Strategi Dakwah Di Pondok Pesantren Ziadatul Ilmi Dalam Membangun Karakter Santri

Authors

  • Tristan Dwiatma Sutrisna Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Natasya Nimatul Khoiroh Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Astia Rahma Rosyda Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Anindya Giani Ayu Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Labib Nur Ihsan Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Robiya Kanza Jatsmin Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Abdul Muiz Syabana Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Abu Bakar Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Salsa Nisrina Prastiwi Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Lailia Cahyani Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Sheilla Muhlisoh Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Maira Syfa Seftiani Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Ardi Halwan El sya’ban Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Firdha Aulia Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Muhammad Abi Rahman Maulidan Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Muhammad Alif Zikri Chaniago Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Khorin Nasiha Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten
  • Nadya Paramitha Puteri Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SMH Banten

DOI:

https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3673

Keywords:

pondok pesantren, pendidikan Islam, strategi dakwah, santri.

Abstract

Sebagai lembaga pendidikan Islam dengan pendidikan kombinasi agama serta sains dan teknologi, Pondok Pesantren Ziyadatul Ilmi mencetak santri yang religius, berbudi pekerti luhur, dan mampu beradaptasi dengan perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan memahami visi, program unggulan, sistem pendidikan, dan strategi da’wah yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Ziyadatul Ilmi. Adapun teknik yang digunakan ialah observasi dan wawancara kepada pengasuh dan pengelola pesantren. Dari penelitian ini, Pondok Pesantren Ziyadatul Ilmi memiliki 3 program unggulan, yaitu tahfidzul Al-Qur’an, pengkajian kitab salaf, dan penguasaan bahasa asing, yaitu bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Mandarin. Pendekatan yang diterapkan ialah humanis dan kontekstual, yang memperhatikan psikologi  santri, serta pengajaran kepemimpinan yang terlatih melalui organisasi santri. Adapun strategi da’wah yang diterapkan bersifat persuasif, yaitu kegiatan dialogis, pembinaan santri dalam kegiatan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi dan media sosial. Dengan demikian, pesantren dapat berfungsi mencetak generasi muda Muslim yang religius dan memiliki tanggung jawab sosial.

References

Asy’ari, K.H. Hasyim (2017). Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim. Jombang: Maktabah Turats Islami.

Azra, Azyumardi (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana.

Bungin, B. (2015). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Dhofier, Zamakhsyari (2011). Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kiai. Jakarta: LP3ES.

Madjid, Nurcholish. (1997). Bilik-bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nata, Abuddin (2012). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Natsir, Muhammad (2008). Fiqh Dakwah. Jakarta: Media Dakwah.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Zubaedi Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2026-01-11

How to Cite

Tristan Dwiatma Sutrisna, Natasya Nimatul Khoiroh, Astia Rahma Rosyda, Anindya Giani Ayu, Labib Nur Ihsan, Robiya Kanza Jatsmin, Abdul Muiz Syabana, Abu Bakar, Salsa Nisrina Prastiwi, Lailia Cahyani, Sheilla Muhlisoh, Maira Syfa Seftiani, Ardi Halwan El sya’ban, Firdha Aulia, Muhammad Abi Rahman Maulidan, Muhammad Alif Zikri Chaniago, Khorin Nasiha, & Nadya Paramitha Puteri. (2026). Strategi Dakwah Di Pondok Pesantren Ziadatul Ilmi Dalam Membangun Karakter Santri. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 3754–3764. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3673

Issue

Section

Articles