Pemutusan Kontrak Migas Dalam Perspektif Maqâshid Al-Syarî‘Ah: Perlindungan Terhadap Harta (Hifzh Al-Mâl) Dan Negara (Hifzh Al-Dawlah)
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4064Keywords:
pemutusan kontrak, migas, maqâshid al-syarî‘ah, tafsir Al-Qur’an, hifzh al-mâl, hifzh al-dawlah.Abstract
Industri minyak dan gas bumi (migas) menempati posisi krusial sebagai sektor strategis yang menopang perekonomian nasional Indonesia. Akan tetapi, pelaksanaan kontrak migas dalam praktiknya sering dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti perubahan kebijakan regulatif, ketidakstabilan harga energi global, serta adanya ketimpangan kepentingan antara negara dan pihak kontraktor. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kebijakan pemutusan kontrak yang berdampak luas, baik terhadap upaya perlindungan kekayaan negara (hifzh al-mâl) maupun terhadap kesinambungan kedaulatan dan otoritas negara (hifzh al-dawlah). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemutusan kontrak migas dalam perspektif maqâshid al-syarî‘ah, dengan menitikberatkan pada perlindungan aset publik dan kepentingan negara, serta mengaitkannya dengan prinsip-prinsip Al-Qur’an dalam kajian ilmu tafsir. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dalam kerangka penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan komparatif. Sumber data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, kontrak migas berbasis Production Sharing Contract, literatur fikih klasik dan kontemporer terkait maqâshid al-syarî‘ah, kitab-kitab tafsir Al-Qur’an, serta kajian atas sejumlah kasus pemutusan kontrak migas di Indonesia. Data dianalisis secara kualitatif dengan menempatkan maqâshid al-syarî‘ah sebagai kerangka etik dan normatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemutusan kontrak migas dapat dipandang sah secara hukum positif, syariah, dan selaras dengan penafsiran Al-Qur’an sepanjang bertujuan melindungi harta publik dari potensi kerugian (QS. an-Nisā’ [4]: 29), mencegah dominasi pihak asing atas kekayaan nasional (QS. al-Ḥasyr [59]: 7), serta menjamin keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam sebagai amanah kepemimpinan (QS. al-An‘ām [6]: 165). Oleh karena itu, pemutusan kontrak migas tidak semata-mata merupakan prosedur hukum, melainkan juga instrumen strategis dalam menjaga kepentingan nasional yang sejalan dengan tujuan syariah dan nilai-nilai Al-Qur’an.
References
Abu Dawud. (n.d.). Sunan Abi Dawud. Beirut: Dar al-Fikr.
Ahmad, N., & Hasanah, U. (2022). Implementasi al-maqashid al-syariah dalam tatanan hukum di Indonesia. I’tiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan, 8(2), 145–162.
Al-Ghazali, A. H. (1997). Al-Mustashfa min ‘ilm al-ushul. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Ali, Z. (2016). Metode penelitian hukum. Jakarta: Sinar Grafika.
Al-Qaradhawi, Y. (1999). Fiqh al-maqashid al-syari‘ah. Kairo: Dar al-Syuruq.
Al-Qaradhawi, Y. (2010). Fiqh al-dawlah fi al-Islam. Kairo: Maktabah Wahbah.
Al-Syathibi, A. I. (2004). Al-Muwafaqat fi ushul al-syari‘ah. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Amiruddin, & Asikin, Z. (2018). Pengantar metode penelitian hukum. Jakarta: Rajawali Pers.
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Asshiddiqie, J. (2018). Konstitusi ekonomi Indonesia. Jakarta: Kompas.
Auda, J. (2008). Maqasid al-shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. London: The International Institute of Islamic Thought.
Auda, J. (2015). Membumikan hukum Islam melalui maqashid syariah (Terj.). Bandung: Mizan.
Chapra, M. U. (2008). The Islamic vision of development in the light of maqasid al-shariah. Jeddah: IRTI–IDB.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Departemen Agama RI. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.
Faisal, S. (2017). Penelitian kualitatif: Dasar-dasar dan aplikasi. Malang: UMM Press.
Fauzi, R. (2021). Maqashid syariah sebagai filsafat hukum Islam kontemporer. Al-Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 9(1), 1–18.
Friedmann, W. (2016). Legal theory. London: Stevens & Sons.
Hadjon, P. M. (2014). Pengantar hukum administrasi Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Hamka. (2015). Tafsir Al-Azhar (Jilid 1–10). Jakarta: Gema Insani.
Hidayat, M. (2020). Al-maqashid al-syariah: Teori dan implementasi. Sahaja: Jurnal Studi Islam, 5(1), 23–38.
Ibrahim, J. (2019). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Malang: Bayumedia Publishing.
Ilyas, M. (2023). Teori maqashid al-syari‘ah kontemporer dalam hukum Islam. Lembaran Akademik, 6(2), 89–105.
Kamali, M. H. (2008). Shari‘ah law: An introduction. Oxford: Oneworld.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2020). Pedoman kontrak kerja sama hulu migas (PSC). Jakarta: ESDM RI.
Latif, Y. (2018). Negara paripurna: Historisitas, rasionalitas, dan aktualitas Pancasila. Jakarta: Gramedia.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2020). Putusan tentang penguasaan negara atas sumber daya alam. Jakarta: MK RI.
Mannan, M. A. (1997). Islamic economics: Theory and practice. Cambridge: Islamic Academy.
Marzuki, P. M. (2017). Penelitian hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhadjir, N. (2016). Metodologi penelitian kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.
Nugroho, S., & Prasetyo, A. (2022). Implementasi maqashid syariah dalam kebijakan ekonomi Islam di Indonesia. Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah, 8(1), 1–20.
Rahman, F. (1984). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. Chicago: University of Chicago Press.
Rohman, A. (2021). Maqashid syariah dalam pandangan Jamaluddin Athiyah Muhammad. Indonesian Journal of Sharia and Law, 3(2), 101–118.
Sari, D., & Putra, H. (2023). Kontrak migas dan kedaulatan negara dalam perspektif hukum nasional. Jurnal Hukum & Pembangunan, 53(1), 67–89.
Shihab, M. Q. (2017). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an (Vol. 1–15). Jakarta: Lentera Hati.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2019). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Jakarta: Rajawali Pers.
Sornarajah, M. (2017). The international law on foreign investment. Cambridge: Cambridge University Press.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
United Nations. (1969). Vienna Convention on the Law of Treaties. United Nations Treaty Series.
Wahyuni, S. (2020). Pendekatan normatif dan konseptual dalam penelitian hukum Islam. Jurnal Al-Ahkam, 30(2), 221–238.
Zainuddin, M. (2021). Maqashid al-syariah dan kebijakan publik di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 18(3), 321–340.
Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Zuhaili, W. (1989). Al-fiqh al-Islami wa adillatuh (Vol. 7). Damascus: Dar al-Fikr.
Zuhdi, M. H. (2021). Penelitian hukum Islam berbasis maqashid syariah. Jurnal Ilmu Syariah, 6(1), 55–72.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iskandar Zulkarnaen, Ikhlas Budiman, Azmi Ismail

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a