Ketimpangan Akses Pendidikan Agama dan Implikasinya terhadap Mobilitas Sosial
(Analisis Perspektif Teori Konflik)
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4311Keywords:
Kesetaraan Pendidikan, Pendidikan Agama, Teori Konflik, Mobilitas SosialAbstract
Ketimpangan akses terhadap pendidikan agama masih menjadi persoalan yang mengemuka dalam sistem pendidikan di Indonesia. Meskipun pendidikan agama diposisikan sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter dan nilai moral peserta didik, realitas di lapangan menunjukkan adanya perbedaan kualitas dan kesempatan belajar yang dipengaruhi oleh kondisi sosial-ekonomi, kebijakan pendidikan, serta distribusi sumber daya yang tidak merata. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji ketimpangan akses pendidikan agama dengan menggunakan perspektif teori konflik, serta menganalisis implikasinya terhadap mobilitas sosial dalam masyarakat. Penulisan makalah ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah pemikiran tokoh-tokoh teori konflik, seperti Karl Marx, Max Weber, dan Pierre Bourdieu, serta berbagai hasil penelitian kontemporer dalam bidang sosiologi pendidikan dan pendidikan agama Islam. Kajian ini menunjukkan bahwa pendidikan agama tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi ajaran dan nilai keagamaan, tetapi juga berperan sebagai modal sosial dan kultural yang dapat memengaruhi posisi sosial individu. Ketimpangan dalam akses dan mutu pendidikan agama berpotensi memperkuat stratifikasi sosial dan membatasi peluang mobilitas sosial, khususnya bagi kelompok masyarakat yang kurang beruntung. Oleh karena itu, pemerataan pendidikan agama perlu dipahami sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial. Tanpa kebijakan yang inklusif dan berorientasi pada pemerataan kualitas, pendidikan agama berisiko menjadi sarana reproduksi ketimpangan sosial, bukan sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan mobilitas sosial.
References
Abudin, Nata. Pendidikan Islam Dalam Perspektif Sosial. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2018.
Azyumardi Azra. Pendidikan Islam: Tradisi Dan Modernisasi Di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarrta: Kencana, 2012.
Bowles, Samuel Herbert Gintis Samuel. Schooling in Capitalist America. New York, 1976. https://archive.org/details/schoolingincapit00bowl.
Buordie Pierre and Passeron claude Jean. Reproduction in Education,Society and Culture. London: Sage Publications, 1990. https://archive.org/details/reproductionineducation.
Collins 6. Randall. Toward an Explanatory Science. New York, 1975. https://archive.org/details/conflictsociolog00coll.
Collins, Randal. Cinflict Sociology. New York: Academic Press, 1975.
Creswell, John W. , Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Los Angeles: Sage Publications, 2014. https://us.sagepub.com/en-us/nam/research-design/book237357.
Emile, Durkheim. , Education and Sociology. New York: Free Press, 1956.
John, Goldthorpe. Social Mobility and Class Structure in Modern Britain. Oxford: : Clarendon Press, 1987.
Karl, Marx. : : A Critique of Political Economy. London: Penguin Classics, 1990.
———. Capital: A Critique of Political Economy. London: Penguin Books, 1990. https://www.marxists.org/archive/marx/works/1867-c1.
———. The German Ideology Trans. C. J. Arthur. New York: International Publishers, 1970. https://www.marxists.org/archive/marx/works/1845/german-ideology.
Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan. Peta Mutu Pendidikan Nasional. Jakarta: Kemendikbud, 2021.
Max, Weber. , Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology. Berkeley: University of California Press, 1978.
———. Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology. Berkeley: University of California Press, 1978. https://archive.org/details/economysocietyweber.
———. From Max Weber: Essays in Sociology,Trans. New York: Oxford University Press, 1958. https://archive.org/details/frommaxweberessa00webe.
Mestika, Zed. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2014. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=911260.
Muhaimin. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2015. https://rajagrafindo.co.id/produk/pengembangan-kurikulum-pendidikan-agama-islam/.
Passeron Jean-Claude Bourdieu Pierre. Reproduction in Education. London: Sage Publications, 1990. https://archive.org/details/reproductionined0000bour.
Pendidikan, 3. Kementerian. Pendidikan Di Daerah 3T. Jakarta: : Kemendikbudristek, 2021. https://www.kemdikbud.go.id.
Pierre, Bourdieu. “The Forms of Capital,” Dalam Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education, Ed. New York: Greenwood Press, 1986. https://www.marxists.org/reference/subject/philosophy/works/fr/bourdieu-forms-capital.htm.
Pierre, Bourdieu 5. A Social Critique of the Judgement of Taste (Cambridge,. Cambridge: MA: Harvard University Press, 1984. https://monoskop.org/images/e/e0/Bourdieu_Pierre_Distinction_A_Social_Critique_of_the_Judgement_of_Taste_1984.pdf.
Pitirim, Sorokin A. Social Mobility. New York: Harper & Brothers, 1959.
Ritzer, George. Sociological Theory. New York: McGraw-Hill, 2014.
S, Coleman James. “Social Capital in the Creation of Human Capital.” Journal of Sociology, 1988, 95–120.
Sugiono. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1135478.
Tilaar. Kekuasaan Dan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta., 2009.
Zamakhsyari, Dhofier. Tradisi Pesantren. Jakarta: LP3ES, 2011.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ita Fatmawati, Maftuh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a