-41.
Yuliartini, N. P. R., Hartana, Mangku, D. G. S., Hadi, I. G. A. A., & Arta, K. S. (2021). Legal Protection for Women and Children as Victims of Human Trafficking in Indonesia. Journal of Legal Ethical and Regulatory Issues, 24(1).
Yuliartini, N. P. R., Mangku, D. G. S., & Darayani, N. M. C. (n.d.-a). he cyberporn and its challenges for information and electronic transactions law. AIP Conference Proceedings. https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0104238
Yuliartini, N. P. R., Mangku, D. G. S., & Darayani, N. M. C. (n.d.-b). Optimization of the buleleng cyber patrol task force in combating cyber pornography in Singaraja city. AIP Conference Proceedings. https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0104237
Yuliartini, N. P. R., Mangku, D. G. S., & Yasa, I. W. B. (2022). The utilization of digital technology for rehabilitation of drug users by SADAR application: A creative breakthrough for the victims of drugs abuse in Buleleng Regency. AIP Conference Proceedings. https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0104236
2. Book
Acharya, A. (2017). Membangun komunitas keamanan di Asia Tenggara (edisi ke-3). Routledge.
ASEAN. (2008). The ASEAN Charter. ASEAN Secretariat.
Chandra, A. C., & Lontoh, L. (2011). Regionalisme di Asia Tenggara: Keanggotaan Timor Leste dan Tantangan ASEAN. Jakarta: LP3ES.
Suryokusumo, S. (2015). Hukum organisasi internasional. Alumni.
Weatherbee, D. E. (2019). Hubungan Internasional di Asia Tenggara: Perjuangan untuk Otonomi. Lanham: Rowman & Littlefield.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jessica Carina Baptista Ferreira, Dewa Gede Sudika Mangku, Ni Putu Rai Yuliartini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a