Qiraah Mubadalah: Sebuah Alternatif Metode Tafsir Dan Praktek Kehidupan
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4185Keywords:
Qiraah Mubadalah, tafsir, gender, kesalingan, hermeneutikaAbstract
Artikel ini mengkaji Qiraah Mubadalah sebagai metode tafsir yang ditujukan untuk mengoreksi bias patriarkal dalam penafsiran teks keagamaan. Selama ini, sebagian tafsir Al-Qur’an dan hadis cenderung memosisikan perempuan secara subordinat, padahal Islam berlandaskan keadilan, kesalingan, dan penghormatan martabat manusia. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan hermeneutis untuk menelaah konsep dasar Mubadalah, landasan teologisnya dalam tauhid, serta penerapannya pada ayat dan hadis yang berkaitan dengan relasi gender. Hasil kajian menunjukkan bahwa Mubadalah menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai subjek moral yang setara, dengan prinsip bahwa nilai etis dalam teks berlaku timbal balik selama tidak ada dalil khusus yang membatasinya. Pendekatan ini menghasilkan pembacaan yang lebih kontekstual dan adil, sekaligus menawarkan paradigma kemitraan dalam keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, Qiraah Mubadalah relevan sebagai alternatif metode tafsir yang mendukung keadilan gender dalam kerangka syariat.
References
Afrilia and Fauzan, "Metode Mubadalah Dalam Tafsir Kontemporer: Analisis Pendekatan Kesetaraan Gender Faqihuddin Abdul Qodir", Mahabbah: Jurnal Ilmu Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Vol. 1, No. 2, 2025.
Aqib, Ahmad , Penafsiran Tauhid Emansipatoris dalam Al-Qur’an, Vol. 2, No. 2, 2019.
Ats-Tsauri, Fajrul Islam, “Kesetaraan Gender Dalam Islam: Reinterpretasi Kedudukan Perempuan”, Progresiva: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, Vol. 9, No. 2, 2020.
Bakir and Kahar, "Pendekatan Tafsir Inklusif dalam Menjawab Persoalan Kesetaraan Gender di Madura", Revelatia: JUrnal Ilmu al Qur'an dan Tafsir, Vol. 6, No, 1, 2025.
Basid and Jazila, “Tinjauan Konsep Mubadalah dan Tafsir Maqashidi dalam Merespon Isu Kekerasan Seksual”, Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman, Vol. 12, No. 1, 2023.
Dwi Lestari, Anisah, “Qiraah Mubadalah dan Arah Kemajuan Tafsir Adil Gender: Aplikasi Prinsip Resiprositas Terhadap Al Qur’an Surah Ali Imran Ayat 14, Muasarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, Vol. 2, No. 1, 2020.
Faqihuddin Abdul Kodir, “60 Hadits Shahih Khusu Tentang Hak-hak perempuan dalam islam dilengkapi dengan penafsirannya, (Yogyakarta: Diva Press, 2019)
Hamisan, Nur Saadah and Norullisza Khosim, "Analysis Of Human Development Aspects In The Lives Of The Female Companions Of The Prophet", Jurnal Islam dan Masyarakat Kontemporari, Vol. 26, No. 1, 2025.
Hermanto and Nisa’, “Ekologi Rumah Tangga Harmonis: Konsep Mubadalah sebagaii Kunci Utama", The Indonesian Journal Of Islamic Law and Civil Law, Vol. 5, No. 1, 2024.
Hilmi, Ismi Lathifatul, "Mu’asyarah Bil Ma’ruf As A Principle Of Marriage", Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah, Vol. 5, No. 1, 2023.
Kodir, Faqihuddin Abdul, “Qiraah Mubadalah: Tafsir Progresif Untuk Keadilan Gender dalam Islam”, (Yogyakarta: IRCiSoD, 2021).
Mahbub, Syukron, “Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender Dalam Persfektif Islam", Musawa, Vol. 21, No. 1, 2022.
Ramadhani and Alwi, "Kajian Metode Mubadalah: Definisi, Landasan Tradisional, Dan Penerapan Tafsir", Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah, Vol. 13, No. 2, 2025.
Rofi’ah, Nur, “Nalar Kritis Muslimah Refleksi Atas Perempuan, Kemanusiaan Dan Keislaman”, (Bandung: Afkaruna.Id, 2022).
Wijaya et al., "Rethinking Gender Justice in the Quran: A Critical Exploration of Muslim Feminist Perspectives", Jurnal Studi Ikmu-Ilmu al-Qur'an dan Hadis, Vol. 26. No. 1, 2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Sa’adah Harahap, Junida Sari Hasibuan, Sakinah Azzahra Hsb, Musa Azhari, Nur Sania Dasopang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a