Upaya Penanggulangan Kejahatan Perundungan Yang di Akibatkan oleh Pengaruh Teman Sebaya
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4184Keywords:
Anak, Perundungan, Pengaruh Teman Sebaya, Lingkungan SekolahAbstract
Fenomena perundungan (bullying) di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan serius karena mengandung unsur kekerasan yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, emosional, dan sosial anak. Perundungan tidak hanya menimbulkan penderitaan bagi korban, tetapi juga berimplikasi hukum bagi pelaku yang masih berstatus sebagai anak. Salah satu faktor yang berperan kuat dalam terjadinya perundungan adalah pengaruh teman sebaya, di mana anak cenderung menyesuaikan perilaku dengan norma kelompok demi memperoleh penerimaan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya penanggulangan kejahatan perundungan di lingkungan sekolah serta mengkaji pengaruh teman sebaya terhadap perilaku perundungan pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan yang mengatur perlindungan anak dan perundungan, serta wawancara dengan aparat penegak hukum dan tenaga pendidik yang memahami praktik penanganan perundungan di sekolah. Pendekatan ini digunakan untuk melihat kesesuaian antara norma hukum dan realitas sosial dalam penanggulangan perundungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanggulangan perundungan dapat dilakukan melalui tiga pendekatan, yaitu preventif, represif, dan restoratif. Upaya preventif meliputi pendidikan karakter, sosialisasi anti-perundungan, keterlibatan orang tua, layanan konseling, serta pembentukan satuan tugas anti-perundungan di sekolah. Upaya represif dilakukan melalui penegakan tata tertib sekolah, pemberian sanksi yang bersifat edukatif, serta pelaporan kepada aparat penegak hukum apabila perundungan memenuhi unsur tindak pidana. Pendekatan restoratif dilakukan untuk memulihkan hubungan sosial antara korban dan pelaku serta menanamkan tanggung jawab pada pelaku. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa teman sebaya memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku perundungan. Lingkungan pertemanan yang permisif terhadap kekerasan dapat mendorong anak terlibat dalam perundungan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan aparat penegak hukum guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas dari perundungan.
References
Andrisman, Tri. Pengantar Kriminologi Dan Viktimologi
Barda Nawawi Arief, (2010) Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana, (Jakarta: Kencana)
Cakrawati, F. (2015) Bullying, Siapa Takut? Cet.I, Tiga Ananda, Solo
Dan Olweus, (1993) Bullying at School: What We Know and What We Can Do, (Oxford: Blackwell)
Edwin H. Sutherland dan Donald R. Cressey, (1978) Criminology, (Philadelphia: Lippincott)
Elizabeth B. Hurlock, (2000) Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, (Jakarta: Erlangga)
G.P. Hoefnagels, The Other Side of Criminology, (The Netherlands: Kluwer, 1973),
Graham Sandra, (2016) Peer Victimization in School: The Role of Parents and Families, Annual Review of Psychology
Judge, Z. Kedudukan Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum Selaku Pelaku Tindak Pidana (Studi Kasus: 123/PID.SUS.PN.JKT.TIM).
Lickona, T.(1991) Educating for Character, (New York: Bantam Books)
Muladi & Nawawi A Barda, (1992) Teori-Teori dan Kebijakan Pidana, (Bandung: Alumni)
Permendikbud No. 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan,
Ririn Nur Abdiah Bahar, S.Psi., M.Psi. Hello Sehat. “7 Dampak Bullying di Sekolah bagi Korban dan Pelaku.
Rosidah. N, Fathonah. R, (2019) Hukum Peradilan Anak, Bandar Lampung
School Bullying, Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, Vol. 2, No. 1
Soedjono Dirdjosisworo, (1984) pengantar Ilmu Kriminologi, Bandung
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lingga Putri Qinita, Rini Fathonah, Erna Dewi, Muhammad Farid, Refi Meidiantama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a