Literatur Review: Resiliensi Stres pada Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4230Keywords:
Resiliensi, Stress, KeluargaAbstract
Resiliensi keluarga merupakan kemampuan adaptif yang memungkinkan keluarga menghadapi tekanan emosional, psikologis maupun sosial secara efektif. Literatur review ini bertujuan meninjau bukti ilmiah mengenai peran resiliensi dalam menurunkan tingkat stress pada keluarga. Penelitian menggunakan metode literatur review deskriptif dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, PubMed dan ScienceDirect pada rentang tahun 2014 sampai dengan 2025. Seleksi artikel mengikuti pedoman PRISMA dan menghasilkan 10 artikel ilmiah yang relevan untuk dianalisis. Dari 10 artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa resiliensi terbukti signifikan dalam menurunkan stres. Resiliensi dapat menurunkan stress pada keluarga melalui mekanisme seperti regulasi emosi, komunikasi efektif, dukungan sosial, spiritual serta kemampuan keluarga memaknai pengalaman sulit secara positif. Resiliensi berfungsi sebagai faktor protektif terhadap munculnya perilaku bermasalah pada anggota keluarga. Hasil studi membuktikan bahwa keluarga dengan resiliensi tinggi menunjukkan adaptasi lebih baik, emosi lebih stabil, serta proses pemulihan psikologis lebih cepat dalam menghadapi kondisi krisis seperti penyakit kronis, konflik keluarga, kematian anggota keluarga dan tekanan sosial. Resiliensi keluarga komponen penting dalam pengelolaan stress dan peningkatan kesehatan keluarga.
References
Ardianisa, P., & Dewi, K. S. (2023). Gambaran Resiliensi Individu Dewasa Awal dalam Menghadapi Permasalahan Keluarga. 4, 99–111.
Eagle, J.W., & Sheridan, S.M. (2025). Appreciating and Promoting Resilience in Families. In S
Efendi, A. (2024). Sikap resiliensi terhadap remaja yang mengalami broken home. 1–7.
Firdaus, A. M., Nuryani, R., & Lindasari, S. W. (2024). Jurnal Keperawatan Florence Nightingale (JKFN). 7(1), 124–130. https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i1.156
Hardiyati, Ahmad, M., Hasir, Angriani, S., & Simunati. (2024). Resiliensi dan manajemen stres keluarga yang merawat pasien tb 1. 12(4), 859–868.
Islami, F. P., & Rahmasari, D. (2022). Resiliensi pada anak pertama dengan ayah meninggal karena covid-19.
Kemenkes RI. (2020). Terapi resiliensi.
Mustika, S., & Corliana, T. (2022). Komunikasi Keluarga dan Resiliensi pada Perempuan Korban Kekerasan Berbasis Gender Online Family Communication and Resilience on Women Victims of Online Gender-Based Violance. 20(01), 14–26.
Rahmasari, D., Nuryono, W., Sifaq, A., Perwitasari, D., & Indarwati, T. A. (2025). Meningkatkan Resiliensi Keluarga Dengan Faktor Pelindung Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba. 9(1), 21–34.
Shali, S., & Yektatalab, S. (2025). The Mediating Role of Psychological Resilience and Coping Mechanisms in the Relationship Between Personality Traits and Stress, Anxiety and Depression in a Group of Student. Psychology, 16 (1), 53-69. https://doi.org/10.4236/psych.2025.161004.
Yasin, A., Sugara, G. S., & Imaddudin, A. (2020). Resiliensi pada remaja berdasarkan keutuhan keluarga. 4, 8–19.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kartika Setia Purdani, Bachtiar Safrudin, Rahayu, Namira Abiyah Juliyanti, Nurul Azmi Eka Rinie, Ayi Hernani Putri, Diah Maulia, Nur Khaylila Ramadhanti, Putri Sintya Wati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a