Budaya Viral dan Etika Islam di Media Sosial: Studi Sosiologis atas Reaksi Publik terhadap Kasus Tumbler Tuku

Authors

  • Ryky Dian Pratama Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Arisman Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3784

Keywords:

Etika Islam, Media Sosial, Tumbler Tuku

Abstract

Fenomena budaya viral di media sosial telah mengubah cara masyarakat Muslim berinteraksi dan menilai suatu peristiwa. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi prinsip etika Islam dalam komunikasi digital dengan meninjau kasus Tumbler Tuku yang sempat viral di Indonesia pada tahun 2025. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis literatur, tafsir Al-Qur’an, dan studi media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa absennya penerapan nilai qaulan sadida (ucapan benar), qaulan layyina (ucapan lembut), dan tabayyun (verifikasi informasi) menjadi penyebab utama terjadinya penyebaran fitnah, ujaran kebencian, dan kesalahpahaman publik di ruang digital. Etika Islam berperan penting sebagai “filter sosial” yang mengarahkan perilaku masyarakat agar tetap selaras dengan prinsip maqāṣid al-sharī‘ah dalam menjaga kehormatan, akal, dan moralitas publik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi etika Islam di media sosial melalui pendidikan dan dakwah digital berbasis nilai Qur’ani agar tercipta budaya komunikasi daring yang santun, kritis, dan bertanggung jawab.

References

Abduh, Muhammad. & Rasyid Ridha. Tafsir al-Manar. Kairo: Dar al-Fikr. 1934.

Abdullah, Jundi Soehardin, Muhammad Jailani, dan Husna Nashihin. “Contemporary Fiqh Framework in The Era of Digital Transformation: New Challenges and Opportunities”. At-Turots: Jurnal Pendidikan Islam 7. no. 2. (2025). https://doi.org/10.51468/jpi.v7i2.1292

Al-Ghazali, Imam. Ihya’ Ulumuddin: The Ethics of Words and Action. (2013). IslamOnline.net. https://islamonline.net/imam-al-ghazali-the-ethics-of-words-and-actions/

Az-Zuhaili, Wahbah. Tafsir al-Munir fi al-‘Aqidah wa al-Syari‘ah wa al-Manhaj. Damaskus: Dar al-Fikr. 1998.

Berita Akurat.co. https://jakarta.akurat.co/kasus/1316887755

Fatah, Abdul, Shofaussamawati, dan Aziizah Khusniyah. “Qur`anic Digital Civility: Contemporary Indonesian Muslim Interaction on Social Media”. Jurnal Theologia 33. no. 2. (2022). https://doi.org/10.21580/teo.2022.33.2.13367

Hasan, Kamaruddin, Abdullah, dan Ahyar. “Islamic Communication Ethics: Concepts and Applications In The Digital Era”. Jurnal Al-Fikrah 13. no. 1. (2024). https://doi.org/10.54621/jiaf.v13i1.734

https://jakarta.akurat.co/kasus/1316887755 diakses pada Jum`at, 12 Desember 2025.

https://www.liputan6.com/bisnis/read/6223081 diakses pada Jum`at, 12 Desember 2025.

Istiani, Nurul dan Athoillah Islamy. “Fikih Media Sosial di Indonesia (Studi Analisis Falsafah Hukum Islam dalam Kode Etik NetizMu Muhammadiyah”. Asy Syar`iyyah: Jurnal Ilmu Syari`ah dan Perbankan Islam 5. no. 2. (2020). https://doi.org/10.32923/asy.v5i2.1586

Jauhari, Tantawi. Al-Jawaahir fi Tafsir al-Qur’an al-Karim. Kairo: Dar al-Hadith. 2002.

Khariri. “Menggagas Fikih Media Sosial”. Al-Manahij 13. no. 1. (2019). https://doi.org/10.24090/mnh.v0i1.2123

Muary, Rholand, Neila Susanti, dan Puteri Atikah. “Salafis and Social Media: The Emergence of Islamic Populism in Indonesia”. Jurnal Sosiologi Agama 18. no. 2. (2024). https://doi.org/10.14421/jsa.2024.182-02

Natasya, Shafwah, dkk. “Studi Lapangan Terkait Hukum Islam dalam Budaya Viral antara Popularitas dan Prinsip”. Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya 1. no. 4. (2025). https://doi.org/10.63822/zdpdvv48

Pamungkas, Yudha Catur, Agoes Moh. Moefad, dan Ryan Purnomo. “Konstruksi Realitas Sosial di Indonesia dalam Peran Media dan Identitas Budaya di Era Globalisasi”. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin 4. no. 4. (2024). https://doi.org/10.37329/metta.v4i4.3737

Rahman, Abdul, Mulsir Irawanda, dan Syukri. “Islamic Ethical Guidance in the Digital Age: A Study of MUI Fatwas on Social Media Use in Indonesia”. Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review 3. no. 1. (2024). https://doi.org/10.64016/parewasaraq.v3i1.38

Shuhufi, Muhammad, dkk. “Islamic Law and Social Media: Analyzing the Fatwa of Indonesian Ulama Council Regarding Interaction on Digital Platforms”. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam 6. no. 2. (2022). https://doi.org/10.22373/sjhk.v6i2.15011

Siregar, Muhammad Habibi, dkk. “Digital Fiqh and Ethical Governance: Negotiating Islamic Normativity and Online Narcissism in Contemporary Indonesia”. JURIS: Jurnal Ilmiah Syariah 24. no. 1. (2025). https://doi.org/10.31958/juris.v24i1.13218

Wibowo, Riski Ari dan Irwan Triadi. “Fatwa di Era Disrupsi Digital: Studi Tentang Otoritas Agama dan Pengaruh Media Sosial terhadap Penetapan Hukum Islam”. LexIslamica: A Multidisciplinary Approach to Islamic Law and Its Contemporary Applications 1. no. 3. (2025). https://ejournal.bamala.org/index.php/lexi/article/view/528

Downloads

Published

2026-01-12

How to Cite

Pratama, R. D., & Arisman. (2026). Budaya Viral dan Etika Islam di Media Sosial: Studi Sosiologis atas Reaksi Publik terhadap Kasus Tumbler Tuku. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 3956–3966. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3784

Issue

Section

Articles