Perlindungan Hak Narapidana Perempuan, Perspektif Hukum Islam Dan Hak Asasi Manusia

Authors

  • Yusuf Setiawan Hukum Keluarga Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4088

Keywords:

Narapidana Perempuan, Hak Asasi Manusia, Hukum Islam

Abstract

Perempuan yang menjalani pidana penjara tetap memiliki hak asasi manusia yang tidak dapat dicabut, termasuk hak atas kesehatan reproduksi dan peran keibuan. Namun, sistem pemasyarakatan yang masih berorientasi pada standar universal sering kali mengabaikan kebutuhan spesifik narapidana perempuan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis prinsip perlindungan hak narapidana perempuan melalui pendekatan komparatif antara doktrin Maqashid Syari’ah dalam Hukum Islam dan instrumen Hak Asasi Manusia, khususnya The Bangkok Rules. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat keselarasan substansial antara nilai-nilai perlindungan dalam Hukum Islam dan HAM, terutama dalam aspek perlindungan jiwa, keturunan, dan martabat manusia. Sinkronisasi kedua perspektif tersebut dapat menjadi dasar perumusan model perlindungan hak narapidana perempuan yang adil, humanis, dan sensitif gender

References

A. Baderin, Mashood. (2003). International Human Rights and Islamic Law. Oxford: Oxford University Press.

Ahmed An-Na’im, Abdullahi. (2000). Islam and Human Rights. London: Zed Books.

Al-Syatibi. (2008). Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari’ah, Juz II. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, Jasser Auda, Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law.

Al-Syatibi. Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari’ah. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

al-Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu (Damaskus: Dar al-Fikr).

Asshiddiqie, Jimly. (2018). Pengantar Ilmu Hak Asasi Manusi. Jakarta: Konstitusi Press.

Auda, Jasser. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law. London: IIIT.

Ibrahim, Johnny. (2015) Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia.

Nawawi Arief, Barda. (2016). Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Kencana.

Soekanto, Soerjono. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Rajawali Pers.

UN Women. (2011). Gender-Responsive Justice. New York: UN Women.

United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC). (2014). Handbook on Women and Imprisonment. Vienna: UNODC.

United Nations. (2010).The Bangkok Rules. UN General Assembly Resolution 65/229.

Universal Declaration of Human Rights 1948

UNODC. (2014). Handbook on Women and Imprisonment. Vienna: UNODC.

UNODC. (2017). Handbook on Prison Reform. Vienna: UNODC

Sulmiyehti. (2021). “Perlindungan Hak Narapidana Perempuan dalam Perspektif HAM,” Jurnal HAM, Vol. 12 No. 2.

Downloads

Published

2026-03-29

How to Cite

Yusuf Setiawan. (2026). Perlindungan Hak Narapidana Perempuan, Perspektif Hukum Islam Dan Hak Asasi Manusia. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 6399–6406. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4088

Issue

Section

Articles