Implementation of Good Corporate Governance Towards Investment Decision-Making: A Case Study of Koperasi Wanita Anggrek Bulan in Bandar Lampung

Authors

  • Relifidi Audrey Department of Management, Faculty of Economics and Business, Universitas Lampung
  • Prakarsa Panjinegara Department of Management, Faculty of Economics and Business, Universitas Lampung
  • Nindytia Puspitasari Dalimunthe Department of Management, Faculty of Economics and Business, Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4303

Keywords:

Good Corporate Governance, Keputusan Investasi, Koperasi Wanita, Keberlangsungan Koperasi, Manajemen Risiko

Abstract

Urgensi implementasi tata kelola yang kredibel dalam memitigasi risiko pengambilan keputusan investasi menjadi determinan utama bagi keberlanjutan organisasi berbasis kerakyatan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi mendalam mengenai implementasi prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam proses pengambilan keputusan investasi, sekaligus menganalisis dinamika hambatan serta perumusan strategi penguatan tata kelola pada Koperasi Wanita Anggrek Bulan di Bandar Lampung. Fokus kajian ini dititikberatkan pada mekanisme keputusan kredit yang diposisikan sebagai instrumen investasi strategis dalam menjaga stabilitas portofolio lembaga. Penelitian ini menerapkan metodologi kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif terhadap fenomena yang diteliti. Data dihimpun melalui teknik triangulasi yang mencakup wawancara mendalam terhadap delapan informan kunci yang merepresentasikan struktur organisasi, observasi partisipatif, serta analisis dokumentasi internal. Proses pengolahan data dilakukan secara sistematis menggunakan bantuan perangkat lunak NVivo 15, melalui tahapan reduksi, kodifikasi, dan visualisasi data guna memastikan objektivitas dan validitas temuan. Hasil penelitian mengungkap bahwa Koperasi Wanita Anggrek Bulan telah mengasimilasi lima pilar GCG—Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Kewajaran—ke dalam ekosistem pengambilan keputusan investasinya. Strategi mitigasi risiko dilakukan melalui seleksi keanggotaan yang rigit dan analisis kapasitas finansial yang presisi sebagai upaya preventif terhadap risiko kredit macet. Meskipun dihadapkan pada tantangan fluktuasi jumlah anggota dan restrukturisasi administratif, koperasi mampu mempertahankan keberlangsungan organisasinya melalui optimalisasi teknologi informasi dan penguatan kepercayaan anggota melalui keterbukaan informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsistensi penerapan kerangka GCG bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi strategis dalam mewujudkan kesehatan finansial dan daya saing koperasi di masa depan.

 

References

Soebijono, E. T. (2018). Koperasi sebagai pilar perekonomian nasional. Rajawali Pers.

Supriyadi. (2022). Peran koperasi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi anggota. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 7(2), 115–126.

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik koperasi Indonesia 2022. Badan Pusat Statistik.

Suharto, E. (2019). Pembangunan, kebijakan sosial, dan pekerjaan sosial. Refika Aditama.

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik koperasi Indonesia 2021. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik koperasi Indonesia 2022. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik koperasi Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik koperasi Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.

Rivera, J. (2024). Governance and public welfare: Protecting rights and liberty in modern states. Journal of Public Governance, 12(1), 45–59.

Besley, T. (2019). Principled agents? The political economy of good government. Oxford University Press.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Laporan pengawasan koperasi simpan pinjam. Otoritas Jasa Keuangan.

Nurhayati, S., & Rahman, A. (2021). Partisipasi anggota dalam pengambilan keputusan koperasi. Jurnal Ekonomi Rakyat, 6(1), 44–58.

Kompas. (2023). Lemahnya tata kelola koperasi dan maraknya penyimpangan dana. https://www.kompas.com

Mardiasmo. (2018). Akuntansi sektor publik. Andi.

Canadian Cooperative Association. (2021). Annual reporting and governance practices of cooperatives in Canada. Canadian Cooperative Association.

Safitri, E., Prasetyo, A., & Lestari, N. (2025). Penerapan prinsip good corporate governance berbasis TARIF terhadap kepercayaan anggota koperasi. Jurnal Ekonomi Koperasi Indonesia, 17(1), 1–15.

Amanda, R., & Kusumasari, I. R. (2024). Implementasi good corporate governance pada program simpan pinjam koperasi karyawan PT Vitapharm (Viva Cosmetic) dan dampaknya terhadap kepuasan serta kesejahteraan anggota. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 9(1), 55–69.

Cadbury Committee. (1992). Report of the committee on the financial aspects of corporate governance. Gee Publishing.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs, and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X

Komite Nasional Kebijakan Governance. (2006). Pedoman umum good corporate governance Indonesia. KNKG.

Rawls, J. (1971). A theory of justice. Harvard University Press.

Beauchamp, T. L., & Childress, J. F. (2001). Principles of biomedical ethics (5th ed.). Oxford University Press.

Bodie, Z., Kane, A., & Marcus, A. J. (2014). Investments (10th ed.). McGraw-Hill Education.

Gitman, L. J., & Joehnk, M. D. (2008). Fundamentals of investing (10th ed.). Pearson Education.

Fisher, I. (1930). The theory of interest. Macmillan.

Simon, H. A. (1979). Rational decision making in business organizations. American Economic Review, 69(4), 493–513.

Kahneman, D., & Tversky, A. (1979). Prospect theory: An analysis of decision under risk. Econometrica, 47(2), 263–291. https://doi.org/10.2307/1914185

Ricciardi, V. (2000). A behavioral finance study: The case of individual investors [Working paper]. University of Maryland.

Lusardi, A. (2007). Financial literacy: An essential tool for informed consumer choice? (NBER Working Paper No. 14084). National Bureau of Economic Research. https://doi.org/10.3386/w14084

Kasmir. (2014). Manajemen perbankan. Rajawali Pers.

Birchall, J. (2003). Rediscovering the cooperative advantage. International Labour Organization.

Utting, P. (2015). Social and solidarity economy: Beyond the fringe. Zed Books.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2007). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 27: Akuntansi perkoperasian. IAI.

Davis, P. J., & Evers, A. (2015). Cooperative governance: A review of literature. Journal of Co-operative Organization and Management, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.1016/j.jcom.2015.02.001

Binawati, L., Sony, M., & Soebijono, E. T. (2020). Analisis good corporate governance pada koperasi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 22(2), 85–98.

Sony, M., Soebijono, E. T., & Binawati, L. (2021). Analisis good corporate governance pada koperasi: Studi kasus Koperasi Setia Bhakti Wanita di Surabaya. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 23(1), 45–58.

Al Ahdal, W. M., Almaqtari, F. A., Tabash, M. I., Hashed, A. A., & Yahya, A. T. (2021). Corporate governance practices and firm performance in emerging markets: Empirical insights from India and Gulf countries. Corporate Governance: The International Journal of Business in Society, 21(6), 1028–1046. https://doi.org/10.1108/CG-02-2020-0080

Messabia, N., Beauvoir, E., & Kooli, C. (2023). Governance and management of a savings and credit cooperative: The successful example of a Haitian SACCO. Journal of Co-operative Studies, 56(2), 89–104.

Nurkholis, K. M., Meiriasari, V., & Hendarmin, R. R. (2023). Analisis peran jati diri koperasi sebagai wujud pengimplementasian good corporate governance koperasi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Koperasi, 15(1), 1–15.

Umar, I. M., Mustafa, H., Sidek, S., & Lau, W. Y. (2024). Moderating role of trust in the relationship between corporate governance and performance of agricultural cooperatives in Nigeria. Journal of Co-operative Organization and Management, 12(1), 100198. https://doi.org/10.1016/j.jcom.2023.100198

Amanda, R., & Kusumasari, I. R. (2024). Implementasi good corporate governance pada program simpan pinjam koperasi karyawan PT Vitapharm (Viva Cosmetic) dan dampaknya terhadap kepuasan serta kesejahteraan anggota. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 9(1), 55–69.

Masykuri, A., Sumarwan, U., & Kirbrandoko, K. (2022). Impact of good corporate governance on financial performance of cooperatives. Journal of Consumer Sciences, 7(1), 45–62.

Valentinov, E. (2004). Toward a social capital theory of cooperative organization. Journal of Cooperative Studies, 37(3), 5–20.

Bijman, J., Hanisch, M., & van der Sangen, G. (2012). Governance of agricultural cooperatives: A framework for interpretation. Wageningen University & Research.

Borda-Rodriguez, A., & Vicari, S. (2021). Resilience and sustainability of cooperatives: The role of internal governance and human resources. Journal of International Development, 33(4), 721–738.

Ajates, R. (2020). Global perspectives on cooperative governance: Challenges and opportunities. Routledge.

Othman, A., Arshad, R., & Aris, N. M. (2021). Debt management and governance practices in consumer cooperatives. Journal of Co-operative Organization and Management, 9(2), 100–115.

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Relifidi Audrey, Prakarsa Panjinegara, & Nindytia Puspitasari Dalimunthe. (2026). Implementation of Good Corporate Governance Towards Investment Decision-Making: A Case Study of Koperasi Wanita Anggrek Bulan in Bandar Lampung. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 426–434. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4303

Issue

Section

Articles