Efektivitas Teknik Cognitive Restructuring untuk Mengurangi Kecemasan pada Remaja dengan Pola Pikir Irasional terhadap Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3739Keywords:
Gangguan Kecemasan Menyeluruh, Remaja, Restrukturisasi Kognitif, Dinamika Keluarga, Kesehatan MentalAbstract
Studi kasus ini meneliti kondisi psikologis seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun yang mengalami gangguan kecemasan menyeluruh setelah menderita sakit fisik berupa demam tinggi disertai menggigil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor psikologis, kognitif, dan keluarga yang memengaruhi munculnya kecemasan serta menyusun intervensi psikologis yang tepat. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, observasi, serta asesmen psikologis dengan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), tes grafis, Wartegg, dan Sentence Completion Test (SSCT). Hasil menunjukkan bahwa klien memperoleh skor 32 pada HARS, yang termasuk kategori kecemasan berat, dengan gejala berupa ketergantungan emosional pada ibu, perilaku menghindar, serta pikiran irasional terkait kesehatan. Distorsi kognitif seperti catastrophizing, overgeneralization, dan selective abstraction tampak memperkuat kecemasan dan mengganggu aktivitas harian. Intervensi dilakukan melalui teknik cognitive restructuring dan self-monitoring yang membantu klien mengenali serta mengganti pikiran negatif menjadi lebih realistis. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan kognitif-perilaku dengan dukungan keluarga dapat menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan kemandirian emosional pada remaja.
References
Beck, A. T. (1967). Depression: Clinical, experimental, and theoretical aspects. Harper & Row.
Biggs, A., Brough, P., & Drummond, S. (2017). Lazarus and Folkman's psychological stress and coping theory. The handbook of stress and health: A guide to research and practice, 349-364
Fachrudin, D. (2019). Episode Depresif Berat dengan Gejala Psikotik (Studi Kasus dalam Perspektif Psikologi dengan Pendekatan Teori Kognitif Beck).
Fadillah, A. O., & Pranungsari, D. (2024). Penerapan cognitive behavior therapy untuk mengatasi gangguan cemas menyeluruh. Psychopreneur Journal, 8(1), 1-15.
Farhan, A. R., Viona, S. W., & Alamy, S. A. (2024). Profil gaya kelekatan pada remaja di Indonesia: Kajian literatur sistematik. Predicting the Residual Performance Resource of Pneumatic Tires, 1(4), 22–22.
Hakim, M. L. (2018). Hubungan antara attachment dengan social anxiety pada remaja Madrasah Aliyah Darul Karomah Singosari Malang (Undergraduate thesis). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Habsy, B. A., Fathiyyah, C. H., Al, M. R., Mutawakkil, N. A. L., Fahrani, R., Purwaningsih, R. I., & Fadhlillah, Z. N. Teknik Cognitive Restructuring Dalam Pendekatan Konseling Kognitif-Perilaku: Studi Literatur.
Nadiah, S., Nadhirah, N. A., & Fahriza, I. (2021). Hubungan faktor perkembangan psikososial dengan identitas vokasional pada remaja akhir. Quanta: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 5(1), 21-29.
Riem, M. M. E., van Ijzendoorn, M. H., Out, D., Bakermans-Kranenburg, M. J., & Tollenaar, M. S. (2018). Attachment and medically unexplained somatic symptoms: The role of mentalization. Psychiatry Research, 262, 511–516. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2018.01.014
Van Dijke, A., & Ford, J. D. (2015). Adult attachment and emotion dysregulation in borderline personality and somatoform disorders. Borderline Personality Disorder and Emotion Dysregulation, 2, Article 9. https://doi.org/10.1186/s40479-015-0030-2
Yoduke, F., Daulima, N. H., & Mustikasari, M. (2023). Strategi Koping Pada Remaja Dalam Menurunkan Gejala Kecemasan Dan Depresi: Literature Review. Alauddin Scientific Journal of Nursing, 4(1), 16-24.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Perwitasari Lala Dayanti, Akta Ririn Aristawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a