Kedudukan dan Fungsi Hadis dalam Pembentukan Hukum Islam Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.3912Keywords:
Hadis, Hukum Islam, Istinbāṭ, Ijtihad, Maqāṣid al-Syarī‘ahAbstract
Penelitian ini mengkaji kedudukan dan fungsi hadis dalam pembentukan hukum Islam kontemporer di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang cepat. Penelitian bertujuan: (1) mendeskripsikan secara sistematis kedudukan hadis sebagai sumber normatif kedua setelah Al-Qur’an dalam pembentukan hukum Islam kontemporer, (2) menganalisis fungsi hadis dalam proses istinbāṭ dan ijtihad pada isu-isu hukum modern, serta (3) merumuskan model pemahaman hadis yang menjaga integritas normatif sekaligus responsif terhadap konteks. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan dan desain deskriptif-analitis melalui analisis kitab-kitab hadis utama serta literatur uṣūl fiqh dan studi hadis terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tetap sentral melalui dua dimensi: dimensi epistemologis sebagai legitimasi pengetahuan hukum dan otoritas normatif, serta dimensi aplikatif sebagai perangkat operasional dalam merumuskan hukum atas persoalan baru yang belum dirinci dalam Al-Qur’an. Fungsi hadis dipetakan ke dalam empat peran dominan, yaitu bayān al-tafsīr, bayān al-taqyīd/takhṣīṣ, bayān al-taqrīr, dan tasyri‘. Penelitian juga menemukan bahwa relevansi hadis masa kini ditentukan oleh keseimbangan antara otentisitas (kritik sanad-matan) dan ketepatan konteks (pembacaan sosial-historis) dalam kerangka maqāṣid al-syarī‘ah.
References
Alifiyanti, O., Purnama, Z., Humaeroh, M., & Taqiyuddin, H. (2025). Hadis dan Ushul Fiqh : Studi Tentang Peran Hadis dalam Menentukan Hukum Islam. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(2).
Azizah, N., Simanjuntak, S. khalijah, & Wahyuni, S. (2023). Fungsi Hadis terhadap Al-Qur’an. Jurnal Dirosah Islamiyah, 5, 535–543. https://doi.org/10.17467/jdi.v5i2.3194
Haikal, A., & Musaddad, E. (2025). Kritik dan Refleksi terhadap Pemikiran Hadits Kontemporer : Sebuah Pendekatan Interdisipliner dalam Konteks Sosial , Politik , dan Budaya. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 3(September).
Manik, R. H., Dzaki, F. M., Azzahra, A., Yudistira, J. P., & Mayasari, F. (2024). Peran Ijtihad dalam Menjawab Tantangan Hukum Islam di Era Modern. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum, 2(6).
Munir, K., & Ngampo, A. (2025). ULUMUL HADIS (Aspek Ontologis, Epistemologis dan Aksiologis). Kurnia Muni, 2(4), 1–21.
Nasirudin, M., & Musaddad, E. (2025). Peran Hadis Dalam Pembaruan Hukum Islam Masa Kini. As-Sahla: Journal of Islamic Studie, 1(1), 107–119.
Rian, Tasbih, & Zaenab. (2025). Tokoh Ulama Hadis Kontemporer di Dunia dan di Indonesia. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.56874/Almutabar.V1i2.444.Rian
Saifunnuha, M. (2024). METODOLOGI TAFSIR BAYĀNĪ FĀḌIL ṢĀLIḤ AL-SĀMARRĀ’Ī.
Suaib, Riswan, & Hasnawati. (2025). DINAMIKA IJTIHAD DALAM MENJAWAB TANTANGAN KONTEMPORER HUKUM ISLAM. JIIC: JURNAL INTELEK INSAN CENDIKIA, 2(3), 4405–4414.
Syauky, A., Islam, U., Banda, N. A., Islam, U., & Banda, N. A. (2025). Integrasi Pendekatan Tekstual dan Kontekstual terhadap Hadis Sahih di Era Modern. El Nubuwwah: Jurnal Studi Hadis, 3(1), 47–80.
Wardani. (2017). METODOLOGI TAFSIRAL-QUR`AN DI INDONESIA.
Yusuf, N. (2015). HADIS SEBAGAI SUMBER HUKUM ISLAM ( Telaah Terhadap Penetapan Kesahihan Hadis Sebagai Sumber Hukum Menurut Syafi ’ iy ). POTRET PEMIKIRAN, 19(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jamaluddin, Abustani Ilyas, M.Tasbih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a