Pengaruh Promosi dan Kualitas Pelayanan terhadap Minat Beli di Maharani Florest
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4103Keywords:
promosi, kualitas pelayanan, minat beli, tanaman hias, UMKM.Abstract
Tanaman hias memiliki nilai estetika, ekologis, dan ekonomi yang semakin meningkat seiring berkembangnya minat masyarakat serta pemanfaatan media pemasaran modern. Persaingan usaha tanaman hias menuntut pelaku UMKM untuk menerapkan strategi promosi yang efektif dan memberikan kualitas pelayanan yang optimal guna meningkatkan minat beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi dan kualitas pelayanan terhadap minat beli konsumen pada usaha tanaman hias Maharani Florest. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui kuesioner berskala Likert lima poin yang disebarkan kepada 100 responden menggunakan teknik accidental sampling, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25 melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, yang mengindikasikan bahwa strategi promosi yang tepat, khususnya melalui media sosial, mampu meningkatkan ketertarikan dan kesadaran konsumen. Kualitas pelayanan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, di mana pelayanan yang cepat, ramah, dan responsif meningkatkan kepuasan serta kepercayaan konsumen. Selain itu, promosi dan kualitas pelayanan secara simultan memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjelaskan variasi minat beli konsumen. Kesimpulannya, peningkatan promosi yang efektif dan kualitas pelayanan yang optimal merupakan strategi penting bagi UMKM tanaman hias untuk meningkatkan minat beli dan daya saing usaha.
References
Airtonag. (2009). Tanaman hias sebagai elemen estetika lingkungan. Jakarta: Penebar Swadaya.
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Haryanti, S. (2019). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap minat beli ulang konsumen pada ritel tanaman hias. Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa, 12(1), 45–56. https://doi.org/10.21009/JMPJ.121.04
Kotler, P. (2002). Manajemen pemasaran: Analisis, perencanaan, implementasi, dan kontrol. Jakarta: Prenhallindo.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Harlow: Pearson Education.
Ma’rup, A. (2020). Industri tanaman hias Indonesia dan potensi ekonominya. Kompasiana Insight Series. https://www.kompasiana.com/
Mursito, B., & Prihmantoro, R. (2011). Tanaman hias tropis: Nilai estetika dan manfaat ekologis. Yogyakarta: Kanisius.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.
Putri, D. A. (2021). Pengaruh promosi digital terhadap keputusan pembelian produk tanaman hias di era pandemi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Indonesia, 5(4), 211–219. https://doi.org/10.47532/jebdi.v5i4.320
Sudaryono. (2016). Teori dan konsep pemasaran modern. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistiyorini, I. (2009). Fungsi ekologis tanaman hias dalam peningkatan kualitas udara perkotaan. Jurnal Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 4(2), 55–63. https://doi.org/10.31219/osf.io/q7jst
Widodo, T., Saputra, A., & Rahmawati, D. (2023). Metodologi penelitian bisnis dan manajemen. Yogyakarta: Deepublish.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ika Widyawati, Muhammad Syihabuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a