Analisis Pragmatik Terhadap Ujaran Kebencian Dalam Komentar Netizen Pada Platform Tiktok Terkait Pemberitaan Gus Elham
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4242Keywords:
Ujaran Kebencian, Pragmatik, Media Sosial.Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk ujaran kebencian serta makna pragmatik yang muncul dalam komentar netizen pada platform TikTok terkait kasus viral Gus Elham. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui pengumpulan data berupa komentar yang mengandung unsur penghinaan, sarkasme, dan provokasi. Data diperoleh melalui teknik tangkap layar, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran kebencian muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari ejekan terhadap fisik dan identitas hingga komentar yang memancing penilaian negatif. Analisis pragmatik mengungkap bahwa tuturan tersebut tidak hanya dibentuk oleh pilihan kata, tetapi juga dipengaruhi oleh konteks sosial, emosi kolektif, serta pola interaksi pengguna di ruang digital.
References
Abdussamad, Zuchri. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Syakir Media Press.
Amrita, N. D. A., I. Kadek, S. M., dkk. (2024). Digital Marketing Teori, Implementasi dan Masa Depan Digital Marketing. Yogyakarta: PT. Green Pustaka Indonesia.
Azizirrohman, M., Sri, U., Nuril, H. (2020). Analisis Tindak Tutur pada Film The Raid Redemption dalam Kajian Pragmatik. Widyabastra, 8(2), 89.
Kartika, Diana. Katubi. (2022). Tindak Tutur dan Kesantunan. Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.
Karo Karo, Rizky, P. P. (2022). Hate Speech: Penyimpangan UU ITE Kebebasan Berpendapat dan Niilai-nilai Keadilan Bermartabat. Jurnal Lemhannas RI. 10(4), 54.
Mangantibe, Veisy. (2016). Ujaran Kebencian dalam Surat Edaran Kapolri Nomor: SE/6/X/2015 Tentang Penanganan Ucapan Kebencian Hate Speech. Jurnal Lex Crimen. 5(1), 159.
Nasution, Abdul Fatah. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Harfa Creative.
Noviyanti, Putu Ema, dkk. (2022). Ujaran Kebencian pada Kolom Komentar Akun Tiktok Dhek’Meycha. LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra, 7(2), 138-147.
Nuraeni, I., Harisanti, N. L. R., & Maksum, H. (2022). Tuturan Kebencian dalam Komentar Warganet Pada Akun Instagram @obrolanpolitik: Kajian Pragmatik. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 11(1), 189-197.
Oktiawan, Chandra. (2021). Yuridis Tindak Pidana Ujaran Kebencian Dalam Media Sosial. Al Adl: Jurnal Hukum. 13 (1): 181.
Putradi, A. W.A., Asep, A. (2024). Pragmatik. Jakarta Timur: PT. Bumi Aksara.
Ristiani, Iis, dkk. (2025). Implementasi Empat Keterampilan Berbahasa dalam Perkuliahan. Bali: Intelektual Manifes Media.
Titahena, M., & Bur, E. Y. (2025). Kesantunan Berbahasa di Media Sosial: Analisis Pragmatik Pada Percakapan Di Instagram. Arbitrer: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 121-132.
Widyatnyana, K. N., Rasna, I. W., & Putrayasa, I. B. (2023). Analisis jenis dan makna pragmatik ujaran kebencian di dalam media sosial Twitter. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 12(1), 68-78.
Yendra. (2016). Mengenal Ilmu Bahasa Linguistik. Yogyakarta: Deepublish.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Liya Adqiyah, Khaila Riyanni, Nadia Mayasari, Dase Erwin Juansah, Dodi Firmansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a