Problematika Pembebasan Tanah untuk Kepentingan Umum

(Studi Pembangunan Bendungan Bolango Ulu di Kabupaten Bone Bolango)

Authors

  • Lisnawati Fakultas Hukum, Universitas Negeri Gorontalo
  • Mutia Cherawaty Thalib Fakultas Hukum, Universitas Negeri Gorontalo
  • Ahmad Fakultas Hukum, Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4237

Keywords:

Pengadaan Tanah; Bendungan; Sertifikat Ganda; Ganti Kerugian; Kepastian Hukum

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Bolango Ulu di Kabupaten Bone Bolango dengan fokus pada aspek yuridis dan sosiologis. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus melalui studi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan tanah menghadapi tiga hambatan utama, yaitu ketidaklengkapan berkas kepemilikan oleh masyarakat, adanya sertifikat ganda yang menimbulkan ketidakpastian hukum, serta penolakan masyarakat terhadap besaran nilai ganti kerugian yang ditetapkan oleh penilai independen. Ketiga faktor tersebut mengakibatkan keterlambatan dalam penyusunan daftar nominatif, musyawarah ganti kerugian, dan pelepasan hak atas tanah, sehingga berdampak langsung pada kelancaran pembangunan bendungan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengadaan tanah tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan prosedural, tetapi juga oleh kepastian hukum pertanahan dan keadilan substantif bagi masyarakat terdampak.

References

Ahmad, A. (2025). Analysis of Abuse of Authority by Government Apparatus in the State Administrative Legal System. International Journal of Constitutional and Administrative Law, 1(1), Article 1.

Ahmad, A., & Nggilu, N. M. (2023). Constitutional dialogue: Menguatkan intraksi menekan dominasi (konvergensi terhadap pengujian norma di Mahkamah Konstitusi). UII Press.

Ahmad, A., Putri, V. S., & Muhtar, M. H. (2024). Antara Otoritas dan Otonomi: Pertautan Hak Asasi Manusia dalam Praktik Eksekusi Putusan PTUN: Perlindungan HAM dalam Eksekusi Upaya Paksa Terhadap Putusan Peradilan Tata Usaha Negara. Jurnal Konstitusi, 21(3), Article 3. https://doi.org/10.31078/jk2133

Ahmad, A., Wantu, F. M., & Ismail, D. E. (2023). Convergence of Constitutional Interpretation to the Test of Laws Through a Constitutional Dialogue Approach: Konvergensi Penafsiran Konstitusional Terhadap Pengujian Undang-Undang Melalui Pendekatan Constitutional Dialogue. Jurnal Konstitusi, 20(3), Article 3. https://doi.org/10.31078/jk2038

Ahmad, M. N. S., Puluhulawa, M. R., & Achir, N. (n.d.). The Crime of Land Grabbing from a Criminological Perspective. In Estudiante Law Journal (Vol. 1, Issue 1, p. 2024).

Ahmad, Wantu, F. M., & Nggilu, N. M. (2020). Hukum Konstitusi (Menyongsong Fajar Perubahan Konstitusi Indonesia Melalui Pelibatan Mahkamah Konstitusi. UII Press.

Fajar, M., & Achmad, Y. (2010). Dualisme penelitian hukum: Normatif & empiris. Pustaka Pelajar.

Gobel, R. T. S., Ahmad, A., & Chami, Y. (2025). The Constitutional Court in the Vortex of Resonance of Political Power. As-Siyasi: Journal of Constitutional Law, 5(2), 245–266. https://doi.org/10.24042/as-siyasi.v52.28307

Guntur, M. (2025). Wawancara Sekretaris Panitia Pelaksana Pengadaan Tanah [Personal communication].

Hasan, S. (2025). Wawancara Warga Masyarakat Desa Owata [Personal communication].

Hilmy, M. I. (2020). Prospek Tanah Adat Dalam Menghadapi Pembangunan Nasional. Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai Dan Pembangunan Karakter, 4(1), 41–56. https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2020.004.01.4

Ishaq, H. (2017). Metode penelitian hukum dan penulisan skripsi, tesis serta disertasi. Alfabeta.

Ismail, D. E., Ahmad, A., Wantu, F. M., & Nggilu, N. M. (2023). Model for Legal Settlement on Damage to the Tanjung Panjang Nature Reserve in Pohuwato Regency. Russian Law Journal, 11(3s), Article 3s. https://doi.org/10.52783/rlj.v11i3s.734

Ismail, D. E., Arsyad, Y., Ahmad, A., Nggilu, N. M., & Chami, Y. (2024). Collocation of restorative justice with human rights in Indonesia. Legality : Jurnal Ilmiah Hukum, 32(2), Article 2. https://doi.org/10.22219/ljih.v32i2.35374

Ismail, D. E., Puluhulawa, J., Nggilu, N. M., Ahmad, A., & Siagian, O. W. T. G. P. (2024). Cyber Harassment of Public Figures: Causes and Importance of Legal Education. E3S Web of Conferences, 594, 03005. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202459403005

Kumara, I. M. C. G., Wijaya, I. K. K. A., & Suryani, L. P. (2021). Kepastian Hukum Pemegang Hak atas Tanah dalam Sistem Hukum Pertanahan di Indonesia. Jurnal Preferensi Hukum, 2(3), 560–563.

Kusumawati, M. P. (2023). Tinjauan Yuridis Permasalahan dan Tantangan Pengadaan Tanah dalam Kerangka Proyek Strategis Nasional (PSN). Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 102–110.

Maulana, A., & Hutagalung, H. (2025). Reformasi pengelolaan tanah dalam sistem hukum agraria di Indonesia: Tantangan dan solusi untuk mewujudkan keadilan sosial dan keberlanjutan. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 245–256. https://doi.org/10.53935/jim.v3.i1.49

Mokodongan, R., Katili, A. Y., Djaba, M., & Masaguni, O. S. (2025). Efektivitas Kebijakan Perlindungan Hutan di Provinsi Gorontalo: Studi Kasus PSN Bulango Ulu. Jurnal Kebijakan Publik, Ilmu Administrasi, 1(1), 32–52. https://doi.org/10.69623/j-kpia.v1i1.168

Ndeo, R. B., Junus, N., & Sarson, M. T. Z. (2025). Peran Status Hukum Tanah Dalam Menjamin Perlindungan Masyarakat Di Wilayah Bantaran Waduk. Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora, 2(1), 30–39. https://doi.org/10.63821/ash.v2i1.429

Pak Ancis. (2025). Wawancara Bersama Masyarakat Desa Owata [Personal communication].

Pratu. (2025). Wawancara Anggota Panitia Pengadaan Tanah [Personal communication].

Rahmawati, P., Arbi, S. R., & Nuralify, M. (2025). Perbuatan Melawan Hukum atas Penguasaan Hak Milik Tanah pada Sertifikat Ganda. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(9). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i4.1100

Salim, A. (2019). Penyelesaian Sengketa Hukum Terhadap Pemegang Sertifikat Hak Milik Dengan Adanya Penerbitan Sertifikat Ganda. JURNAL USM LAW REVIEW, 2(2), 174–187. https://doi.org/10.26623/julr.v2i2.2269

Sanjaya, S., & Rahmatiar, Y. (2025). Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum Aspek Hukum Dan Sosial (Untuk Kepentingan Umum Dan Swasta). Penerbit K-Media.

Sari, I. (2017). Hak-Hak Atas Tanah Dalam Sistem Hukum Pertanahan Di Indonesia Menurut Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA). JURNAL MITRA MANAJEMEN, 9(1). https://doi.org/10.35968/jmm.v9i1.492

Yahya, N. T. (2025). Wawancara Bersama Bersama Masyarakat Desa Owata [Personal communication].

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Lisnawati, Mutia Cherawaty Thalib, & Ahmad. (2026). Problematika Pembebasan Tanah untuk Kepentingan Umum: (Studi Pembangunan Bendungan Bolango Ulu di Kabupaten Bone Bolango). Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 1506–1515. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4237

Issue

Section

Articles