Tradisi Pembacaan Surut-Surat Pendek Juz 30 di Masjid Nurul Iman Kelurahan Tanjung Harapan

(Kajian Living Qur'an)

Authors

  • Ahmadi Universitas Islam Indragiri
  • Fiddian Khairudin Universitas Islam Indragiri
  • Amaruddin Universitas Islam Indragiri

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.3925

Keywords:

Living Qur’an, Juz 30, tradisi keagamaan, Masjid Nurul Iman, masyarakat Muslim

Abstract

Tradisi pembacaan surat-surat pendek Juz 30 merupakan salah satu wujud praktik keberagamaan masyarakat Muslim yang tidak hanya menampilkan dimensi ritual, tetapi juga menghadirkan makna spiritual, sosial, dan kultural dalam kehidupan jamaah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan tradisi pembacaan surat-surat pendek Juz 30 di Masjid Nurul Iman Kelurahan Tanjung Harapan, menganalisis makna keagamaan dan sosial yang terkandung di dalamnya, serta menjelaskan relevansinya dalam perspektif Living Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain field research, melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sementara analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini berlangsung secara rutin, melibatkan berbagai kelompok usia, berfungsi sebagai sarana internalisasi nilai Qur’ani, pembentukan karakter religius, media pendidikan nonformal, penguat solidaritas sosial, serta simbol identitas keagamaan masyarakat. Tradisi ini membuktikan bahwa Al-Qur’an tidak sekadar dibaca sebagai teks, tetapi benar-benar “hidup” dalam praksis keberagamaan umat. Temuan ini menegaskan bahwa tradisi pembacaan Juz 30 memiliki relevansi penting dalam membangun spiritualitas, menjaga budaya religius, dan memperkuat keberagamaan masyarakat Muslim di era modern.

References

Abdullah, A. (2015). The living Qur’an: Theory and practice in contemporary Muslim society. Journal of Qur’anic Studies, 17(2), 45–62. https://doi.org/10.3366/jqs.2015.0194

Esposito, J. L. (2018). Islam: The straight path (5th ed.). Oxford University Press.

Gade, A. M. (2004). Perfection makes practice: Learning, emotion, and the recited Qur’an in Indonesia. University of Hawaii Press.

Graham, W. (2010). Qur’an in daily life: Ethics and ritual of recitation. Harvard University Press.

Mandaville, P. (2020). Global political Islam (2nd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429025753

Nadwi, A. (2018). Living Islam: Ritual, spirituality, and identity in Muslim communities. International Institute of Islamic Thought.

Rippin, A. (2014). Muslims: Their religious beliefs and practices (4th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315886881

Zaman, M. Q. (2019). Islam in the modern world. Princeton University Press. https://doi.org/10.1515/9780691191645

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Downloads

Published

2026-03-14

How to Cite

Ahmadi, Fiddian Khairudin, & Amaruddin. (2026). Tradisi Pembacaan Surut-Surat Pendek Juz 30 di Masjid Nurul Iman Kelurahan Tanjung Harapan: (Kajian Living Qur’an). Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 5026–5032. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.3925

Issue

Section

Articles