Implementasi Kaidah Sadd al-Żarī’ah dan Ḥifẓ al-Nafs pada Hadis
Memadamkan Api Sebelum Tidur
DOI:
https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.3213Keywords:
Sadd Al-Żarīʿah, Ḥifẓ Al-Nafs, Hadis, Keselamatan Rumah Tangga, Maqāṣid Al-SyarīʿahAbstract
Penelitian ini mengkaji implementasi kaidah sadd al-żarīʿah (menutup jalan menuju mafsadat) dan prinsip maqāṣid ḥifẓ al-nafs (perlindungan jiwa) dalam penafsiran hadis anjuran memadamkan api sebelum tidur. Tujuan penelitian adalah menjelaskan apakah hadis tersebut sekadar berfungsi sebagai imbauan keselamatan yang kontekstual atau dapat diposisikan sebagai instrumen preventif yang tetap relevan dalam rumah tangga Muslim kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan yang menelaah literatur klasik dan kontemporer tentang uṣūl al-fiqih, maqāṣid al-syarīʿah, serta syarah hadis terkait keselamatan domestik dan etika tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sadd al-żarīʿah berperan sebagai metode pencegahan dengan menutup sarana mubah yang berpotensi kuat menimbulkan bahaya, sementara ḥifẓ al-nafs menjadi landasan normatif untuk memprioritaskan keselamatan jiwa di atas aspek formal-ritual. Hadis yang diteliti dinilai berderajat ṣaḥīḥ dari sisi sanad dan dipahami para pensyarah sebagai bimbingan non-ritual yang berorientasi pada pencegahan bahaya kebakaran di rumah. Dalam konteks modern dengan penggunaan listrik dan standar keselamatan baru, perintah memadamkan api sebelum tidur lebih tepat dipahami sebagai sunnah yang lentur untuk mendorong mitigasi risiko dan kualitas tidur yang sehat, bukan kewajiban yang kaku. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya pendekatan maqāṣid dalam penafsiran hadis agar tuntunan kenabian tetap aktual di tengah perubahan teknologi dan sosial
References
Abdurrahman. (2024). Metode Penelitian Kepustakaan dalam Pendidikan Islam. Adabuna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 3(2), 102–113. https://doi.org/doi.org/10.38073/adabuna
Al-‘Asqalānī, A. bin ‘Alī bin Ḥajar. (2003). Fatḥ al-Bārī bi Syarḥ Ṣaḥīḥ al-Bukhārī (pertama). Al-Maktabah al-Salafiyyah.
Al-Bukhārī, M. bin I. (2002). Ṣaḥīḥ al-Bukhārī (pertama). Dār Ibn Kaṡīr.
Al-Zuhailī, W. (1986). Uṣūl al-Fiqh al-Islāmī. Dār al-Fikr.
Alfarisi, D. R., & Irhamuddin. (2024). Urgensi Pendekatan Sadd Żarī’ah Dalam Pengambilan Putusan Hukum Islam. Innovate: Journal Of Social Science Research, 4(6), 4050–4063.
Amaliyah, S. N., Muthi’ah, A., & Hasyim, A. F. (2022). Kebiasaan Mematikan Lampu Ketika Tidur Sebagai Implementasi Hadis dalam Kehidupan Pondok Pesantren As-Sunnah Kota Cirebon. Jurnal Studi Hadis Nusantara, 4(1).
Amin, R. (2020). Sadd Al-Dzari’ah: Korelasi dan Penerapannya dalam Hukum Ekonomi Islam. Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah, 4(2).
Arif, H. F. M. (2019). Aktualisasi Nalar Zari’ah dalam Mengantisipasi Kejahatan melalui Financial Technology. Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan, 18(2), 848–867.
Arifin, Z. (2020). Kehujahan Maqasid Al-Syari’ah dalam Filsafat Hukum Islam. Al-’Adalah: Jurnal Syariah dan Hukum Islam, 5(2), 258–274.
Bawono, B. T., Huda, M. N., Prayitno, A. H., & Siswanto, M. A. (2025). Human Trafficking and the Relevance of Hifz al-nafs and Hifz al-’ird in Contemporary Islamic Legal Ethics. MILRev : Metro Islamic Law Review, 4(1), 597–618.
Don, A. G. bin, Puteh, A., & Mokhtar, A. I. (2022). Da’wah Maqasid Al-Syariah in Nurturing Community Well-Being. JPI: Jurnal Pengajian Islam, 15(I), 249–258.
Fatchurrahman. (1974). Ikhtisar Mushthalahul Hadits (20 ed.). PT Alma’arif.
Hayat, A. S. R. (2020). Impelementasi Pemeliharaan Jiwa (Hifz Al-Nafs) Pada Pengasuhan Anak Berbasis Keluarga. Fokus: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan, 5(2), 151–170. https://doi.org/10.29240/jf.v5i2.1404
Hisan, K., Imawan, D. H., & Haqqiya, H. (2025). Analysis of Ibn Qudāmah’s Comparative Fiqh Methodology in al-Mugnī and Its Relevance for Contemporary Ijtihad The study of comparative fiqh (fiqh al-muqāran) is of great significance in the. Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab, 7(1), 71–88. https://doi.org/10.24252/mazahibuna.vi.54759
Kawakib, Yusuf, & Syuhud, H. (2021). Sadd Al-Dzarī’ah sebagai Dalil Hukum Islam (Studi Komparatif Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyah Dan Ibnu Hazm). Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur’an dan Hadist, 4(1), 78–104.
Muaidi. (2016). Saddu Al-Dzari’ah dalam Hukum Islam. Tafaqquh: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah, 1(2), 34–42.
Munawaroh, H. (2018). Sadd Al-Dzari’at dan Aplikasinya pada Permasalahan Fiqih Kontemporer. Jurnal Ijtihad, 12(1), 63–84.
Muqit, A. (2022). Klasifikasi Maqasid dalam Tafsir Maqasidi. Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam, 3(1), 1–13.
Nasrullah. (2019). Teori sadd al-dzarī‘ah dan fats} al-dzarī‘ah sebagai pertimbangan penentuan hukuman pada peraturan tindak pidana korupsi di Indonesia. Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan, 19(2), 223–242. https://doi.org/10.18326/ijtihad.v19i2.223-242
Roslan, M. (2024). Hifz Al-Nafs dalam Maqasid Syariah: Analisis Teoritikal. Al-Takamul Al-Ma’rifi, 7(1), 8–19.
Roslan, M. M., & Zainuri, A. O. (2023). The Theory of Hifz al-Nafs in Maqasid Syariah: Argumentation Analysis. Journal of Muwafaqat, 6(1), 1–13.
Saefullah, A. S. (2024). Ragam Penelitian Kualitatif Berbasis Kepustakaan Pada Studi Agama dan Keberagamaan dalam Islam. Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 2(4), 195–211.
Safrijal. (2024). Penerapan Sadd Al-Dzari’ah Dalam Penetapan Regulasi Pemberlakuan Syariat Islam di Aceh. Fathir: Jurnal Studi Islam, 1(3), 224–246.
Sahiriliyanti, Millah, M., Farid, A., & Gunawan, Y. (2024). Analisis Hadis Tematik Etika Tidur dalam Enam Kitab Induk Hadis. Al-Mu’tabar Jurnal Ilmu Hadis, 4(1), 93–108.
Thahan, M. (1996). Ushul al-Takhrij wa Dirasat al-Hadits. Maktabah al-Ma’arif Li al-Nasyir wa al-Tauzi’.
Zahir, R., Lestari, T., & Kurniati. (2025). Telaah Hukum Islam terhadap Asuransi BPJS: Perspektif Maqasid al-Shariah dalam Pelayanan Kesehatan. JIH: Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 66–73. https://doi.org/10.58540/jih.v1i2.746
Zainuzzaman, A. K., & Aziz, S. A. (2024). Application of The Elements of Hifz Al-Nafs in Innovations of Halal Food in Malaysia. Qalam: International Journal of Islamic and Humanities Research, 4(4), 33–42.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cep Irpan Alip Mukarom, Imam Sucipto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









This work is licensed under a